Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Hari Raya Idul Fitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Dari ketupat hingga aneka kue kering, semua tersedia dalam jumlah melimpah di meja makan. Namun, di balik kelezatan makanan khas Lebaran, ada risiko kesehatan yang mengintai jika dikonsumsi secara berlebihan.
Banyak makanan Lebaran yang mengandung kadar lemak, gula, dan kolesterol tinggi, yang dapat memicu penyakit seperti hipertensi, diabetes, hingga gangguan pencernaan. Tak jarang, usai Lebaran justru banyak orang yang mengalami lonjakan kadar kolesterol atau kenaikan berat badan secara drastis.
Agar tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa harus khawatir dengan dampaknya, penting untuk mengenali makanan-makanan yang berisiko serta mengontrol porsinya. Berikut daftar makanan yang perlu diwaspadai saat perayaan Idul Fitri.
Advertisement
Mengutip klikdokter, makanan berbahan jeroan seperti hati, ampela, dan usus sering kali menjadi bagian dari hidangan Lebaran, terutama dalam olahan seperti gulai dan soto. Selain itu, daging kambing juga banyak diolah menjadi sate atau tongseng, yang semakin menggoda selera.
Mengapa perlu diwaspadai?
Membatasi konsumsi dan memilih metode memasak yang lebih sehat seperti dipanggang tanpa banyak lemak bisa menjadi solusi agar tetap bisa menikmati hidangan ini dengan aman.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Tak lengkap rasanya Lebaran tanpa opor ayam, rendang, atau gulai santan. Makanan ini memang lezat, tetapi kandungan santan yang tinggi bisa menjadi penyebab utama peningkatan kolesterol.
Mengapa makanan bersantan bisa berbahaya?
Sebagai alternatif, gunakan santan encer atau susu rendah lemak dalam masakan untuk mengurangi dampak buruknya.
Advertisement
Sebagai pelengkap makan, emping dan kerupuk selalu hadir dalam sajian Lebaran. Namun, siapa sangka camilan ini bisa berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan?
Mengapa emping dan kerupuk perlu dibatasi?
Lebaran sering kali menjadi momen berkumpul bersama keluarga di luar rumah, yang membuat konsumsi makanan cepat saji seperti fried chicken, burger, atau pizza meningkat drastis.
Apa bahayanya jika terlalu sering mengonsumsi fast food?
Sebagai alternatif, pilih menu yang lebih sehat seperti salad, makanan bakar tanpa minyak berlebihan, atau sup bening.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/frr)
Advertisement
Apa Saja Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Urine? Yuk Waspada, Ini Penjelasannya
Aktor Hollywood Val Kilmer, Rekan Main Tom Cruise dalam Film 'TOP GUN' Meninggal Dunia
Apa Itu Post-Holiday Bues Usai Libur Lebaran? Ini Gejala dan Cara Mengatasinya
Rendang hingga Opor, Ini Deretan Masakan Pelengkap Ketupat yang Wajib Ada saat Lebaran
Cara Memasak Rendang agar Daging Empuk dan Santan Tidak Pecah, Tips Sajian Matang Sempurna