Advertorial

Sambut 2026 dengan Wangi Baru, Ini Alasan Banyak Cowok Mulai Setia Sama Satu Aroma

Sambut 2026 dengan Wangi Baru, Ini Alasan Banyak Cowok Mulai Setia Sama Satu Aroma Potret seorang pria muda tampan yang bekerja di kantor. (depositphotos.com/PeopleImages.com)

Kapanlagi.com - Menjelang pergantian tahun, banyak orang mulai menata ulang hal-hal kecil yang ingin dibawa ke fase hidup berikutnya. Bukan cuma target atau resolusi besar, tapi juga detail personal yang melekat setiap hari termasuk soal wangi. Bagi sebagian cowok, memilih signature scent sebelum tahun baru adalah cara sederhana untuk menandai perubahan, tampil lebih matang, lebih percaya diri, dan lebih konsisten dengan karakter diri.

Di tengah pencarian itu, Sigma Spirit Eau de Parfum dari FFAR kerap muncul sebagai pilihan yang terasa “klik”. Bukan karena aromanya berisik, tapi justru karena karakternya tenang, bersih, dan mudah diterima di banyak situasi.

Satu Wangi untuk Banyak Momen

Salah satu alasan orang bertahan dengan satu signature scent adalah fleksibilitasnya. Sigma Spirit dikenal sebagai parfum yang versatile nyaman dipakai ke kampus, kerja, sampai date malam tanpa terasa salah tempat.

Aromanya punya karakter clean-musky yang seimbang. Ada kesan segar di awal, lalu menghangat secara perlahan. Bukan tipe wangi yang terlalu playful, tapi juga tidak kaku. Justru di situlah daya tariknya, bisa mengikuti ritme aktivitas harian tanpa harus ganti parfum berkali-kali.

Buat cowok yang ingin tampil konsisten, ini jadi nilai penting.Signature scent bukan soal gonta-ganti aroma, tapi soal menemukan satu wangi yang bisa "mewakili" diri sendiri. Sigma Spirit hadir sebagai opsi yang terasa aman, tapi tetap punya identitas.

Ikonik, Mudah Diingat, dan Terasa Personal

Sigma Spirit Eau de Parfum dari FFAR.

Banyak yang bilang, wangi paling menarik bukan yang paling kuat, tapi yang mudah diingat. Clean-musky dari Sigma Spirit sering diasosiasikan dengan kesan rapi, dewasa, dan approachable kombinasi yang membuat aroma ini gampang menempel di memori.

Tak sedikit yang menyebut wanginya “kenal tapi susah dijelaskan”. Bukan pasaran, tapi juga tidak aneh. Justru tipe aroma seperti ini yang sering jadi signature, karena terasa personal dan konsisten di berbagai suasana.

Ketahanannya yang mencapai sekitar 8 jam juga membuat pengalaman memakainya lebih nyaman. Dari pagi sampai malam, wanginya tetap terasa tanpa perlu re-apply berlebihan. Buat yang ingin satu parfum untuk menemani hari-hari di tahun baru, ini jelas jadi pertimbangan.

Untuk mendukung kesan signature scent yang maksimal, grooming dasar juga tak kalah penting. Membersihkan wajah dan merapikan diri sebelum beraktivitas akan membuat parfum bekerja lebih optimal. Di sinilah FFAR 2-in-1 Face Wash & Shaving Foam bisa jadi pendamping praktis satu produk untuk membersihkan wajah sekaligus memudahkan cukur, tanpa ribet.

Memasuki 2026, banyak cowok memilih untuk tampil lebih konsisten termasuk dalam urusan wangi. Bukan sekadar mengikuti tren, tapi menemukan aroma yang benar-benar terasa “gue”.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/tsr)

Rekomendasi
Trending