Padukan NFT dan Fashion, Game PKCL Twins Resmi Dirilis

Rabu, 30 November 2022 13:13
Padukan NFT dan Fashion, Game PKCL Twins Resmi Dirilis
Dokumentasi Pribadi


Kapanlagi Plus - Dengan fenomena Web3 yang digadang-gadang sebagai masa depan dari internet, Cocone Corporation (Cocone), membawa dunia avatar kedalam Web3 melalui mobile game 'PKCL Twins' yang dirilis di Indonesia pada hari Selasa (29/11). Punya lebih dari 130 juta pengguna di seluruh dunia, Cocone Corporation sudah dikenal sebagai sosok di balik aplikasi avatar papan atas. Aplikasi ini pun tersedia di App Store dan Google Play. Berada di garis depan Web3 dengan sejarah 10 tahun dalam pengembangan aplikasi avatar, Cocone sudah menciptakan dan mendesain lebih dari 1 juta digital item, dengan lebih dari 13 miliar digital item yang beredar saat ini. Dalam PKCL Twins, pemain dapat dengan bebas mengekspresikan diri menggunakan indra mereka untuk menciptakan dunia baru yang dipersonalisasi.

PKCL Twins adalah versi layanan blockchain dari salah satu judul aplikasi avatar Cocone, Pokecolo Twins. Bermula dari layanan dunia buku bergambar 2D pada tahun 2019, PKCL Twins dikembangkan kembali dengan tampilan yang lebih segar dan penambahan banyak fitur menawan. PKCL merupakan singkatan dari Pokecolo, sekaligus inisial untuk tema dari game tersebut yaitu Pop, Kawaii, Cool, Lovely. Sedangkan Twins datang dari dua avatar kembar yang akan pemain rawat dan dandani.

1. Mudah Dipahami

Seperti aplikasi Cocone lainnya, MOOI Wallet diperlukan untuk mengekspor dan mengimpor aset digital, namun layanan dan tampilan UI-nya telah dirancang sedemikian rupa sehingga mereka yang tidak terbiasa dengan blockchain dan NFT dapat dengan mudah untuk menyesuaikan. Tidak seperti game blockchain saat ini, PKCL Twins tidak memasukkan elemen token, namun menempatkan fokus yang lebih tinggi pada elemen NFT dan aset yang pengguna peroleh melalui game.

MOOI blockchain network dirilis pada musim panas 2022 dan saat ini Cocone Group terus mengembangkan dan membuat berbagai produk teknologi masa depan, termasuk aplikasi Web3, NFT Marketplace, dan wallet. Sebagai aplikasi berbasis NFT, PKCL Twins memungkinkan pengguna membuat NFT dengan menggabungkan item yang digunakan untuk mendandani avatar kembar dalam game, lalu diperjual belikan di NFT Marketplace.

Masih jarangnya game blockchain yang menargetkan wanita, PKCL Twins diharapkan dapat meraih kesuksesan khususnya di pasar Asia Tenggara, yang dinilai sebagai wilayah yang potensial untuk game blockchain dan daya tarik budaya 'kawaii' Jepang yang tersebar luas dan diterima dengan baik. Selain Indonesia, game ini juga dirilis dalam skala global, namun sayangnya belum tersedia di Jepang, Korea Selatan, China, Singapura, UEA, Perancis dan Belgium.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI