Leny Rafael Kolaborasi WOU Batik, Hadirkan Koleksi yang Terinspirasi Perempuan Kuat

Jum'at, 07 Oktober 2022 07:38 Penulis: Helmi Romadhon
Leny Rafael Kolaborasi WOU Batik, Hadirkan Koleksi yang Terinspirasi Perempuan Kuat
Leny Rafael @ Istimewa


Kapanlagi Plus -  

Desainer kenamaan Leny Rafael memamerkan karya terbarunya di ISEF 2022 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Di pagelaran busana dengan tema Abimana Series ini, Leny menghadirkan koleksi batik dalam nuansa glamor.

Koleksi ini merupakan hasil kolaborasi Leny dengan WOU Batik yang kemudian diluncurkan dalam brand WOY Batik Luxury By Leny Rafael. Total ada 8 look yang ditampilkan. Tema Abimana sendiri dipilih karena menggambarkan sosok perempuan yang kuat, semangat dan mandiri untuk kembali melakoni bisnis yang sempat terdampak karena pandemi covid-19.

"Ini adalah langkah awal yang baik dari kerja sama saya dengan WOU Batik. Kami melakukan soft launching di acara besar seperti ISEF ini. Semoga langkah ini menjadi awal kesuksesan WOU Batik Luxury By Leny Rafael," ungkap Leni usai fashion show pada Rabu (5/10)

"Kolaborasi Leny Rafael dan WOU Batik menjadi titik awal menyambut dunia bisnis yang mulai menggeliat. Saya dan WOU Batik memiliki kebutuhan saling melengkapi. Saya butuh produsen yang bisa memproduksi busana ready to wear secara massal. Dan WOU Batik membutuhkan saya untuk merancang produk untuk segmen middle up," lanjutnya.

 

1. Tak Ada Kendala

Selama ini, Leny sendiri banyak dikenal publik akan rancangan-rancangan busana pengantin yang glamour. Meski ada perbedaan, namun Ia tak mengaku ada kesulitan yang berarti saat harus berkarya dengan menggunakan batik. Apalagi konsep yang diusung masih dekat dengan gaya luxury.

"Koleksi ini menghadirkan gaya modern luxury dengan memanfaatkan paduan kain batik, kain satin, kain tile, dan kain organza. Look dari koleksi ini menampilkan jenis busana seperti rok lilit, outer, dan inner," lanjutnya.

2. Awal Mula Kolaborasi

Anton Wibowo, selaku founder dari WOU Batik mengungkapkan kolaborasi ini ternyata muncul karena riset. Anton dan tim menemukan bahwa produknya punya pasar yang luas di kalangan middle up. Berbeda dengan pangsa pasarnya selama ini yang menarget ekonomi menengah. Untuk itulah, ia menggandeng Lenny untuk project kali ini.

"Kita harus membuat desain-desain baru, sehingga kami butuh seorang desainer yang bisa mengkreasikan busana yang bisa kami produksi secara massal untuk segmen middle up. Kami sepakat menggunakan gambar Bunga Sakura sebagai corak batik khas produk WOU Batik Luxury By Leny Rafael," ungkap Anton.

(kpl/mhr)

Editor:

Helmi Romadhon



MORE STORIES




REKOMENDASI