Mengenal GHB, Jenis Narkoba yang Disebut Dalam Kasus Burning Sun

Selasa, 19 Maret 2019 13:32 Penulis: Tyssa Madelina
Mengenal GHB, Jenis Narkoba yang Disebut Dalam Kasus Burning Sun
Ilustrasi narkoba (Credit: Shutterstock)


Kapanlagi Plus - Kasus pelecehan, narkoba dan kekerasan di klab malam Burning Sun masih jadi perbincangan hangat hingga saat ini. Salah satu hal yang menyorot perhatian adalah adanya jual beli narkoba jenis GHB (gamma-hydroxybutyrate) atau di Korea Selatan disebut mulpong.

Narkoba jenis ini kabarnya sering disalahgunakan untuk membius wanita hingga tak sadarkan diri sehingga para pelaku pelecehan seksual bisa lebih leluasa untuk melakukan aksinya. Selama beberapa masa, narkoba GHB lebih dikenal dengan nama 'date rape drug'.

GHB memiliki dua dampak utama bagi tubuh, yaitu meningkatkan nafsu seksual lalu bisa membuat seseorang lupa akan tindakannya. Bahayanya, korban yang mengalami pelecehan seksual akibat konsumsi obat ini tak memiliki bukti kuat karena GHB tidak dapat dideteksi oleh tubuh setelah 12 sampai 24 jam.

1. Dulunya Dijual Bebas

Dilansir dari tulisan Joseph Palamar yang berprofesi sebagai Associate Professor of Population Health di New York University Langone Medical Center, GHB dulunya dijual bebas di tahun 1990-an sebagai suplemen untuk membantu tidur dan penambah hormon pertumbuhan.

Namun di tahun yang sama, sekitar 100 orang dilaporkan keracunan karena mengonsumsi GHB. Akhirnya, Food Drug Administration (FDA) melarang penjualannya secara bebas hingga saat ini.

2. Efek Penggunaan GHB

Penggunaan GHB dapat menyebabkan berbagai efek buruk, mulai dari mual dan muntah hingga kejang. Dalam beberapa kasus, orang-orang yang mengonsumsi dalam dosis besar bisa mengalami sesak nafas berlebih sampai kematian.

Jadi bukan tanpa alasan ya kalau GHB masuk dalam kategori obat-obatan terlarang. Salah seorang aktor bernama Joel Taylor pun dinyatakan meninggal karena overdosis penggunaan GHB pada tanggal 23 Januari 2018.

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI