Nekat Nongkrong Tanpa Jarak, 86 Orang Pengunjung Cafe di Malang Dirapid Tes dan 6 Orang Reaktif!

Nekat Nongkrong Tanpa Jarak, 86 Orang Pengunjung Cafe di Malang Dirapid Tes dan 6 Orang Reaktif!
Rapid Test Cafe Malang © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Sebanyak 86 orang pengunjung cafe di Kawasan Sudimoro Kota Malang dirapid tes dalam sebuah Operasi Gabungan (Opsgab) Satgas Covid-19. Hasilnya diketahui 6 orang dinyatakan reaktif dan harus menjalani karantina.

Walikota Malang Sutiaji mewajibkan pengunjung yang dinyatakan reaktif untuk menjalani karantina mandiri. Apabila tidak mematuhinya akan dikarantina di rumah isolasi yang sudah disediakan Pemkot Malang.

"Kami memberikan pilihan untuk karantina mandiri di rumah dengan pengawasan dari pihak kelurahan dan puskesmas setempat. Apabila dinyatakan tidak disiplin atau tidak mampu melaksanakan karantina secara ketat maka mereka akan kami masukkan ke rumah isolasi yang telah kami sediakan," tegas Sutiaji usai razia di wilayah Sudimoro Kota Malang, Kamis (4/6) malam.

1. Cafe Boleh Buka Lagi dengan Syarat

© KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Turut dalam razia tersebut Wakil Walikota Malang, H. Sofyan Edi Jarwoko, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata,  Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson.

Operasi Gabungan (Opsgab) merazia kawasan kafe dan warung kopi yang biasa digunakan nongkrong masyarakat di wilayah Sudimoro Kota Malang. Razia yang melibatkan TNI, Polri tersebut meminta para pengunjung untuk rapid tes.

Walikota juga memberi sanksi kepada pengelola kafe tempat nongkrong tersebut untuk tutup selama 3 hari. Pemkot selanjutnya akan melakukan penyemprotan desinfektan di cafe tersebut.

"Ke depan, kafe ini diperbolehkan buka kembali, namun harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, para pegawainya pun diwajibkan untuk menggunakan masker, sarung tangan dan face shield," tandasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Masyarakat Bandel

© KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Razia yang digelar untuk kali ketiga di kawasan kafe tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat agar terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat ditminta menerapkan physical distancing secara ketat sebagai wujud kesiapan memasuki masa new normal.

"Saat ini kita sedang memasuki masa transisi pasca PSBB dan menuju ke arah hidup dengan tatanan baru atau new normal. Sehingga kami berharap selepas PSBB masyarakat masih terus waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin," ujarnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simamarta menjelaskan, pengusaha maupun pengunjung kafe harus terus melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin serta tetap melakukan physical distancing. Namun kecenderungan masyarakat masih banyak ditemukan di lapangan.

"Masyarakat cenderung tidak perduli dengan keadaan yang ada. Hal itu nampak bahwa banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker padahal kita masih pada masa transisi menuju masa new normal," tegasnya.

3. Wajib Disiplin

© KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Sementara Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf Tommy menegaskan, ketidakdisiplinan saat ini menjadi musuh bersama, bukan masyarakatnya. Realitanya ditemukan ketidakdisiplinan itu dilakukan tanpa sadar, kalau bahaya sedang mengancam.
 
"Cukup memprihatinkan kita dan khususnya yang kita sasar tidak sadar kalau musuh itu melekat pada dirinya. Karenanya disiplin dan patuh anjuran pemerintah adalah mutlak," tuturnya.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/dar/phi)

Rekomendasi
Trending