Julian Alvarez Satu-satunya Pemain Argentina Tanpa Tato, Alasannya Bikin Respect!
Julian Alvarez bintang muda Argentina (Credit: AP)
Kapanlagi.com - Julian Alvarez dikenal sebagai salah satu bintang utama Timnas Argentina dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di balik prestasinya di lapangan, penyerang berjuluk "La Arana" itu juga mencuri perhatian karena satu hal yang cukup unik.
Di saat hampir seluruh pemain Argentina memiliki tato, Alvarez justru tampil berbeda. Penyerang berusia 26 tahun itu diyakini menjadi satu-satunya anggota skuad Albiceleste yang tidak memiliki tato sama sekali. Menariknya, keputusan tersebut bukan dibuat untuk tampil beda, melainkan karena prinsip hidup yang sudah ia pegang sejak kecil.
Dalam sebuah kesempatan, Alvarez menceritakan alasan di balik pilihannya yang kini ramai diperbincangkan penggemar sepak bola di media sosial.
Advertisement
1. Nasihat Sang Ayah yang Masih Dipegang Teguh
Alvarez mengaku pembahasan soal tato sempat muncul ketika ia sedang bersama rekan-rekannya di Timnas Argentina. Saat itulah seseorang menyadari bahwa dirinya menjadi satu-satunya pemain tanpa tato.
"Beberapa waktu lalu ketika aku bersama rekan-rekan timnas, seseorang menyadari kalau aku satu-satuny pemain yang tidak punya tato. Tapi aku bukannya ingin jadi pusat perhatian," ungkap Alvarez.
Ia kemudian menjelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari pesan sederhana yang selalu ditanamkan ayahnya sejak masih kecil. Dan meski kini Ia sudah dewasa, ia tetap memegang teguh pesan ayahnya itu.
"Ketika aku masih muda dulu, ayahku selalu bilang: Tidak boleh pakai tato, tidak boleh merokok, tidak boleh minum alkohol. Sekarang kita sudah dewasa dan aku tahu semua orang punya pilihannya masing-masing. Tapi aku merasa tidak perlu punya pilihan tersebut (bertato)," tambahnya.
2. Tetap Rendah Hati Meski Sudah Jadi Bintang Dunia
Karier Julian Alvarez terus melesat dalam beberapa tahun terakhir. Ia sukses meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia bersama Argentina, dan menjadi salah satu penyerang yang paling disegani di level internasional.
Meski popularitasnya terus meningkat, Alvarez tetap dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Ia memilih mempertahankan nilai-nilai yang diajarkan keluarganya daripada mengikuti tren yang banyak dilakukan pesepak bola modern.
Keputusan untuk tidak bertato pun menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak mengubah prinsip hidup yang sudah ditanamkan sejak kecil. Di mata banyak penggemar, Julian Alvarez bukan hanya tampil luar biasa di lapangan, tetapi juga menjadi contoh bahwa seseorang bisa tetap sederhana dan setia pada nilai-nilai yang diyakininya, meski telah mencapai puncak karier sebagai pesepak bola dunia.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
