Inovasi Alat Press Sampah Kaleng dan Botol Plastik, Mudahkan Proses Pilah Sampah

Inovasi Alat Press Sampah Kaleng dan Botol Plastik, Mudahkan Proses Pilah Sampah
Inovasi Alat Press Sampah Kaleng dan Botol Plastik (credit: instagram/cahyonoperdana)

Kapanlagi.com -

Proses pemilahan sampah sering kali terkendala oleh keterbatasan ruang pada wadah penampungan. Namun, sebuah inovasi sederhana berupa alat press sampah manual terbukti mampu menjadi solusi efektif. Hanya dengan menekan hingga maksimal, sampah kaleng dan botol plastik lebih rapi dan efisien sebelum disalurkan ke bank sampah.

Alat peraga ini digunakan oleh tim Imahkai sebagai instrumen sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat mengenai klasifikasi sampah. Melaui postingan di instagramnya, Cahyono Perdana menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna ini dapat mempermudah proses mengemas dan memilah sampah. Sampah yang sudah terpilah dan terkompresi dengan baik memiliki nilai guna yang lebih tinggi untuk industri daur ulang.

Penasaran, seperti apa cara kerja dan manfaat alat inovasi press sampah ini? Langsung saja simak ulasan berikut ini.

Baca juga ulasan aksi peduli lingkungan lainnya di liputan6.com.

1. Memaksimalkan Ruang Penampungan Hingga 80%

Alat Press Sampah Memaksimalkan Ruang Penampungan Hingga 80% (credit: instagram/cahyonoperdana)

Cahyono Perdana menjelaskan, salah satu alasan utama mengapa sampah kaleng harus dipress sebelum dibuang adalah untuk efisiensi ruang. Dengan menggunakan alat press, ukuran satu kaleng utuh dapat menyusut drastis hingga menghemat ruang penyimpanan sebesar 80%.

Lebih lanjut Cahyono bahkan menunjukkan perbandingan, volume satu kaleng utuh setara dengan lima kaleng yang sudah dipress. Dengan begini, proses press sampah botol plastik dan kaleng bisa membuat tabung sampah memuat jauh lebih banyak material sampah.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Teknik Pengemasan Botol Plastik yang Benar

Teknik Pengemasan Botol Plastik yang Benar (credit: instagram/cahyonoperdana)

Dalam proses pemilahan botol plastik, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepas label plastik mengikuti tanda sobekan yang tersedia. Label ini harus dibuang secara terpisah ke kategori plastik.

Uniknya, tutup botol sebaiknya tetap dipasang saat proses pengepresan sebagai "vakum" alami agar botol tidak kembali mengembang ke bentuk semula. Meskipun harga tutup botol lebih mahal, pemisahan detailnya bisa dilakukan kemudian di bank sampah.

3. Klasifikasi dan Edukasi melalui Alat Peraga

Klasifikasi dan Edukasi melalui Alat Peraga (credit: instagram/cahyonoperdana)

Alat press ini bukan sekadar alat kerja, melainkan alat peraga dalam sosialisasi pentingnya membuang sampah sesuai klasifikasinya. Melalui gerakan yang dipelopori oleh tim Imahkai, masyarakat diajarkan untuk lebih teliti dalam memisahkan setiap elemen kemasan. Edukasi ini menekankan bahwa sampah yang dikelola dengan benar akan jauh lebih mudah untuk diangkut dan diproses ke tahap selanjutnya.

4. Gerakan Sedekah Sampah ke Bank Sampah

Gerakan Sedekah Sampah ke Bank Sampah (credit: instagram/cahyonoperdana)

Sampah-sampah yang telah dikumpulkan dan dipress tersebut nantinya akan diangkut untuk disedekahkan. Salah satu mitra tujuannya adalah Bank Sampah Rekah Cipta Bersama di Desa Bener. Meskipun sampah anorganik ini memiliki nilai jual secara ekonomi, menyedekahkannya ke bank sampah menjadi pilihan mulia untuk mendukung pemberdayaan lingkungan dan ekonomi kreatif di tingkat desa.

5. FAQ

Mengapa kaleng harus dipress sebelum dibuang ke tempat sampah?

Pengepresan kaleng berfungsi untuk menghemat ruang hingga 80%, sehingga wadah penampungan bisa memuat lebih banyak material daur ulang.

Kenapa tutup botol plastik tidak dilepas saat botol dipress?

Tutup botol berfungsi sebagai penahan udara (vakum) agar botol yang sudah gepeng tidak kembali mengembang. Pemisahan tutup botol akan dilakukan saat sampah sudah sampai di bank sampah.

Di mana kita bisa menyalurkan sampah yang sudah dipilah dan dipress?

Anda bisa menyalurkan atau menyedekahkannya ke bank sampah terdekat, seperti Bank Sampah Rekah Cipta Bersama, agar sampah tersebut dapat dikelola lebih lanjut menjadi barang bernilai.

Apakah label plastik pada botol harus dilepas?

Ya, label plastik harus dilepas dan dibuang ke tempat sampah khusus plastik karena jenis materialnya berbeda dengan badan botol plastik.

Temukan berbagai ulasan mengenai aksi pelestarian lingkungan lainnya di kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending