Istri Hamil 7 Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Dengan Tangan Terikat

Kamis, 17 Oktober 2019 19:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto
Istri Hamil 7 Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Dengan Tangan Terikat
Kapanlagi/Darmadi Sasongko


Kapanlagi Plus - Jenazah Bangkit Makmutu Kinirat (32) ditemukan telungkup di bawah Jembatan Cangar I Sungai Watu Ondo Jurang Kwali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jenazah dalam kondisi tangan terikat ke depan tubuh dengan sejumlah luka di wajah dan kepala.

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Pratama menceritakan, saat ditemukan korban tanpa identitas, kecuali pakaian yang menempel di tubuh. Jenazah dalam kondisi terikat di pergelangan tangan dan wajah penuh luka memar.

"Yang napak ada luka robek di dahi kiri dan mata lebam. Mayat dalam kondisi telungkup dalam air," kata Harviadhi di Mapolres Batu, Kamis (17/10).

 

1. Karyawan Dealer

Belakangan dari hasil identifikasi diketahui korban merupakan karyawan UMC Dealer Sepeda Motor Suzuki di Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Istri korban yang tengah hamil tujuh bulan ternyata telah melaporkan kehilangan anggota keluarga ke Poltabes Surabaya pada 15 Oktober 2019.

"Ternyata dari koordinasi kita dengan Poltabes Surabaya, di sana ada laporan kehilangan orang yang dilaporkan pada 15 Oktober, sehari sebelum penemuan jenazahnya," katanya.

Korban sehari-hari berdomisili di Pakis, Kabupaten Malang dan bekerja di UMC Suzuki Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Keluarga kehilangan kontak dengan korban pada 15 Oktober, saat itu korban sedang di Surabaya untuk kegiatan berkaitan dengan kontornya.

"Waktu keluarga kehilangan kontak dengan korban, sepertinya pada 15 Oktober, korban sedang ada kegiatan di Surabaya kaitan dengan kontornya, Suzuki yang di Surabaya," katanya.

2. Dilakukan Autopsi

Berdasarkan ciri fisik dan hasil identifikasi, jenazah memang memiliki kemiripan dengan yang disampaikan keluarga korban. Sehingga keluarga pun langsung menuju Rumah Sakit Astabrata Batu, tempat jenazah disemayamkan.

"Ternyata benar, jenazah adalah suami dari perempuan pelapor tersebut. Pemeriksaan sidik jari, akurat sesuai dengan identitas korban," katanya.

Jenazah selanjutnya dilakukan autopsi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga membawa jenazah ke Sumenep, Madura.

"Hasil autopsi adanya indikasi tindak kekerasan terhadap jenazah dengan luka di dahi sebelah kiri yang menyebabkan pendarahan di selaput otak. Dugaan sementara itu yang membuat korban meninggal dunia," kata Harviadhi.

3. Dalam Penanganan

Pengungkapan kasus kematian tersebut saat ini sedang dalam penanganan Polrestabes Surabaya. Karena keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut di Surabaya.

Polrestabes Surabaya sedang melakukan upaya penyidikan dan penyelidikan mencari pelaku pembuhnuhan tersebut.

(kpl/dar/frs)

Reporter:

Darmadi Sasongko



MORE STORIES




REKOMENDASI