Sosok Mendiang Ibu Jokowi yang Jualan Bambu Untuk Menyambung Hidup - Sekeluarga Tinggal di Kontrakan Kecil

Rabu, 25 Maret 2020 19:45
Sosok Mendiang Ibu Jokowi yang Jualan Bambu Untuk Menyambung Hidup - Sekeluarga Tinggal di Kontrakan Kecil
© istimewa


Kapanlagi Plus - Kabar duka datang dari keluarga Presiden Joko Widodo yang baru saja kehilangan ibunda tercintanya, Sujiatmi Notomiharjo hari ini Rabu 25 Maret 2020. Jokowi sendiri telah tiba di Solo pukul 17.52 WIB tadi.

Sosok mendiang ibu Sujiatmi Notomiharjo sendiri meninggalkan kisah yang luar biasa. Tak jarang Presiden RI ini menceritakan bagaimana ia tumbuh di tengah perhatian luar biasa dari sang ibunda.

 

1. Tinggal di Rumah Kontrakan

Seperti yang dilansir Merdeka, kehidupan Jokowi dulu sangat sederhana. Bahkan keluarganya tinggal di sebuah rumah kontrakan kecil yang berdinding anyaman bambu.

Saking kecilnya tempat tinggal mereka, hanya ada sedikit ruang untuk tidur. Pasalnya, rumah juga dipakai untuk menyimpan kayu gergajian dan bambu, karena dari situ lah ayah dan ibu Jokowi menyambung hidup keluarga mereka.

2. Ibu yang Perhatian

Sejak kecil, Jokowi melihat ibunya yang benar-benar bekerja keras dan penuh perhatian pada anak-anaknya. Sejak bangun tidur hingga tidur kembali, ia selalu mendapat perhatian dari sang ibu.

"Dia betul-betul perempuan yang ngopeni anak-anaknya. Kami tercukupi oleh perhatian sejak bangun tidur, hingga tertidur lagi di malam hari," cerita Jokowi soal sang ibu.

3. Jualan Bambu

Bahkan ibunya juga turut membantu berjualan bambu, tak hanya melayani pembeli saja tapi juga kadang ikut menggotong potongan bambu yang tidak ringan.

Selepas membantu berjualan bambu, ibunya akan kembali ke rumah dan mencurahkan seluruh waktunya untuk anak-anak.

"Ibu ikut turun tangan membantu bapak berjualan bambu dan dari wajahnya saya temukan semangat besar," ujar Jokowi seperti ditulis Alberthiene Endah dalam biografi Jokowi Memimpin Kota Menyentuh Jakarta.

Karena hal ini lah, Jokowi merasa kalau kayu dan bambu punya tempat tersendiri di kehidupannya. Membuatnya kemudian menekuni bisnis meubel dan sukses.

(kpl/jje)



MORE STORIES




REKOMENDASI