Lawan Berita Hoax, Facebook Bikin Kebijakan Baru Bagi Pengguna

© hoaxslayer

Kapanlagi.com - Seiring berkembangnya teknologi, penyebaran informasi menjadi lebih mudah. Hal ini disebabkan oleh akses yang dapat dilakukan hanya dalam genggaman tangan, yakni menggunakan perangkat telepon. Sayangnya perkembangan informasi yang pesat ini tidak dibarengi dengan kebijakan pengguna.

Seperti yang telah umum diketahui, kini berita hoax marak terjadi. Parahnya, berita hoax ini semakin cepat menyebar karena pengguna enggan mengklarifikasi lagi atau mengecek ulang berita yang beredar melalui sosial media tersebut. Untuk memerangi berita hoax ini, pemerintah Bandung bahkan telah menggalakkan sebuah gerakan yakni Bandung Hantam Hoax.

Facebook akan memberikan tag 'Disputed' bagi berita yang dianggap mengandung hoax © newsroom.fb.com

Selain Bandung Hantam Hoax yang diprakarsai oleh Walikota Ridwan Kamil, kini salah satu situs jejaring sosial terbesar Facebook juga mengambil langkah yang sama. Facebook menanggapi kebutuhan para pengguna untuk meminimalisir berita hoax dengan memberi tag Disputed pada berita yang dibagikan pengguna di halaman akun pribadi masing-masing.

Tag Disputed ini akan muncul di setiap link berita yang dibagikan oleh user hingga fakta dalam berita tersebut lolos pengecekan fakta yang dilakukan pihak ketiga. Sayangnya sebuah berita baru akan dibubuhi label Disputed ketika banyak pengguna yang melaporkan berita tersebut sebagai hoax pada Facebook atau ketika Facebook menemukan sesuatu yang aneh dari berita tersebut.

Salah satu contoh berita yang telah dilaporkan sebagai hoax oleh pengguna dan mendapatkan tag Disputed © recode.net

Ketika sebuah berita mendapatkan tanda Disputed dari Facebook setelah dilaporkan atau karena Facebook mendeteksi sesuatu yang tidak beres, barulah berita tersebut dicek oleh pihak ketiga seperti Ponyter's International Fact Checking Code of Principles, Snopes, FactCheck, dan Associated Press. Bila berita tersebut terbukti hoax atau tidak sesuai dengan fakta yang dicek ulang oleh pihak ketiga, maka tag disputed tidak akan hilang. Tag disputed ini dapat mengurangi pendapatan pembuat berita dari sistem monetisasi juga iklan dan bisa jadi dianggap spam juga lho!

Meski proses pendeteksi berita hoax oleh Facebook ini masih konvensional dan cukup lama, setidaknya Facebook telah melakukan langkah awal untuk memerangi maraknya penyebaran berita hoax yang dapat menggiring opini masyarakat. Bagaimana pendapat KLovers mengenai kebijakan Facebook terbaru ini? Bagikan pendapat kalian di kolom komentar ya!

(kpl/agt)

Rekomendasi

Trending