Diperbarui: Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Melaksanakan sholat sunnah setelah sholat wajib adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Salah satu sholat sunnah yang bisa dilakukan setelah sholat Isya adalah sholat ba'diyah Isya. Bagi setiap Muslim yang ingin memperbanyak amalan ibadah, memahami bacaan niat sholat ba'diyah Isya adalah hal yang sangat penting. Niat bukan hanya sekadar kalimat pembuka, melainkan juga cerminan dari kesungguhan hati dalam beribadah kepada Allah SWT.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas bacaan niat sholat ba'diyah Isya beserta tata cara pelaksanaannya. Memahami niat yang benar dapat meningkatkan kualitas ibadah kita, sehingga setiap sholat sunnah yang kita lakukan diharapkan dapat diterima oleh Allah. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk tidak hanya menghafal niat ini, tetapi juga memahami maknanya.
Selain membahas bacaan niat, artikel ini juga akan mengungkap berbagai keutamaan yang bisa kita raih dengan melaksanakan sholat sunnah ini. Kami akan memberikan panduan lengkap mengenai tata cara sholat ba'diyah Isya, agar ibadah kita semakin berkesan. Dengan pemahaman yang mendalam tentang niat dan cara pelaksanaannya, semoga setiap amalan sholat sunnah yang kita lakukan dapat menambah pahala dan menghapus dosa-dosa kecil yang mungkin kita lakukan.
Advertisement
Lebih lengkapnya, berikut ini telah merdeka.com rangkum dari berbagai sumber mengenai bacaan niat sholat ba'diyah Isya dalam bahasa Arab, Latin, serta artinya. Mari kita simak bersama!
Setelah melaksanakan sholat wajib Isya, ada satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan, yaitu sholat ba'diyah Isya. Dengan hukum sunnah muakkadah, sholat ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan juga sarana untuk menghapus dosa-dosa kecil dan menyempurnakan ibadah kita.
Sebelum memulai, umat Muslim disarankan untuk berniat dalam hati, bisa juga dilafazkan, dengan bacaan niat yang indah: "Usholli sunnatal 'isya-i rak'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati ada-an lillaahi ta'ala."
Artinya: "Aku niat sholat sunah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."
Sholat sunnah, termasuk sholat ba’diyah Isya, dianggap sebagai cara untuk menghapus dosa-dosa kecil. Rasulullah SAW bersabda, "Sholat-sholat sunnah yang dilakukan setelah sholat wajib adalah bentuk penyempurnaan bagi kekurangan yang mungkin ada pada sholat wajib." (HR. Muslim).
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang hamba Allah SWT sholat demi Allah SWT 12 rakaat (sunnah) setiap hari, sebelum dan setelah sholat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga." (HR Muslim).
Melaksanakan sholat sunnah setelah sholat wajib, seperti sholat ba’diyah Isya, dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi tanda kecintaan hamba kepada-Nya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan dirikanlah sholat pada kedua ujung siang dan beberapa bagian malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan buruk." (QS. Hud: 114).
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Sholat ba’diyah Isya dikerjakan dengan cara yang sama seperti sholat-sholat sunnah lainnya. Berikut adalah panduan lengkap tata cara pelaksanaannya:
Mulailah dengan berdiri menghadap kiblat. Posisi ini merupakan tanda kesiapkan hati dan tubuh untuk memulai ibadah kepada Allah SWT.
Ucapkan takbir "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan setinggi telinga. Ini menandakan masuknya ke dalam gerakan sholat.
Setelah takbir, bacalah surah Al-Fatihah sebagai rukun yang wajib dilakukan dalam setiap rakaat sholat.
Setelah membaca Al-Fatihah, lanjutkan dengan membaca surah pendek dari Al-Qur'an seperti surah Al-Ikhlas atau surah-surah lainnya yang dikuasai.
Lakukan rukuk dengan khusyuk, dengan posisi tangan memegang lutut dan punggung sejajar. Ucapkan bacaan rukuk: "Subhaana rabbiyal 'azhiim" sebanyak tiga kali.
Setelah rukuk, bangkit kembali ke posisi berdiri (i'tidal) sambil mengucapkan, "Sami'allahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamd".
Lakukan sujud dengan meletakkan tujuh anggota tubuh di tanah: dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan jari-jari kaki. Bacaan sujud adalah: "Subhaana rabbiyal a'la" sebanyak tiga kali.
Duduk di antara dua sujud dengan posisi iftirasy, yaitu duduk di atas kaki kiri, sedangkan kaki kanan ditegakkan. Bacaan saat duduk adalah: "Rabbighfirli warhamni wajburni warfa'ni warzuqni wahdini wa'afini wa'fu anni".
