Cover Britney Spears Toxic, Video Pramugara Satu Ini Jadi Viral

Agista Rully | Minggu, 19 Maret 2017 19:18
Cover Britney Spears Toxic, Video Pramugara Satu Ini Jadi Viral
instagram.com/AssrafNasir

Kapanlagi.com - Mungkin Britney Spears kini telah kalah bersaing dengan para musisi pop baru Amerika Serikat beberapa tahun terakhir. Tapi bila diingat lagi, sebelum Lady Gaga, Katy Perry, atau Taylor Swift muncul, Britney menjadi salah satu penyanyi pop wanita paling populer di Amerika Serikat.

Sayang dalam perjalanan karirnya, Britney justru mengalami bermacam skandal yang membuat namanya perlahan tenggelam. Mulai dari skandal perceraian, berganti pasangan, hingga kasus narkoba yang dialaminya. Meski demikian lagu-lagu Britney yang pernah jadi hits di masanya tetap dikenang oleh para fans.

Assraf Nasir, seorang pramugara yang mengcover dance Toxic milik Britney Spears  instagram.com/tonyfernandesAssraf Nasir, seorang pramugara yang mengcover dance Toxic milik Britney Spears instagram.com/tonyfernandes

Seperti lagu Toxic yang dicover oleh seorang pramugara salah satu maskapai Asia Tenggara ini. Pramugara ini menari dan bergoyang sesuai alunan lagu Britney dengan beat yang menghentak. Gerakannya pun sangat lihai dan gemulai. Duh, bikin gemes pokoknya.

Video ini rupanya dibuat oleh Assraf Nasir, seorang pemuda Malaysia. Video ini awalnya diunggah oleh Toni Fernandes, CEO Air Asia pada Jumat (17/03) lalu. Video ini lantas menjadi viral hingga diunggah ulang oleh situs joke yang digemari netizen, 9gag.

"Toxic versi Air Asia. Bakat staf Air Asia memang tak pernah berhenti membuatku takjub. Sangat senang para staf dapat bersenang-senang dan jadi diri mereka sendiri." tulis Toni dalam caption video kocak tersebut.

Rupanya maksud Toni untuk mengapresiasi kreatifitas bawahannya membawa berkah. Dengan diunggahnya video pramugara yang jadi viral ini, sebagian netizen justru ingin menumpangi maskapai yang berada di bawah kepemimpinannya tersebut. Kocak! (kpl/agt)




Pandangan Han Yoo Ra Tentang Film & Musik Indonesia

PLUS TERKAIT

LATEST UPDATE




REKOMENDASI