Seminar Parenting SMP Labschool Kebayoran: Mengasuh Remaja Tanpa Amarah, Mendampingi dengan Empati
source: SMP Labschool Kebayoran
Kapanlagi.com - SMP Labschool Kebayoran bersama POMG SMP Labschool Kebayoran menggelar Seminar Parenting 2026 dengan menghadirkan Dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI sebagai narasumber utama. Kegiatan ini mengusung tema "Mendidik Tanpa Marah, Mengasuh Tanpa Lelah" sebagai upaya memberikan wawasan kepada orang tua dalam membangun pola asuh yang lebih positif dan efektif.
Seminar tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, di Hall Basket Labschool Kebayoran. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para orang tua dapat memperoleh perspektif baru dalam mendampingi tumbuh kembang anak dengan pendekatan yang lebih bijak dan penuh empati.
Seminar parenting ini diselenggarakan sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung proses tumbuh kembang peserta didik, khususnya pada fase remaja di jenjang SMP. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama bagi orang tua untuk memahami dinamika perkembangan emosi anak di tengah tantangan zaman dan era digital yang terus berkembang.
Advertisement
1. Cara Mendekati Anak dengan Empati
Dr. Aisah Dahlan menyatakan bahwa masa remaja, terutama pada usia SMP, adalah fase transisi yang sangat penting sekaligus menantang. Saat masa ini, anak mulai atau mungkin sedang mengalami perubahan emosi yang signifikan, dan orang tua diharapkan memperbarui pola asuhnya. Anak lebih baik diatur dengan pendekatan empati, komunikasi, dan kehadiran emosional daripada pola asuh keras atau penuh tekanan.
Beliau juga menegaskan bahwa marah merupakan emosi yang wajar dimiliki orang tua, namun perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif pada hubungan orang tua dan anak. Pendekatan komunikasi dua arah menjadi kunci dalam membangun hubungan yang sehat, sekaligus membantu anak belajar mengelola emosinya secara lebih baik.
Selain membahas dinamika emosi remaja, seminar ini juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam memberikan ruang bagi anak untuk mengenali potensi dan minatnya. Orang tua diharapkan dapat mendampingi anak tanpa membandingkan atau memaksakan kehendak, sehingga anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan kesehatan mental yang baik.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Pentingnya Belajar Parenting Sesuai Perkembangan Generasi Anak
Melanie Putria sebagai moderator menekankan bahwa orang tua perlu terus belajar dan memperkaya wawasan tentang berbagai metode parenting agar dapat mendampingi anak di setiap fase tumbuh kembangnya. Hal ini penting karena setiap tahap perkembangan anak membutuhkan pendekatan berbeda agar proses pendampingan terasa lebih tepat, efektif, dan penuh kesadaran.
Ia juga menyoroti bahwa perbedaan karakter tiap generasi membuat orang tua perlu lebih terbuka terhadap ilmu baru dalam pengasuhan. Dengan pemahaman yang baik serta kemampuan mengelola emosi, orang tua dapat membersamai anak secara optimal sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang utuh, berakhlak baik, dan siap menghadapi kehidupan.
"Mendidik dan membersamai sang buah hati adalah amanah terindah yang Allah anugerahkan kepada kita. Ini tentu membutuhkan tanggung jawab, hati yang luas dan ilmu yang baik. Seminar ini penuh muatan ilmu bagi para orang tua agar dapat lebih mindful dan memahami cara mengelola emosi dalam membersamai buah hati tercinta di dalam perjalanannya menjadi seorang manusia yang utuh dan berakhlak baik," jelasnya.
Melalui Seminar Parenting 2026 ini, SMP Labschool Kebayoran dan POMG SMP Labschool Kebayoran berharap dapat membangun kesadaran bersama antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/jje)
Advertisement
