Kondisi Toilet di 3 Negara Ini Bikin Traveler Geleng-Geleng Saat Mau BAB

Sabtu, 12 Oktober 2019 00:01 Penulis: Wuri Anggarini
Kondisi Toilet di 3 Negara Ini Bikin Traveler Geleng-Geleng Saat Mau BAB
┬ęShutterstock

Kapanlagi Plus - Traveling selalu memberi pengalaman yang berbeda saat mengunjungi suatu daerah atau negara. Salah satunya, kondisi toiletnya. Paling parah, di negara ini kondisi toiletnya malah sampai bikin traveler geleng-geleng kepala hingga terpaksa menahan BAB karena saking joroknya. Kira-kira, di mana saja?

Filipina

©Shutterstock©Shutterstock

Siapa pun mungkin bakal shock saat melihat kondisi toilet umum di Filipina. Buat para cowok yang traveling ke negara yang memiliki ibu kota di Manila ini akan mendapati toilet yang hanya ditutup dinding berbahan besi, tanpa atap dan pintu.

Letaknya pun nggak kalah mengejutkan karena berada di atas trotoar, tepat di pertengahan jalan atau tersebar di bawah jembatan layang. Selain kurangnya privasi, jangan berharap banyak akan adanya tisu toilet atau air bersih untuk mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum tersebut.

India

©Shutterstock©Shutterstock

Dikenal sebagai salah satu negara terpadat di dunia, seharusnya sih jumlah toilet umum cukup banyak dan mudah ditemui. Faktanya, World Health Organisation (WHO) sampai menyoroti kebiasaan warga India yang suka BAB di tempat terbuka, seperti rerumputan, semak, atau sungai.

Pasalnya, kebanyakan warga nggak memiliki fasilitas kamar mandi atau menggunakan toilet umum dan kebiasaan ini sudah dilakukan sejak sebelum India merdeka atau sekitar tahun 1947. Uniknya, populasi India yang jumlahnya mencapai 1,3 milyar itu lebih banyak yang memiliki ponsel ketimbang fasilitas kamar mandi di rumah.

Tiongkok

©Shutterstock©Shutterstock

Salah satu negara yang menerima komplain terbanyak gara-gara kondisi toiletnya adalah Tiongkok. Memang toilet umum cukup mudah ditemui, tapi toilet di China sebenarnya hanya berupa deretan lubang tanpa sekat. Kalau pun ada sekat, itu hanya berupa dinding rendah, tanpa bilik atau pintu. Jelas nggak ada privasi sama sekali karena siapa saja bisa dengan mudah melihatmu berjongkok di atas toilet.

Parahnya lagi, kebanyakan toilet di Tiongkok dirancang unisex alias pria dan perempuan bebas memasuki toilet yang sama. Aturan umumnya, jika memakai toilet jangan melihat ke bawah dan hindari melakukan kontak mata dengan orang-orang lain.

Duh, kebayang nggak sih kalau menemukan toilet seperti itu selama traveling, pasti bakal bikin kita pikir-pikir dan berujung menahan BAB. Padahal, menahan BAB dapat emicu risiko gangguan pencernaan, seperti sembelit atau susah BAB. Bahkan menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam – Sub Spesialis Pencernaa RSCM Ari Fahrial Syah SpPD-KGEH MMB, jika konstipasi tidak segera ditangani, maka kotoran akan membentuk kerak di dinding usus dan bersifat racun. Hal ini akan menimbulkan peradangan hingga menyebabkan komplikasi dan juga dapat berisiko kanker.

Untuk mengatasi susah BAB selama traveling, sebaiknya cari toilet yang bersih demi kenyamanan saat BAB, misalnya saja toilet yang ada di kamar hotel. Jika sudah terlanjur mengalami susah BAB, jangan khawatir. Segera atasi dengan Dulcolax saja!

Selama 60 tahun lamanya, Dulcolax telah teruji klinis dan dipercaya di seluruh dunia untuk mengatasi susah BAB. Bahkan Dulcolax memiliki onset kerja terprediksi dan cepat atasi susah BAB, sehingga kamu kembali merasa nyaman saat traveling ke berbagai destinasi impian. Jika diminum sesuai dengan aturan pakai, Dulcolax tidak menyebabkan diare, apalagi berkurangnya cairan & elektrolit tubuh yang dapat menyebabkan kelelahan otot.

Ada beberapa rangkaian produk untuk mengatasi susah BAB, yaitu Dulcolax Tablet, Dulcolax Supositoria yang digunakan pada anus, dan Dulcolatol berupa sirup. Kalau yang kamu butuhkan adalah mengatasi susah BAB saat traveling, Dulcolax Tablet jadi pilihan yang tepat karena praktis dibawa saat bepergian dan dapat mengatasi susah BAB dengan onset terprediksi, sehingga tidak akan mengganggu liburan perjalananmu. Mau tahu lebih lanjut tentang produk Dulcolax? Klik di sini!

 

(adv/eth)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI