Cegah Penularan Corona, Radio Grup MARI Kompak Lakukan Siaran Dari Rumah

Jum'at, 20 Maret 2020 20:55
Cegah Penularan Corona, Radio Grup MARI Kompak Lakukan Siaran Dari Rumah
©istimewa


Kapanlagi Plus - Dimulai hari ini secara serempak, seluruh unit radio station grup Mahaka
Radio Integra (MARI) yang berlokasi di Jakarta melakukan “SIARAN DARI RUMAH”. Konsep siaran dari rumah ini merupakan turunan dari bentuk kegiatan bekerja dari rumah yang sangat disarankan oleh pemerintah. Radio-radio tersebut adalah JAK 101 fm, GEN 98.7 fm, HOT 93.2 fm, KIS 95.1 fm, MUSTANG 88 fm dan MOST Radio 105.8 fm.

Meluasnya penyebaran COVID-19 tentu menjadi perhatian lebih bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kondisi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi unit-unit radio station grup MARI dalam melakukan tugasnya sebagai media massa.

Sejak Indonesia divonis sebagai negara tertular COVID-19, MARI telah mengampanyekan #MARIsalingjaga sebagai langkah awal atau pengingat untuk bersikap serius tanpa panik berlebihan terhadap penularan virus tersebut.

1. Tetap Sajikan Konten Menarik

Dengan tidak mengesampingkan kesehatan para anggota timnya dan mendukung anjuran pemerintah dalam rangka pencegahan penularan, sebagai perusahaan yang berbasis audio content, MARI selalu mengedepankan sajian konten terbaik.

"Dengan teknologi yang variatif saat ini, sangat memungkinkan bagi tim MARI untuk tetap produktif. Siaran radio pun bisa dilakukan dari rumah untuk keadaan darurat seperti sekarang. Walau bekerja dari rumah, saya dan seluruh tim MARI tetap akan menjaga kualitas siaran dan service kami baik secara teknis maupun konten untuk hasil yang terbaik.", jelas Adrian Syarkawie selaku CEO MARI.

 

2. Pengalaman Menyenangkan

Pengalaman pertama melakukan siaran radio dari rumah, bahkan terpisah dari pasangan siaran dirasakan oleh hampir semua penyiar radio grup MARI.

Salah satu tim yang merasakannya adalah Adhi, Ibel, Mike dan Pila dari Mustang Morning Squad (MMS) yang melakukan siaran secara terpisah dari rumah masing-masing.

"Funnn banget, tapi jujur lebih deg-degan karena belum biasa koordinasi via online antar penyiar dan produser," ujar Adhi.

"Namun siaran seperti ini lebih berasa deket sama pendengar, selain siaran radio, kita juga LIVE di Instagram, personal banget di rumah dan kita ngobrol dengan pendengar tentang kegiatan seru apa yang biasanya dilakukan di rumah.", sambungnya.

3. Diharapakan Semakin Mendekatkan Radio dengan Pendengar

Adrian juga menuturkan, kedekatan dan kesamaan dengan pendengar ini diharapkan bisa memperkuat ikatan radio dan pendengar. Dan rencananya siaran di rumah ini akan dilakukan sampai tanggal 22 Maret 2020 mendatang.

"Ini kunci kami sebagai radio, muncul sebagai teman bagi pendengarnya. Kami berharap keberadaan kami dapat membawa energi positif bagi pendengar. Kami juga sangat berharap, masyarakat Indonesia dapat menghadapi kondisi ini dengan bijak dan kuat, sehingga keseharian kita lekas kembali normal. Kami yakin Indonesia mampu," sambung Adrian.

 

(kpl/dwn)



MORE STORIES




REKOMENDASI