Heboh Pangeran Arab Ditangkap Polisi Setelah Lakukan Penganiayaan

Jum'at, 21 Juli 2017 13:18 Penulis: Agista Rully
Heboh Pangeran Arab Ditangkap Polisi Setelah Lakukan Penganiayaan
© PressTV

Kapanlagi Plus - Menjadi anggota keluarga kerajaan tak menjamin seseorang akan terlepas dari jeratan hukum atas tindak keliru. Contohnya Pangeran Arab Saudi Saud bin Abdulaziz bin Musaed ini. Tidak seperti Pangeran Mohammed yang sibuk dengan jabatannya sebagai Putra Mahkota sekaligus Menteri Pertahanan, Pangeran Saud malah melakukan tindak penganiayaan.

Sebuah video beredar dan jadi viral soal tindak kekerasan yang dilakukan sang Pangeran. Diketahui Pangeran Saud memukuli serta menodongkan pistol ke arah korban, tindakan ini diduga dilakukan oleh sang Pangeran dalam kondisi mabuk. Sebab ada minuman Whisky serta sejumlah uang dalam video tersebut.

Di video lain, terdapat seorang pria yang duduk di dalam mobil dan berdarah-darah. Di video ini tampak pria yang diduga adalah Pangeran Saud tengah memukuli serta menampar korban yang berdarah-darah tersebut.

Pangeran Arab Saudi ditahan karena telah melakukan penganiayaan © IndependentPangeran Arab Saudi ditahan karena telah melakukan penganiayaan © Independent

Mengetahui hal ini, Raja Salman segera memerintahkan penangkapan dan interogasi pada terduga Pangeran dalam video yang telah ditonton lebih dari 760 ribu kali tersebut. Selain karena melakukan tindak kekerasan, konsumsi alkohol di Arab Saudi dilarang dengan tegas.

Salah satu TV swasta Arab Saudi melaporkan bahwa Raja Salman meminta siapapun yang terlibat dalam video klip tersebut tidak dilepaskan hingga pengadilan menjatuhkan sanksi berdasarkan hukum syariah Islam. Raja Salman juga meminta masyarakat Arab Saudi untuk lebih waspada pada tindak penganiayaan semacam ini.

Fakta menarik dari pemerintahan Arab Saudi dari kasus Pangeran Saud ini adalah meski seseorang mendapatkan keuntungan dari status anggota keluarga kerajaan, mereka tak bisa kebal dari hukum yang berlaku di Arab Saudi. Bahkan pangeran pun bila berbuat salah bisa ditembak mati di Arab Saudi, cukup kejam juga ya?

(ind/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI