Ini 4 Cara Optimalkan UMKM Milikmu Agar Bisa Bangkit

Minggu, 18 Juli 2021 08:00 Penulis: Jeffrey Winanda
Ini 4 Cara Optimalkan UMKM Milikmu Agar Bisa Bangkit
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Setahun lebih hidup di tengah pandemi, dampak yang dirasakan nggak cuma kesehatan. Sektor ekonomi pun ikut terpukul dan hal ini terjadi di seluruh wilayah Tanah Air.

Ekonomi yang babak belur tentunya membuat para pelaku UMKM harus bekerja ekstra keras agar bisa bertahan. Untuk buat kamu yang memiliki usaha sendiri, 4 cara ini bisa diterapkan biar usaha yang dijalankan bangkit di tengah keterbatasan.

Memaksimalkan Media Sosial dan Etalase Digital Lainnya

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Pada era digital seperti sekarang, media sosial adalah salah satu ujung tombak krusial dalam berbisnis. Keberhasilan mengelola media sosial dan etalase digital lainnya bakal berbanding lurus dengan berhasilnya UMKM.

Selain Instagram dan Twitter, memaksimalkan marketplace dan e-Commerce bakal menguatkan brand image dari bisnis kamu. Jika memiliki kesempatan, pengusaha pun bisa mengelola website miliknya sendiri agar membuat UMKM semakin paripurna.

Adopsi Tren yang Sedang Berkembang

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Jika sudah menggunakan media sosial hingga website, konten yang ada di dalamnya nggak boleh sembarangan. Target pasar bakal semakin tertarik dengan bisnis yang dijalankan ketika kamu berhasil menghasilkan konten yang relatable di media sosial.

Oleh sebab itu, mengadopsi tren yang sedang berkembang akan membuat target pasar melirik produk yang ditawarkan. Contoh kecilnya adalah mengadopsi tren K-Pop untuk bisnis busana, atau ikut menyemarakkan ajang sepak bola internasional jika kamu memiliki produk cemilan. Nggak cuma dari produk, adopsi tren juga bisa dilakukan pada packaging produk milikmu.

Join Komunitas sebagai Sarana Sharing Antar Pelaku UMKM

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Peran komunitas nggak bisa dianggap remeh. Banyaknya pelaku UMKM yang berkumpul dalam satu komunitas punya banyak benefit lantaran memiliki kesamaan satu sama lain.

Pemilik usaha bisa lebih mudah berbagi pengalaman dari pra produksi hingga tahap penjualan jika dalam satu komunitas. Bahkan bila beruntung, kamu bisa mendapatkan pasokan kebutuhan produksi hingga pelanggan baru dari komunitas tersebut.

Memanfaatkan Sarana Pelatihan, Konsultasi, dan Literasi Keuangan

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Never stop learning! Quote tersebut sudah semestinya diterapkan oleh siapapun termasuk pelaku UMKM. Memanfaatkan sarana pelatihan dan konsultasi bisnis bisa menambah pengetahuan serta pemahaman tentang dunia bisnis.

Untuk memfasilitasi sepak terjang terjang para pelaku UMKM di Indonesia, BRI menghadirkan platform online bernama Link UMKM. Semua hal yang dibutuhkan pelaku UMKM bisa didapatkan melalui Platform Pemberdayaan UMKM Terpadu ini. Pastinya Link UMKM dibuat dengan tujuan membawa UMKM Indonesia naik kelas lewat rangkaian program di dalamnya.

Dengan fleksibilitasnya yang bisa diakses via website serta aplikasi smartphone, Link UMKM bakal ngasih banyak hal buat pelaku UMKM, seperti update informasi di UMKM Media; memfasilitasi menu pelatihan serta konsultasi bisnis via UMKM Pedia; menghadirkan komunitas untuk memperluas jaringan kerja; serta menampilkan produk di etalase digital yang bisa diakses siapa saja.

Nggak cuma itu aja, pelaku UMKM juga bisa menikmati fasilitas lain seperti Program Terpadu UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN untuk mendapatkan informasi terkait pelatihan bisnis, Modul Pelatihan, hingga beberapa tes serta reward yang akan diberikan. Semua hal yang diperlukan pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya bisa didapatkan melalui Link UMKM ini.

Buruan daftarkan dirimu di Link UMKM dengan cara registrasi langsung pada website Link UMKM dengan cara klik di sini, serta mengisi data diri. Jika sudah terdaftar, kamu bakal memiliki Kartu Anggota Link UMKM yang berisi profil lengkap diri serta QR Code dan nomor keanggotaan sebagai identifikasi. Dapatkan informasi lengkap tentang Link UMKM dengan cek Instagram @bankbri_id, atau kunjungi website resmi BRI.

(kpl/jef)

Reporter:

Jeffrey Winanda



MORE STORIES




REKOMENDASI