Penyebab Leukemia, Bisa Dikarenakan Radiasi - Minuman Ini

Senin, 23 Juli 2018 16:35 Penulis: Mita Anandayu
Penyebab Leukemia, Bisa Dikarenakan Radiasi - Minuman Ini
Ilustrasi Leukemia © Kids Cancer Care

Kapanlagi Plus - Kabar sedih datang dari penyanyi Denada. Sang anak, Shakira Aurum, didiagnosa mengidap kanker darah atau Leukemia. Shakira yang masih berusia 5,5 tahun itu awalnya diketahui muncul lebam-lebam di tubuh dan menderita demam tinggi.

Shakira kini harus menjalani perawatan dan kemoterapi di Singapura untuk penyakitnya tersebut. Cukup mengejutkan memang ketika anak berusia 5,5 tahun ternyata bisa mengidap Leukemia.

Leukemia merupakan penyakit yang menggerogoti daya tahan tubuh manusia dengan cepat. Kanker ini menyerang sel-sel darah putih yang dihasilkan oleh sumsum tulang belakang yang berfungsi melindungi tubuh terhadap penyakit.

Apa sebenarnya menyebabkan Leukemia ini bisa diidap oleh seseorang? Faktanya, sebenarnya belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab Leukemia. Apa saja sih?

Ilustrasi Leukemia © Kids Cancer CareIlustrasi Leukemia © Kids Cancer Care


1. Paparan Radiasi

Salah satu penyebab Leukemia yakni radiasi, meski paparan radiasi tersebut dalam jumlah yang rendah namun lama kelamaan dapat memberikan dampak buruk dan meningkatkan risiko terkena Leukemia.

Salah satu contoh saat wanita sedang hamil, sangat tidak disarankan untuk melakukan rontgen karena hal ini dapat meningkatkan risiko jabang bayi terkena Leukimia.

2. Faktor Genetik

Leukemia bisa saja diderita seseorang yang punya anggota keluarga yang pernah menderita Leukemia. Pada orang yang punya riwayat anggota keluarga menderita Leukimia risikonya lebih tinggi.. Faktor genetik juga yang jadi salah satu alasan Leukemia juga menyerang anak-anak.

3. Infeksi Virus

Ternyata infeksi virus juga dapat menjadi salah satu penyebab Leukemia. Infeksi virus ini antara lain seperti retrovirus (kelompok virus yang membawa karakteristik khusus dan tidak terlihat dalam virus. Biasanya terdapat pada kera ataupun orang utan), Virus Leukemia Feline (retrovirus yang menginfeksi kucing), dan HTLV-1 yang biasanya menyerang orang dewasa.

4. Racun Lingkungan

Senyawa kimia organik yang banyak digunakan dalam produksi bensin, karet buatan, plastik, pewarna rambut, dan obat biasanya dikenal dengan nama benzena ternyata juga bisa menyebabkan kanker. Faktanya, semakin banyak terkena benzena, maka risiko kanker Leukemia juga semakin tinggi.

Zat kimia tersebut dapat menyebabkan displasia (kelainan perkembangan pada organ atau bagian tubuh yang meliputi perubahan bentuk, ukuran, dan organisasi sel dewasa) sumsum tulang belakang.

Tak hanya itu, polusi udara pun ternyata sangat berbahaya sehingga menjadi salah satu penyebab terkena kanker darah.

5. Obesitas

Penyebab kanker darah ternyata tak hanya dari lingkungan, genetik ataupun infeksi virus saja. Nyatanya, orang yang mengalami obesitasi atau kelebihan berat bada akan memiliki risiko terkena Leukemia. Bahkan yang lebih mengejutkan, risikonya lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang punya berat badan normal.

6. Rokok

Rokok masih menjadi salah satu alasan penyebab penyakit mematikan. Karsinogen yang ada dalam rokok nantinya diserap oleh paru-paru dan dialirkan melalui pembuluh darah.

Sayangnya, tak hanya bagi orang yang merokok saja yang bisa terkena Leukemia. Yang lebih membahayakan, anak-anak dengan orangtua perokok, termasuk bila orangtua sudah merokok sebelum masa kehamilan juga berisiko tinggi.

7. Kopi

Bagi yang suka meminum kopi terlalu berlebihan pada saat hamil mungkin ada baiknya untuk waspada. Data dari studi French ESCALE pada tahun 2013 seperti yang dilansir dari Merdeka.com, Leukemia dapat menjangkit orang yang hobi meminum lebih dari dua cangkir kopi setiap hari selama masa kehamilan bisa sedikit meningkatkan risiko bayi terkena Leukemia.

Gaya hidup sehat sangat diperlukan agar bisa terhindar dari risiko terkena kanker. Tak hanya itu, perilaku hidup bersih juga sangat menunjang rendahnya risiko Leukemia. Makan makanan dengan gizi seimbang, aktivitas fisik benar dan teratur, dan hindari stres juga sangat diperlukan lho, KLovers.

 

 

 

(kpl/mit)

Editor:

Mita Anandayu



MORE STORIES




REKOMENDASI