Darurat Password User, Ada Apa Dengan Twitter?

Jum'at, 04 Mei 2018 15:36 Penulis: Editor KapanLagi.com
Darurat Password User, Ada Apa Dengan Twitter?
androidauthority

Kapanlagi Plus - Baru-baru ini Twitter memberikan notifikasi kepada para penggunanya untuk segera mengganti password akun mereka. Bukan tanpa alasan, dilansir dari Liputan6 ternyata perusahaan tersebut menemukan bug di dalam sistemnya.

bug tersebut dipastikan tidak menimbulkan kebocoran data ataupun masalah penyalahgunaan password. Meski Twitter meyakinkan bahwa bug ini tidak berbahaya, mereka tetap menyarankan para user untuk mengganti passwordnya.

Nggak cuma di Twitter, pengguna yang memakai password serupa untuk aplikasi lainnya juga diminta untuk mengganti passwordnya. Uh, ini mulanya karena apa sih? Kan KLovers jadi repot ganti-ganti password.

Twitter menjelaskan bahwa bug itu terjadi karena ada masalah dalam proses hashing yang berfungsi untuk melindungi kata sandi. Jadi, bug itu mengubah proses hashing menjadi karakter string acak yang ada di sistem Twitter. Karenanya, password pengguna tersimpan dalam teks biasa di log internal dan tidak tertutup. Twitter sendiri menghapus seluruh kata sandinya yang tersimpan begitu menemukan bug ini.

Twitter menjelaskan bahwa bug itu terjadi karena ada masalah dalam proses hashing.Twitter menjelaskan bahwa bug itu terjadi karena ada masalah dalam proses hashing.

Berapa banyak pengguna yang berdampak karena bug ini, tidak diungkap oleh Twitter. Namun mengingat Twitter yang meminta hampir seluruh penggunanya untuk mengganti password, rasanya memang banyak yang kena dampaknya ya, KLovers?

Sebelumnya Twitter juga sempat terkena kasus kebocoran data pengguna seperti yang dialami Facebook. Parahnya lagi, Chris Vickery, pemburu kebocoran data dari firma peneliti keamanan siber, menemukan bahwa data-data yang telah dipanen itu tidak lantas disimpan di tempat yang aman!

Nggak cuma itu, liputan6 kembali melansir bahwa Twitter pernah menjual akses data penggunanya pada akademisi Cambridge University, Aleksndr Kogan. Kogan sebelumnya disebut sebagai dalang penyalahgunaan data pengguna Facebook. Akankah Twitter bernasib sama dengan Facebook yang penggunanya beramai-ramai menutup akun?

(kpl/mag)



MORE STORIES




REKOMENDASI