Tahukah Kamu, IP Camera Ternyata Punya Sejarah Panjang Sebelum Sampai di Indonesia

credit via Shutterstock

Kapanlagi.com - Sering mengawasi gerak-gerik kamu tapi bukan mantan apalagi stalker. Benda apakah itu? Yup, jawabannya adalah IP Camera atau Internet Protocol Camera. Jadi salah satu sistem keamanan canggih yang biasa dipasang di rumah, perkantoran, dan bangunan lainnya, perangkat yang satu ini pastinya sudah nggak asing lagi di era teknologi digital seperti sekarang ini.

Tapi, tahu nggak kalau perkembangan IP Camera sendiri sudah punya sejarah panjang sebelum masuk ke Indonesia? Kenalan juga dengan Bardi Smart Home Indonesia yang menjadi vendor IP Camera dengan fitur canggihnya. Update wawasanmu di sini, yuk!

Penemuan CCTV Pertama Kali

Tonggak kehadiran teknologi IP Camera ternyata diawali dari penemuan CCTV atau Closed Circuit Television pertama kali oleh Walter Brunch pada tahun 1942. CCTV pertama ini pertama kali dipakai untuk peluncuran roket V-II dan diproduksi oleh Siemens AG. Tujuannya adalah untuk mengawasi proses peluncuran roket terbaru dan memantau jika terjadi kesalahan.

Amerika Menggunakan CCTV untuk Memberantas Kejahatan

Di tahun 1947, Amerika mulai menggunakan CCTV untuk memberantas tingkat kejahatan yang meningkat di New York. Angka kriminalitas yang tinggi dan meresahkan masyarakat membuat pemerintah AS memasang CCTV agar kerja polisi lebih mudah dalam melakukan penanggulangan kejahatan.

Pemerintah Inggris Melakukan Pemantauan Unjuk Rasa dengan CCTV

Masuk ke tahun 1960, pemerintah Inggris mulai melakukan pemasangan kamera CCTV di tempat umum. Salah satu tujuannya saat itu adalah memantau unjuk rasa yang sering terjadi di masa tersebut. Cara ini dianggap efektif sehingga pemerintah Inggris terus memasang kamera pengawasan tersebut di berbagai tempat umum. Di tahun 1996, anggaran CCTV mencapai 3/4 dari anggaran pencegahan kejahatan di negara tersebut.

Kamera CCTV Terus Berkembang hingga Memunculkan Teknologi IP Camera

credit via Shutterstock

Seiring perkembangan teknologi, kamera CCTV terus mengalami berbagai perkembangan dalam segi kualitas gambar hingga fitur yang dihadirkan. Kamera IP terpusat pertama kali dirilis Axis Communication pada tahun 1996. Selanjutnya, IP Camera desentralisasi pertama dihadirkan oleh Mobotix di tahun 1996. Sementara itu, kamera IP pertama dengan analisis konten video onboard pertama kali muncul tahun 2005 oleh Intellio.

Hingga saat ini teknologi IP Camera terus mengalami perkembangan. Perangkat ini pun nggak hanya digunakan untuk mengawasi tempat umum saja, tapi juga banyak dipasang di rumah untuk mencegah tindak pencurian. Hal yang sama juga dimanfaatkan di Indonesia, lho. IP Camera dari Bardi Smart Home jadi salah satu yang banyak digunakan karena dibekali dengan berbagai fitur canggih, lho.

Bardi Smart Home Indonesia merupakan brand smart home lokal yang menghadirkan berbagai produk IP Camera berkualitas. Untuk mengamankan area outdoor, percayakan pada IP Cam Outdoo Static yang didesain untuk penempatan luar karena dibekali dengan waterproof IP65. Spesifikasi ini sangat cocok untuk iklim tropis di Indonesia yang punya curah hujan tinggi sekaligus terik matahari saat cuaca panas.

Varian selanjutnya adalah IP Cam Indoor Static dari Bardi Smart Home yang punya ukuran paling kecil, tapi fiturnya lengkap. IP Cam ini mampu mendeteksi suara dan gerakan, termasuk otomatis berubah ke setting night vision saat kondisi gelap. Perangkat ini juga memiliki mic dan speaker yang mampu berkomunikasi secara dua arah.

Terakhir ada IP Cam Indoor PTZ atau Pan Tilt Zoom yang bisa di-pan secara horizontal hingga 355 derajat dan tilt vertical hingga 60 derajat. PTZ bisa bergerak ke berbagai arah menyesuaikan area yang ingin dipantau. 

Cari tahu lebih lengkap tentang produk Bardi Smart Home dengan mengunjungi Instagram @bardismarthome atau tonton video produknya di sini.

(kly/wri)

Rekomendasi

Trending