Cegah Corona, Tempat Wisata Jatim Park 3 di Kota Batu Disemprot Disinfektan

Sabtu, 14 Maret 2020 13:23 Penulis: Canda Dian Permana
Cegah Corona, Tempat Wisata Jatim Park 3 di Kota Batu Disemprot Disinfektan
Jatim Park 3 cegah corona © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko


Kapanlagi Plus - Tempat wisata di Kota Batu melakukan langkah antisipasi pencegahan terhadap penyebaran virus Corona. Pengelola tempat wisata Jatim Park 3 melakukan menyemprotkan lokasi wisata dengan disinfektan.

Penyemprotkan dilakukan sebelum para pengunjung datang atau sebelum loket dibuka pukul 10.00 WIB. Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke sudut=sudut tangga, loket hingga pintu masuk wahana.

"Ini (penyemprotan disinfektan) salah satu saran dari pemerintah yang sudah mulai kita laksanakan. Kalau pengecekan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer setiap pengunjung Jatim Park Grup sudah kita mulai laksanakan sejak minggu lalu," kata Titik S. Ariyanto Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group di Jatim Park 3.

Kata Titik, penyemprotan tersebut adalah salah satu antisipasi sekaligus melaksanakan saran dan imbauan pemerintah agar area wisata lebih bersih dan pengunjung lebih nyaman.

1. Lakukan Selama Dua Minggu

Penyemprotan dilakukan selama dua minggu berturut-turut sebelum nantinya dilakukan evaluasi. Tindak lanjut penyemprotan tergantung dari perkembangan dan dampak general.

"Secara nasional kalau publik membutuhkan perhatian lebih, ya kita harus perpanjang lagi," tegasnya.

Selain itu juga dilakukan penambahan wastafel di banyak titk area. Pengguna toilet dan kamar mandi juga disediakan sarana cuci tangan yang dilengkapi sabun.

2. Pengunjung Harus Periksa Suhu Tubuh

Pengunjung yang datang ke lokasi wisata Jatim Park 3 diharuskan melalui proses pemeriksaan suhu tubuh dan diberi cairan hand snitizer di pintu masuk. Thermal gun disediakan di setiap pintu masuk wahana. Petugas akan meletakkan thermal gun di dahi pengunjung guna mendeteksi suhu, sebelum diizinkan masuk wahana.

"Sampai detik ini, alhamdulillah kita belum pernah ada pengunjung yang panas tubuhnya melebihi normal. Kita juga sudh siapkan dan briefing semua manajer di area, kalau misalkan ada langsung dibawa ke rumh sakit terdekat dengan ambulance yang sudah tersedia.

Kata Titik, tidak ada pengunjung yang merasa terganggu atas penerapan ketentuan tersebut. Mereka justru apresiasi karena tersedia sarana yang menjadi antisipasi kekhawatiran masyarakat.

"Kita ingin mengedukasi mereka bahwa mereka merasa nyaman sebelum mereka masuk ke wahana kita. Secara psikologi, begitu masuk mereka sudah melihat ada tindakan preventif dari pengelola wisata mereka akan merasa lebih nyaman," jelasnya.

3. Sediakan Puluhan Hand Sanitizer

Kondisi serupa juga terlihat di Taman Hiburan Selecta Batu yang menyediakan puluhan hand sanitizer di sudut-sudut lokasi wisata. Pemasangan itu dilakukan sekitar seminggu lalu, guna memberi kemudahan wisatawan untuk membersihkan tangan.

"Kita pasang hand sanitizer di semua tempat, pojok-pojok lokasi" kata Sujud Hariadi, Direktur Hotel dan Taman Hiburan Selecta Batu.

Sementara, baik Titik maupun Sujud membenarkan turunnya angka wisatawan ke Batu pasca merebak kasus corona. Dampak itu diyakini akan semakin terasa dalam beberapa waktu ke depan.

"Pengaruh pasti ada, cuma belum kelihatan turun yang sangat drastis, mungkin dalam dua minggu akan lebih kelihatan turunnya. Beberapa hari ini saya pantau, week day dari Senin sampai Kamis masih banyak rombongan bis yang datang, kalau di week end karena banyak tamu keluarga sudah terasa penurunan," jelasnya.

4. Kota Batu Menurun 20 Persen

Sujud yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Batu memprediksi penurunan pada kisaran 20 persen sampai 30 persen. Wisatawan yang saat ini berlibur, terutama rombongan bis luar kota dimungkinkan karena memang sudah terencana jauh hari.

"Sebagian masyarakat sudah mulai menghindari kerumunan," tegasnya.

(kpl/dar/nda)

Reporter:

Darmadi Sasongko



MORE STORIES




REKOMENDASI