Miris, Terumbu Karang Raja Ampat Rusak Diterpa Kapal Asing

Miris, Terumbu Karang Raja Ampat Rusak Diterpa Kapal Asing © The Guardian

Kapanlagi.com - Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayati dan biota laut. Bahkan Indonesia sempat menempati peringkat atas survei tujuan diving paling indah di dunia versi Dive Magazine. Bahkan Raja Ampat sendiri menempati peringkat pertama sebagai tujuan wisata selam paling menakjubkan di dunia mengalahkan Malapascua, Filipina dan Palau.

Raja Ampat memang merupakan jantung biota laut Indonesia, kurang lebih terdapat 75% spesies koral dunia yang hidup di perairan Raja Ampat. Perairan di wilayah Papua ini juga memiliki setidaknya 1500 spesies ikan termasuk beragam jenis hiu. Sayangnya keindahan Raja Ampat ini kini terkoyak.

Penampakan terumbu karang Raja Ampat yang dinobatkan sebagai tujuan wisata diving terbaik di dunia © The Guardian

Sebuah kapal pesiar berbendera Bahama, MV Caledonian Sky, pada 3 Maret 2017 lalu mendarat di kawasan Raja Ampat. Sayangnya pendaratan kapal tersebut tidak memperhatikan kondisi terumbu karang Raja Ampat, sehingga rantai jangkar yang diluncurkan merusak ekosistem terumbu karang Raja Ampat seluas 1600 m2. Pendaratan ini menyebabkan kerusakan parah bagi terumbu karang Raja Ampat.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, kerusakan karang tersebut terjadi setelah kapal MV Caledonian Sky mengelilingi pulau untuk mengamati keanekaragaman burung serta menikmati pementasan seni. Saat kapal yang dinahkodai oleh Kapten Keith Michael Taylor tersebut melanjutkan perjalanan ke Bitung, kapal sempat kandas di atas sekumpulan terumbu karang di Raja Ampat.

Kapal pesiar Caledonian Sky yang menjadi penyebabn rusaknya terumbu Karang Raja Ampat © The Guardian

Oleh sebab itu sebuah kapal penarik berusaha mengevakuasi kapal tersebut dan timbullah kerusakan terumbu karang Raja Ampat. Kini kapal Caledonian yang mengangkut sekitar 102 orang penumpang tersebut telah sampai di Filipina. Kerusakan terumbu karang yang disebabkan oleh kapal tersebut sayangnya terletak di jantung Raja Ampat, pusat keanekaragaman hayati laut.

Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat ini menyita perhatian aktivis lingkungan, mereka mendesak agar insiden ini segera ditangani oleh Kementerian yang bersangkutan agar kejadian serupa tak terulang kembali. "Mustahil untuk memperbaiki atau mengonservasi kembali bagian terumbu karang yang telah rusak dan mati. Dampak lainnya, ratusan ikan yang biasanya mengelilingi lokasi tersebut juga menghilang." ujar Arif Havas Oegrosono, Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman dikutip dari merdeka.com.

Penampakan terumbu karang Raja Ampat sebelum dan sesudah diterpa kapal pesiar Caledonian Sky © the guardian

Saat ini pemerintah tengah menggodok langkah untuk menuntut pertanggungjawaban atas kerusakan terumbu karang Raja Ampat. Sayangnya langkah pemerintah ini terbilang cukup terlambat mengingat kapal pesiar Caledonian Sky tersebut telah mendarat hampir 10 hari yang lalu. Semoga masalah terumbu karang ini segera diselesaikan oleh pemerintah ya KLovers, sebagai wisatawan baiknya kita juga tidak menginjak-injak terumbu karang ketika diving atau snorkeling di Raja Ampat nantinya. Setuju?

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(mdk/agt)

Rekomendasi
Trending