Mengenal Danantara, 5 Fakta Menarik tentang Lembaga Investasi Terbaru di Indonesia!

Penulis: M Rizal Ahba Ohorella

Diperbarui: Diterbitkan:

Mengenal Danantara, 5 Fakta Menarik tentang Lembaga Investasi Terbaru di Indonesia!
Presiden Prabowo Subianto

Kapanlagi.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja meluncurkan Danantara, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, pada 24 Februari 2025. Lembaga ini siap mengelola aset yang fantastis, lebih dari US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14,615 triliun (dengan kurs Rp 16.238 per dolar AS).

Danantara hadir dengan misi mulia: menginvestasikan sumber daya alam dan aset negara ke dalam proyek-proyek berkelanjutan yang memberikan dampak positif di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, manufaktur, dan produksi pangan.

Pentingnya memahami Danantara tidak bisa dianggap remeh, terutama bagi masyarakat Indonesia, pelaku ekonomi, dan para investor. Lembaga ini memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan ekonomi tanah air. Oleh karena itu, baik investor domestik maupun internasional perlu mengenali peran dan dampak Danantara dalam pasar investasi.

Pemerintah dan lembaga terkait juga dituntut untuk memahami dengan baik agar pengelolaan aset negara dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel. Masyarakat luas pun perlu mendapatkan informasi yang jelas tentang Danantara, karena pengelolaan kekayaan negara ini akan berimbas langsung pada kesejahteraan rakyat.

Kehadiran Danantara diharapkan dapat memperkuat sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan aset negara. Dengan demikian, pemahaman tentang Danantara dan kinerjanya menjadi sangat krusial bagi masa depan ekonomi Indonesia.

Untuk informasi lebih lengkap, simak ulasan berikut dari Kapanlagi.com, Selasa (18/2/2025).

1. Peluncuran dan Aset Kelolaan

Presiden Prabowo Subianto dengan penuh semangat mengumumkan peluncuran Danantara yang dijadwalkan pada 24 Februari 2025, sebuah langkah monumental yang akan mengelola aset lebih dari US$ 900 miliar!

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa Danantara akan menginvestasikan kekayaan alam dan aset negara ke dalam proyek-proyek berkelanjutan yang berdampak besar di sektor-sektor vital seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, dan produksi pangan.

Dengan pengelolaan tujuh BUMN raksasa seperti Bank Mandiri, Pertamina, dan PLN, Danantara siap menjadi pilar baru perekonomian Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk mengembangkan kekayaan baru bagi Indonesia," tegas Prabowo dalam sambutan virtualnya di World Governments Summit.

Ambisi besar ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di mana transparansi dan akuntabilitas akan menjadi kunci keberhasilan Danantara.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Filosofi Nama dan Tujuan

Dalam konferensi pers yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/2/2025), Presiden Prabowo memperkenalkan nama Danantara, singkatan dari Daya Anagata Nusantara, yang mengandung makna mendalam: "Daya" melambangkan kekuatan, "Anagata" mencerminkan masa depan, dan "Nusantara" sebagai simbol Tanah Air Indonesia.

Nama ini bukan sekadar identitas, melainkan harapan besar agar Danantara menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia yang lebih cemerlang.

Dengan fokus pada pengelolaan investasi negara yang lebih efektif dan efisien, Danantara akan merambah berbagai sektor strategis seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, dan industri hilir, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

"Danantara adalah kekuatan ekonomi dan dana investasi yang akan menggerakkan masa depan Indonesia, dikelola demi anak cucu kita," tegas Prabowo, menggarisbawahi komitmen untuk membangun ekonomi yang modern, berkelanjutan, dan inklusif, serta mengurangi ketergantungan pada sektor tradisional.

3. Peran dan Fungsi

Danantara kini siap mengukir sejarah sebagai super holding BUMN dan kendaraan investasi pemerintah, berkat lahirnya undang-undang baru tentang BUMN yang disahkan pada 5 Februari 2025.

Berbeda dengan Kementerian BUMN yang berperan sebagai regulator, Danantara akan berfungsi sebagai eksekutor yang mengelola dividen BUMN untuk dialokasikan ke dalam investasi yang lebih strategis.

Dengan langkah ini, proses pengelolaan keuangan negara menjadi lebih efisien dan terarah, menggantikan mekanisme lama yang mengalirkan dividen ke Kementerian Keuangan dan APBN.

Transformasi ini bukan hanya sekadar perubahan, tetapi juga mencerminkan kompleksitas dan skala tugas Danantara yang menuntut koordinasi yang solid antara berbagai kementerian.

Kunci keberhasilan Danantara terletak pada transparansi dan akuntabilitas, yang akan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil membawa manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.

4. Pengawasan dan Akuntabilitas

Presiden Prabowo Subianto menegaskan betapa krusialnya pengawasan terhadap Danantara, mengajak mantan presiden dan tokoh-tokoh organisasi keagamaan untuk bersama-sama menjaga pengelolaan dana ini.

"Kita harus menjaga ini bersama-sama, jadi saya berharap semua presiden sebelumnya bersedia menjadi pengawas," ungkap Prabowo, sembari mengusulkan agar pimpinan NU, Muhammadiyah, dan KWI turut berperan dalam pengawasan.

Dengan adanya undang-undang baru tentang BUMN yang memberikan kewenangan kepada Presiden untuk membentuk Dewan Pengawas Danantara, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk memastikan pengelolaan dana berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Keberadaan dewan pengawas yang independen dan kredibel sangat penting untuk menjaga integritas serta kepercayaan publik.

Pengawasan yang ketat dan akuntabilitas tinggi menjadi kunci sukses Danantara, menjamin bahwa dana yang dikelola digunakan secara efektif demi kepentingan negara dan rakyat Indonesia, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

5. Dampak Ekonomi dan Harapan

Danantara diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mengelola aset sebesar US$ 900 miliar yang memiliki potensi luar biasa untuk mendanai proyek-proyek vital seperti infrastruktur, energi terbarukan, dan industri strategis lainnya.

Dengan strategi investasi yang cermat dan kemampuan menarik perhatian investor asing, Danantara dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Agar dapat meraih sukses, penting bagi pemerintah untuk memastikan pengelolaan Danantara berlangsung secara profesional dan transparan, sehingga membangun kepercayaan di kalangan investor.

Keberhasilan ini tidak hanya berpotensi mengubah wajah perekonomian Indonesia, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan aset negara yang efisien dan berkelanjutan, meninggalkan warisan berharga bagi generasi mendatang.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/rao)