Kaenina Bawa Semangat Jakarta ke Fashion Nation 2026 Lewat JAKARTA VELOCITY
Kaenina di Fashion Nation 2026 (Dok. PribadI)
Kapanlagi.com - Fashion Nation 2026 tengah berlangsung dan kembali menjadi salah satu ajang yang memperlihatkan perkembangan tren fashion di Indonesia. Kehadiran berbagai brand dalam fashion show ini memberikan inspirasi bagi para pencinta mode untuk melihat ragam gaya serta konsep busana terbaru.
Salah satu brand yang ikut ambil bagian adalah Kaenina. Pada Fashion Nation 2026, Kaenina memperkenalkan koleksi bertajuk JAKARTA VELOCITY, sebuah lini ethnic contemporary yang terinspirasi dari dinamika kehidupan ibu kota.
Konsep koleksi ini berangkat dari karakter Jakarta yang terus bergerak. Arus manusia, aktivitas perkotaan, kehidupan profesional, hingga suasana malam menjadi bagian dari inspirasi yang diterjemahkan Kaenina ke dalam busana yang dirancang untuk tetap contemporary, timeless, unique, sekaligus nyaman digunakan sepanjang hari.
Advertisement
1. JAKARTA VELOCITY Terinspirasi dari Ritme Kota
Bagi Kaenina, Jakarta bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga mengenai movement. Kehidupan di kota membuat seseorang berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam waktu yang relatif singkat, mulai dari perjalanan pagi, pekerjaan, pertemuan, agenda sosial, hingga aktivitas malam.
Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan JAKARTA VELOCITY. Busana dalam koleksi ini dirancang agar tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat mengikuti mobilitas penggunanya.
Konsep 'Heritage in Motion - Culture in Velocity' kemudian digunakan untuk mengolah kekayaan elemen etnik menjadi tampilan yang lebih relevan dengan kehidupan urban. Unsur tradisional tidak dihadirkan secara literal, melainkan melalui proses transformasi seperti pemotongan, penyusunan ulang, pembesaran, hingga penyederhanaan.
Motif dan karakter tekstil etnik menjadi jejak identitas heritage dalam koleksi ini. Kaenina menggunakan teknik handmade batik ca dengan signature pattern yang terinspirasi dari tas anjat dan bunga nona makan sirih, salah satu bunga khas Jakarta.
2. Siluet Asimetris Gambarkan Dinamika Jakarta
Karakter Jakarta yang penuh kontras juga diterjemahkan melalui bentuk pakaian. Koleksi JAKARTA VELOCITY memainkan unsur siluet asimetris, volume, layering, garis, serta proporsi.
Garis dan siluet asimetris menggambarkan arus kehidupan kota yang dinamis dan terkadang tidak terduga. Sementara itu, layering merepresentasikan keberagaman lapisan kehidupan masyarakat Jakarta sebagai ibu kota dengan berbagai latar budaya.
Permainan struktur dan volume mengambil inspirasi dari arsitektur serta kepadatan metropolitan. Di sisi lain, detail dengan karakter lebih lembut digunakan untuk memberikan keseimbangan terhadap tampilan koleksi.
Setiap 'look' memiliki pendekatan yang berbeda untuk menggambarkan Jakarta sebagai kota yang tidak bergerak dalam satu ritme. Perubahan dan keberagaman tersebut menjadi bagian dari bahasa visual JAKARTA VELOCITY.
3. Material Alam Dipilih untuk Menunjang Mobilitas
Konsep 'velocity' dalam koleksi Kaenina juga diterapkan pada sisi kenyamanan. Di tengah aktivitas perkotaan yang berlangsung cepat, busana dinilai perlu memberikan keleluasaan bagi pemakainya untuk bergerak.
JAKARTA VELOCITY menggunakan bahan dari serat alam, seperti 'cotton' untuk kain batik cap, serta 'linen dan wool'. Material tersebut dipadukan dengan konstruksi yang mendukung pergerakan tubuh.
Siluet asimetris dibuat tetap fleksibel, sementara konstruksi busana memungkinkan pemakainya bergerak dengan lebih leluasa. Pendekatan ini membuat koleksi dirancang untuk dikenakan dari pagi hingga malam, termasuk saat berpindah dari ruang kerja ke ruang sosial.
Konsep tersebut dirangkum melalui gagasan bahwa pakaian tidak dibuat untuk membatasi gerak, melainkan mengikuti gerakan orang yang mengenakannya.
4. Mempertemukan Heritage dan Desain Kontemporer
JAKARTA VELOCITY juga membawa gagasan 'Between Tradition and Tomorrow', yang melihat Jakarta sebagai ruang pertemuan antara masa lalu dan masa depan.
Tradisi berjalan berdampingan dengan teknologi, bangunan bersejarah hadir di antara gedung modern, sementara nilai lokal berinteraksi dengan pengaruh global. Kontras tersebut kemudian diterjemahkan melalui perpaduan desain tradisional dan pendekatan kontemporer.
Kaenina mengolah konsep tersebut melalui teknik 'mix and match', cutting, serta gaya asimetris yang merepresentasikan inovasi dan sisi kontemporer. Sementara itu, cutting dan gaya yang lebih timeless menjadi representasi unsur heritage atau tradisional.
Palet warna koleksinya berada dalam rentang rich black, cream, caramel, dan light brown. Perpaduan tersebut digunakan untuk membangun karakter busana yang contemporary, timeless, dan unique.
Melalui JAKARTA VELOCITY, Kaenina menghadirkan interpretasi mengenai Jakarta dari perspektif masyarakat yang menjalani kehidupan di dalamnya. Koleksi ini mempertemukan identitas budaya dengan gaya hidup urban serta menempatkan fashion sebagai bagian dari kehidupan yang terus bergerak.
Keikutsertaan Kaenina di Fashion Nation 2026 sekaligus memperlihatkan bagaimana unsur etnik dapat diterjemahkan ke dalam busana yang mengikuti kebutuhan masyarakat metropolitan tanpa meninggalkan akar budayanya.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8