Perjalanan Wanita Obesitas Sunarti Turunkan Berat Badan Hingga Tutup Usia

Senin, 04 Maret 2019 17:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto
Perjalanan Wanita Obesitas Sunarti Turunkan Berat Badan Hingga Tutup Usia
Sunarti © Merdeka.com


Kapanlagi Plus - Perjuangan Sunarti, perempuan penderita obesitas asal Karawang Jawa Barat harus terhenti. Dirinya meninggal dunia pada hari Sabtu (2/3) di rumahnya usai menjalani operasi pengecilan lambung (bariatrik) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Setelah dirujuk ke rumah sakit, dirinya memang mengeluhkan tentang sesak nafas. "Secara medis kami evaluasi dulu bagaimana kondisi pasien ini. Menurut laporan dokter yang sudah memeriksa pasien dalam keadaan baik, memang ada keluhan sesak. Sempat pemeriksaan jantung paru dan sesaknya kemungkinan fisik mekanik," kata Direktur SDM dan Pendidikan RSHS Akhmad Supriatna seperti dilansir Merdeka.com.

 

1. Kondisi Baik Pasca Operasi

Pasca operasi, kondisi Sunarti terbilang baik. Karena kondisinya yang baik itulah, dirinya mendapatkan izin untuk pulang ke rumahnya. Dokter pun mengatakan jika Sunarti sehat dan mulai bisa bergerak.

"Padahal pasien pulang dalam keadaan baik, sudah mampu duduk sendiri," ujar dokter dari spesialis konsultan bedah digestif (bedah pencernaan) RSHS Bandung, Reno Rudiman.

2. 11 Menu Makan Khusus

Ada 11 menu yang disiap tim dokter RS Hasan Sadikin Bandung untuk wanita yang akrab disapa Narti ini. Setiap hari, Narti makan tiga kali disertai camilan di antara jam makan.

"Pada tanggal 4 dan 5 Februari lalu telah diberikan makanan 1.800 kalori tinggi serat. Tanggal 6 Februari sampai dengan satu minggu ke depan diberikan makanan cair sebanyak 1.200 kalori menjelang persiapan operasi bariatrik," kata Dyah, Bandung, Jumat, (8/2).

"Menu makan malam berupa nasi putih, ikan fillet, buah-buahan, acar, sup sayuran dan sayur tumis serta tempe goreng," ujar ahli gizi (dietisien) Instalasi Gizi RSHS Bandung Dyah Widyastuti.

Sayangnya, walau menunjukkan progress, takdir berkata lain. Sunarti meninggal dunia saat berada di rumahnya, diduga karena sesak nafas.

(kpl/mer/frs)



MORE STORIES




REKOMENDASI