Pada rakaat kedua, setelah sujud kedua, lakukan tasyahud akhir dengan membaca bacaan tasyahud lengkap, kemudian tutuplah sholat dengan mengucapkan salam.
Sholat ba’diyah Isya sebenarnya dapat dilakukan di mana saja, baik di masjid maupun di rumah. Namun, berdasarkan sunnah Rasulullah SAW, tempat yang paling afdhal untuk melaksanakan sholat rawatib adalah di rumah. Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik sholat seseorang adalah sholat di rumahnya kecuali sholat wajib." (HR Bukhari dan Ahmad).
Melaksanakan sholat sunnah di rumah juga memiliki hikmah tersendiri, yaitu agar rumah tidak sepi dari ibadah dan lebih diridhai oleh Allah SWT.
Advertisement
Sholat ba'diyah Isya menjadi salah satu momen istimewa yang dapat dilakukan di bulan Ramadan, namun perlu diperhatikan waktu pelaksanaannya agar tidak keliru. Sholat ini sebaiknya dikerjakan antara sholat Isya dan tarawih, sebagai bagian dari sholat sunah Rawatib yang lebih utama daripada tarawih itu sendiri. Menurut pendapat yang kuat, melaksanakan sholat ba'diyah Isya adalah diperbolehkan, asalkan dilakukan dengan tepat.
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam bukunya, Fatul Mu'min, menyebutkan:
أَفْضَلُ النَّفْلِ عِيْدٌ أَكْبَرُ فَأَصْغَرُ فَكُسُوْفٌ فَخُسُوْفٌ فَاسْتِسْقَاءٌ فَوِتْرٌ فَرَكْعَتَا فَجْرٍ فَبَقِيَّةُ الرَّوَاتِبِ فَجَمِيْعُهَا فَي مَرْتَبَةٍ وَاحِدَةٍ فَالتَّرَاوِيْحُ فَالضُّحَى فَرَكْعَتَا الطَّوَافِ وَالتَّحِيَّةِ وَالْإِحْرَامِ فَالْوُضُوْءُ
Artinya, “Shalat sunah yang paling utama adalah shalat idul adha, lalu idul fitri, lalu gerhana matahari, lalu gerhana bulan, lalu shalat minta hujan, lalu dua rakaat qobliyah subuh, lalu shalat rawathib lainnya, semua rawathib dalam satu tingkatan, lalu shalat tarawih, lalu shalat dhuha, lalu dua rakaat tawaf, tahiyatul masjid dan shalat sunah ihram, lalu shalat sunah wudhu.” (Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu’in, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 1998] halaman 54).
Agar tetap dapat melaksanakan shalat Ba'diyah Isya dengan tenang tanpa terburu-buru saat Tarawih, berikut beberapa tips menarik yang bisa diterapkan:
Segera lakukan Ba'diyah Isya setelah shalat fardhu, sebelum memulai Tarawih.
Jika Anda berada di masjid yang langsung melanjutkan Tarawih, jangan khawatir, Anda masih bisa melaksanakan Ba'diyah Isya setelah Tarawih selesai.
Yang terpenting, tetapkan niat dan komitmen untuk menjalankan keduanya demi meraih keutamaan ibadah sunnah di bulan Ramadan.
Apabila ada halangan yang menghalangi pelaksanaan Ba'diyah Isya, manfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah sunnah lainnya, seperti dzikir dan membaca Al-Qur'an, sebagai pelengkap.
Dengan memahami tata cara dan keutamaan shalat Ba'diyah Isya, semoga kita semua semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini, karena setiap amal baik di bulan Ramadan berlipat ganda pahalanya.
Tidak, shalat Ba’diyah Isya hukumnya sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan tetapi tidak wajib.
Sebaiknya dilakukan segera setelah shalat Isya sebelum shalat Tarawih, tetapi masih bisa dilakukan hingga sebelum Subuh.
Ya, boleh, meskipun lebih utama dikerjakan sebelum Tarawih.
Bisa, tetapi lebih utama dilakukan sendiri karena termasuk shalat sunnah Rawatib.
Bisa digantikan dengan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, atau melakukan shalat sunnah lainnya.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/mni)
Advertisement
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera
Bingung Lebaran Mau Liburan Kemana? Ini 10 Rekomendasi Wisata Pantai Indah di Malang yang Cocok Dikunjungi
Biar Tak Melulu Pamer Jempol, Ini 8 Rekomendasi Pose dan Gaya Foto Lebaran yang Keren untuk Bapak-Bapak