Dari Manado ke Jakarta, Perjalanan Siswa SDN 06 Manado Jadi Juara Dancow Indonesia Cerdas 2025 Bikin Haru

Dari Manado ke Jakarta, Perjalanan Siswa SDN 06 Manado Jadi Juara Dancow Indonesia Cerdas 2025 Bikin Haru DANCOW Indonesia Cerdas 2025.

Kapanlagi.com - DANCOW Indonesia Cerdas 2025 yang telah berhasil digelar pada 2025 lalu tak hanya menyisakan cerita tentang kompetisinya saja. Banyak sisi menarik dan inspiratif yang layak digali, salah satunya adalah perjalanan tim SDN 06 Manado yang terdiri dari Jayden, Sapril dan Dilshan hingga melenggang ke babak grand final. Yuk, intip lebih jauh kisahnya!

Dukungan Orang Tua yang Menguatkan dari Rumah

Di balik perjalanan tim SDN 06 Manado di DANCOW Indonesia Cerdas 2025, keluarga menjadi fondasi utama kekuatan mereka. Dukungan hadir tidak hanya berupa semangat, tetapi juga perhatian terhadap kesiapan fisik dan mental anak sebelum bertanding.

Sejak awal, Ibu Jayden menyadari bahwa semangat saja tidak cukup. Ia memastikan putranya memulai hari dengan asupan yang tepat agar bisa belajar dan berkompetisi secara optimal. Sarapan dan minum susu DANCOW menjadi bagian dari rutinitas pagi Jayden untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak, sehingga tetap fokus dan berenergi selama proses seleksi hingga syuting yang panjang di Jakarta.

"Jayden memang anaknya semangat sekali setiap berangkat ke sekolah. Jadi, sebagai bundanya, saya pastikan setiap pagi dia sarapan dan minum susu DANCOW. Pas tahu Jayden berangkat ke Jakarta, jujur nggak nyangka banget dan sangat terharu." ujar Ibu Jayden.

Dukungan serupa juga datang dari keluarga Dilshan dan Sapril. Ayah Dilshan menanamkan ketenangan dan fokus sebelum anaknya bertanding, sementara Ibu Sapril terus menguatkan dari Manado meski diliputi rasa cemas karena jarak yang jauh. Mereka sadar, kepercayaan diri anak tumbuh dari rumah yang penuh dukungan.

Selain memperhatikan kebutuhan fisik, orang tua juga hadir secara emosional, mendengarkan cerita anak-anak dan memberi semangat. Momen sederhana itu sangat berarti bagi Jayden, Dilshan, dan Sapril untuk tetap tenang, percaya diri, dan berjuang di kompetisi tingkat nasional.

Latihan Konsisten dan Peran Guru di Balik Kekompakan Tim

(Sumber: Istimewa)

Kesuksesan tim SDN 06 Manado tidak lepas dari latihan yang konsisten. Anak-anak rutin berlatih bersama, saling mendukung, dan membiasakan diri menghadapi berbagai tantangan, sehingga kekompakan mereka semakin kuat.
Guru-guru berperan sebagai pembimbing yang memberi arahan dan motivasi.

"Ketika mereka sudah lulus pada kejuaraan tingkat nasional, saya gabungkan mereka dan saya melakukan latihan-latihan," ujar salah satu guru, menekankan pentingnya bimbingan dalam membentuk strategi dan kekompakan tim.

Dengan kombinasi latihan rutin dan bimbingan guru, anak-anak mampu menghadapi tantangan kompetisi dengan percaya diri. Setiap latihan menjadi momen pembelajaran sekaligus memperkuat kerja sama, membentuk tim yang solid dan siap meraih prestasi di tingkat nasional.

Dari Rasa Deg-degan ke Rasa Bangga Membawa Nama Sekolah

Juara Dancow Indonesia Cerdas 2025. (Sumber: Istimewa)

Saat berlomba, rasa deg-degan tak terhindarkan. Jayden sempat takut di episode pertama, sementara Dilshan dan Sapril merasakan tekanan karena lomba berlangsung jauh dari rumah. Dukungan orang tua, dari kata-kata penyemangat hingga perhatian sehari-hari, membuat mereka tetap fokus dan berani menghadapi tantangan.

Perjuangan anak-anak akhirnya membuahkan kebanggaan. Jayden pun mengaku, "Awalnya aku deg-degan banget, tapi dukungan orang tua bikin aku lebih berani dan fokus." Mereka berhasil tampil maksimal, membawa pulang prestasi, dan membuat nama SDN 06 Manado harum di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras dan dukungan dari rumah adalah kunci kesuksesan.

Yuk, dukung anak-anak dalam setiap langkah mereka, mulai dari memastikan asupan gizi yang tepat hingga memberi semangat setiap hari. Dengan perhatian dan motivasi dari rumah, siapa tahu generasi berikutnya bisa mengikuti jejak Jayden, Sapril, dan Dilshan, mengukir prestasi, dan menjadi juara di ajang DANCOW Indonesia Cerdas 2026!

Penulis: Puji Khoirunnisa

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/wri)

Rekomendasi
Trending