Menikmati Cita Rasa Pasundan di Festival Kuliner Serpong 2017

Rabu, 13 September 2017 16:58 Penulis: Editor KapanLagi.com
Menikmati Cita Rasa Pasundan di Festival Kuliner Serpong 2017
Summarecon Mal Serpong

Kapanlagi Plus - Setelah sukses memperkenalkan budaya khas Jawa Timur pada Festival Kuliner Serpong (FKS) tahun lalu, Summarecon Mal Serpong (SMS) kembali menggelar perhelatan akbar yang menjadi event paling dinanti sepanjang tahun tepatnya pada tanggal 10 Agustus hingga 10 September 2017 mendatang. Selama satu bulan penuh, area parkir selatan SMS akan disulap menjadi deretan gerai yang menjajakan berbagai jenis makanan khas nusantara dilengkapi dengan polesan penampilan dekorasi khas dari tanah Pasundan, sebagai tema daerah pada tahun ini.

Beralih dari cita rasa khas Jawa Timur, FKS kali ini tergerak untuk membedah ragam cita rasa dari tanah Pasundan dengan mengangkat tema khas Jawa Barat. Terinspirasi dari rumah adat khas Sunda, gerai-gerai pedagang yang ada nantinya akan hadir kokoh di area parkir selatan dengan mengambil sisi otentiknya Saung Julang Ngapak dan juga Saung Adat Kampung Ciamis dalam bentuk replika.

Menu otentik khas Jawa Barat yang sangat sayang untuk dilewatkan mulai dari Kupat Tahu, Cireng Cipaganti, Nasi Jamblang Mang Dul, Batagor Riri, Liwetan Purwakarta, Bakso Plekenut Cirebon, dan masih banyak lagi. Total sebanyak 97 tenant kuliner nusantara disiapkan untuk melayani pengunjung FKS. Bangunan bersejarah, ikon-ikon identik, bahkan kerajinan khas daerah serta alunan angklung yang melantunkan lagu ‘Manuk Dadali’ siap membuat para pengunjung tersihir, layaknya seperti berada di tanah Pasundan.


Selain alunan musik tradisional, SMS pun turut mengundang artis senior asal Cirebon, Dewi Yull dan juga mojang Bandung, Hedi Yunus untuk meramaikan suasana festival dengan menampilkan talenta mereka di dunia tarik suara. Tak hanya memanjakan lidah dan telinga para pengunjung, suguhan tari-tarian seperti Sisingaan maupun Jaipong juga dipersiapkan untuk menambah semarak festival dan juga lebih mengenalkan kebudayaan asli khas Jawa Barat.

Dari sekian banyak atraksi dan hiburan yang ditampilkan, FKS juga akan mengadakan berbagai kompetisi yang terbuka bagi pengunjung umum maupun para rekan jurnalis yang hadir. Mulai dari kompetisi media sosial seperti Instagram yang di mana pengunjung harus mengupload momen spesial mereka dan keluarga saat bersantap maupun seru-seruan di FKS, sedangkan bagi pengunjung yang aktif dalam media sosial Twitter cukup menjawab kuis seputar event FKS yang dilontarkan oleh akun @SMS_Serpong di setiap minggunya.

Pemenang yang beruntung dalam kompetisi media sosial akan mendapatkan kartu makan FKS secara cuma-cuma. Ada pula kompetisi bagi para vlogger untuk beradu kreatifitas lewat video yang menceritakan keseruan pengunjung ketika menikmati kuliner serta suasana di Festival Kuliner Serpong 2017 dengan mengikuti ketentuan yang ada, pemenang dengan hasil video terbaik berhak mendapatkan 1 unit iPhone7 128GB.

Khusus untuk para wartawan atau jurnalis media massa yang selalu membantu pemberitaan tentang FKS, penyelenggara juga memberikan apresiasi dengan mengadakan kompetisi bertajuk Journalist Competition. Kompetisi ini bersifat terbuka untuk semua jurnalis, baik itu media lokal maupun nasional. Jurnalis yang berminat mengikuti kompetisi ini dapat mengumpulkan materi berupa hasil liputan maupun tulisan mengenai acara FKS 2017 yang telah dipublikasikan dalam media nya. Hasil liputan atau tulisan yang masuk akan di nilai oleh juri yang memiliki kompetensi dalam bidang jurnalistik. Kompetisi ini di gelar selama periode FKS 2017 berlangsung, yang nantinya akan dipilih 3 pemenang dengan hasil karya terbaik untuk mendapatkan total hadiah senilai 10 juta.

“FKS juga senantiasa selalu memperhatikan, menjaga, serta melestarikan lingkungan sekitar yang sudah menjadi misi dari Summarecon dalam mengembangkan kawasan atau daerah tertentu, tidak terkecuali di kawasan bisnis. SMS bekerjasama dengan manajemen Summarecon Serpong dan Yayasan Buddha Tzu Chi yang turut andil dalam mengolah sampah daur ulang yang dihasilkan, seperti hal nya mengumpulkan sampah botol plastik pada tempat yang tersedia. Nantinya, sampah botol plastik tersebut akan diolah lebih lanjut di depo pengolahan sampah plastik. Jadi lingkungan senantiasa tetap terjaga kebersihannya.” dijelaskan oleh Willy Effendy selaku Center Director SMS.

Masih membawa kemeriahan FKS di tahun lalu, yaitu adanya Pojok Dolanan, berupa wahana permainan tradisional bagi anak-anak dan orang dewasa yang sudah jarang terlihat dimainkan dewasa ini. Ada beberapa jenis permainan yang disiapkan. Dengan membayar senilai Rp 10.000,- untuk satu permainan dengan pilihan hadiah menarik bagi pengunjung yang berhasil lolos dari setiap permainan. Pojok Dolanan disediakan untuk menghibur para pengunjung setia FKS sembari menikmati kuliner khas nusantara yang menggugah selera.

(kpl/dka)



LATEST UPDATE




REKOMENDASI