Super Blue Blood Moon, Fenomena Gerhana Yang Terjadi 36 Tahun Sekali di Indonesia

Selasa, 30 Januari 2018 16:17 Penulis: Tyssa Madelina
Super Blue Blood Moon, Fenomena Gerhana Yang Terjadi 36 Tahun Sekali di Indonesia
Super Blue Blood Moon (Courtesy of Youtube)

Kapanlagi Plus - Pada tanggal 31 Januari 2018, sebuah fenomena alam dapat disaksikan secara bersamaan dengan mata telanjang. Dilansir dari website resmi BMKG, fenomena yang dinamakan Super Blue Blood Moon tersebut bertepatan datangnya dengan gerhana bulan total dan supermoon. Fenomena ini termasuk langka karena hanya terjadi setiap 100 tahun sekali di wilayah Amerika dan 36 tahun sekali untuk wilayah Indonesia.

Datangnya supermoon, blue moon dan gerhana bulan total secara serentak di Indonesia terakhir kali dilihat pada tanggal 30-31 Desember 1982. BMKG pun menghimbau agar masyarakat dapat menyaksikan fenomena tersebut dan tidak perlu merasa takut akan datangnya Supermoon dan gerhana bulan. Meski begitu, BMKG juga meminta agar para nelayan meningkatkan kewaspadaan karena fenomena tersebut mengakibatkan naiknya gelombang laut.

Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Tuban Wiyokso mengatakan bahwa saat gerhana bulan terjadi nantinya ketinggian air menuju daratan naik dari 10 cm menjadi 100-110 cm. Kenaikan tersebut utamanya patut untuk diwaspadai oleh masyarakat pesisir jalur Pantura, termasuk kota Semarang.

Fenomena ini terjadi setiap 36 tahun sekali di Indonesia/Courtesy of IstockFenomena ini terjadi setiap 36 tahun sekali di Indonesia/Courtesy of Istock

"Fenomena Gerhana Bulan Total pada akhir Januari bertepatan dengan munculnya supermoon di atas langit Jawa Tengah. Kita semua tentunya bisa melihat penampakannya melalui media-media tertentu. Namun, ada baiknya warga mewaspadai hal ini karena ketinggian banjir rob mengalami kenaikan dibanding kondisi normal," ungkap Tuban, Selasa (30/1) seperti dilansir dari Merdeka.

Buat kamu yang tertarik untuk mengamati kejadian langka ini, gerhana bulan dapat dilihat secara ideal dari daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga ke Sumatera. Namun, selain lokasi yang disebutkan tadi, ada beberapa tempat spesifik untuk melihat fenomena alam tersebut secara jelas dan serentak. Diantaranya adalah di Observatorium Boscha Lembang, Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Satu Babakan dan Bukit Tinggi.

Keseluruhan proses gerhana tersebut dapat disaksikan pada pukul 20:29 WIB. Tentunya kamu nggak mau dong melewatkan 3 fenomena bulan sekaligus dalam satu waktu? Bagaimana menurutmu, KLovers?

(mdk/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI