Elise Santoso Bersama Ballooney dan Tan Lily Pecahkan Rekor Internasional Tiga Tahun Berturut-turut!

Elise Santoso Bersama Ballooney dan Tan Lily Pecahkan Rekor Internasional Tiga Tahun Berturut-turut!
Elise Santoso dan Tan Lily (Credit: Dokumentasi Pribadi)

Kapanlagi.com - Prestasi dari industri kreatif Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah internasional. Kali ini datang dari dunia balloon art yang mungkin jarang disorot, tapi ternyata punya panggung global yang nggak kalah besar.

Elise Santoso, Co-Founder Ballooney, kembali menunjukkan kiprahnya dengan ikut serta dalam proyek internasional yang sukses memecahkan rekor dunia. Menariknya, pencapaian ini bukan yang pertama, tapi sudah tiga tahun berturut-turut.

Kolaborasi lintas negara ini jadi bukti kalau kreativitas pelaku industri Indonesia mampu bersaing dan bahkan berkontribusi dalam proyek berskala global.

1. Instalasi 'Forest of Wonders' Pecahkan Rekor Dunia

Elise Santoso kembali pecahkan rekor internasional (Credit: Dokumentasi Pribadi)

Pada tahun 2026, Elise Santoso bersama Ballooney dan Tan Lily kembali mencatatkan prestasi lewat proyek instalasi balon raksasa bertema 'Forest of Wonders' di Singapura.

Instalasi ini berhasil masuk dalam Singapore Book of Records dengan dua pencapaian sekaligus. Pertama sebagai lanskap balon terbesar dengan ukuran mencapai 17,2 meter x 36,2 meter. Kedua, sebagai instalasi dengan jumlah balon terbanyak dalam satu pertunjukan, yaitu sebanyak 341.768 balon.

Proyek ini juga didukung oleh sponsor balon 'Luma' dari Meksiko, yang ikut berperan dalam menyukseskan skala besar instalasi tersebut.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Tiga Tahun Berturut-turut Ukir Prestasi

Pencapaian tahun ini melanjutkan konsistensi prestasi Elise Santoso di panggung internasional. Sebelumnya, ia juga terlibat dalam pemecahan rekor pada tahun 2024 di Singapore Book of Records, lalu berlanjut pada tahun 2025 melalui Asia Book of Records.

Di tahun 2026, ia kembali mengulang prestasi tersebut di Singapura, menjadikannya tiga tahun berturut-turut terlibat dalam pencapaian rekor internasional di industri balloon art.

Dalam proyek kali ini, peran Elise nggak cuma sebagai seniman balon. Ia juga dipercaya menangani berbagai aspek penting di balik layar, mulai dari pengurusan izin kerja peserta internasional hingga koordinasi operasional seperti logistik, gudang, dan konsumsi selama proyek berlangsung.

3. Kolaborasi Global yang Penuh Tantangan

Instalasi 'Forest of Wonders' dipimpin oleh Creative Director Tan Lily dan melibatkan 86 seniman dari lebih dari 10 negara, termasuk Indonesia, Korea, Inggris, Meksiko, hingga Australia.

Proses pengerjaannya pun nggak main-main. Selama empat hari penuh, seluruh tim bekerja dari pagi sampai larut malam demi memastikan setiap detail instalasi bisa selesai dengan maksimal.

Elise Santoso menyampaikan bahwa setiap keterlibatannya dalam proyek internasional selalu jadi pengalaman yang seru, meskipun ada tantangan dalam komunikasi.

"Setiap event selalu jadi pengalaman yang seru. Kita ketemu banyak seniman balon dari berbagai negara, bahkan ada yang tidak bisa bahasa Inggris sama sekali—ada yang hanya bisa bahasa Korea, Spanyol, atau Mandarin. Jadi sering kali kita harus pakai bahasa tubuh untuk berkomunikasi," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan bahasa justru jadi bagian menarik dari proses kolaborasi tersebut.

"Yang unik, walaupun komunikasinya terbatas, proyeknya tetap bisa berjalan dan selesai dengan baik. Itu yang menurut saya luar biasa," tambahnya.

4. Dorong Industri Kreatif Indonesia ke Level Global

Keikutsertaan Elise Santoso dan Ballooney dalam proyek ini bukan cuma soal prestasi pribadi, tapi juga jadi representasi kontribusi Indonesia di industri kreatif internasional.

Lewat kolaborasi lintas negara seperti ini, diharapkan semakin banyak pelaku industri kreatif Tanah Air yang termotivasi untuk berkembang, meningkatkan kualitas karya, dan berani mengambil peluang di panggung global.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/gtr)

Rekomendasi
Trending