15 Takjil Kekinian, Inovasi Makanan dan Minuman untuk Berbuka Puasa
Temukan berbagai takjil kekinian yang menarik untuk berbuka puasa (credit:unsplash.com/id/@pires128)
Kapanlagi.com - Takjil kekinian kini menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman buka puasa masyarakat modern. Kreasi takjil yang inovatif tidak hanya mengandalkan rasa manis saja, tetapi juga tampilan, tekstur, dan cara penyajian yang dapat menarik perhatian umat saat berbuka puasa di rumah atau di restoran.
Trend ini makin berkembang seiring meningkatnya kreativitas pelaku kuliner dan permintaan konsumen untuk variasi yang lebih menarik. Di era digital, banyak menu takjil kekinian yang dipopulerkan melalui resep online maupun inspirasi dari restoran atau chef profesional.
Sajian-sajian ini kemudian diadaptasi dalam berbagai bentuk, mulai takjil dalam cup, dessert modern, hingga camilan kreatif yang memberi pengalaman berbeda saat buka puasa. Berbagai ide takjil ini bisa dijadikan pilihan untuk memanjakan keluarga di rumah. Kini, takjil kekinian hadir dengan variasi yang lebih modern dan menarik.
Advertisement
Temukan berita lainnya terkait takjil di Liputan6.com.
1. Puding Karamel - Kreasi Takjil Favorit
Puding karamel cocok dijadikan takjil kekinian karena teksturnya lembut dan mudah dikonsumsi saat kondisi perut masih kosong setelah puasa. Rasa manisnya tidak terlalu tajam sehingga aman dikonsumsi sebagai pembuka sebelum makanan berat.
Puding karamel merepresentasikan pergeseran takjil dari sajian tradisional ke dessert modern yang lebih rapi dan estetik. Lapisan karamel dan puding yang terlihat jelas membuatnya identik dengan selera visual masyarakat saat ini.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Es Kuwut Melon Sirup - Minuman Takjil Segar
Es kuwut melon sangat relevan sebagai takjil kekinian karena menyajikan kesegaran instan yang dibutuhkan tubuh saat berbuka. Kombinasi cairan, es, dan buah membantu menghilangkan rasa haus dengan cepat.
Kekiniannya terlihat dari penggunaan sirup melon dan penyajian berwarna cerah yang berbeda dari es kuwut klasik. Tampilan visual yang menarik membuat minuman ini sejalan dengan tren takjil modern yang mengutamakan kesegaran dan estetika.
3. Es Kopyor Nangka - Sensasi Takjil Buah Tropis
Es kopyor nangka sesuai disajikan sebagai takjil karena memberikan rasa manis alami dan sensasi dingin yang membantu meredakan dahaga setelah seharian berpuasa. Kandungan cairan dan potongan buahnya membuat menu ini terasa ringan di perut saat awal berbuka.
Penggunaan jeli sebagai pengganti kopyor membuat teksturnya lebih konsisten dan mudah dinikmati oleh berbagai usia. Penyajian dalam gelas dengan isian berlapis juga memudahkan takjil ini dikonsumsi tanpa perlu persiapan tambahan.
4. Buko Taro - Sajian Manis Lembut untuk Berbuka
Buko taro cocok dijadikan takjil karena memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang seimbang. Kombinasi puding dan susu membantu memberikan rasa kenyang ringan tanpa membuat perut terasa penuh.
Warna dan rasa taro memberikan variasi dari takjil manis yang umum disajikan saat Ramadan. Sajian ini juga mudah diterima oleh anggota keluarga dengan selera berbeda. Karakter rasanya yang lembut membuatnya aman disandingkan dengan menu utama setelahnya.
5. Ongol-Ongol Cokelat Keju - Takjil Padat Pendamping Minuman
Ongol-ongol cokelat keju tepat disajikan sebagai takjil karena teksturnya yang kenyal dapat membantu mengganjal perut sebelum makan utama. Sajian ini memberi alternatif takjil selain minuman dan hidangan berkuah. Kandungan tepung dan kelapa parut membuatnya cukup mengenyangkan dalam porsi kecil.
Perpaduan cokelat dan keju membuat rasanya lebih kaya dibanding ongol-ongol polos. Hal ini membuat menu tersebut lebih menarik untuk disajikan di meja berbuka bersama keluarga. Variasi rasa ini juga membantu mengurangi kesan takjil yang terlalu monoton.
6. Cheese Tart - Takjil Manis dalam Porsi Kecil
Cheese tart cocok untuk berbuka puasa karena disajikan dalam porsi kecil dan tidak terlalu manis. Tekstur keju yang lembut membuatnya nyaman dikonsumsi saat perut masih sensitif setelah puasa. Porsi kecil membantu menghindari rasa begah di awal waktu berbuka.
Bentuknya yang ringkas memudahkan penyajian tanpa perlu dipotong atau dibagi. Takjil ini juga praktis dinikmati bersama minuman hangat maupun dingin. Penyajiannya yang rapi membuatnya terlihat tertata saat disajikan bersama menu lain.
7. Bola Ubi Cokelat - Takjil Goreng yang Mengenyangkan
Bola ubi cokelat sesuai sebagai takjil karena mengandung karbohidrat yang membantu memulihkan energi tubuh. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam memberikan sensasi makan yang menyenangkan. Ubi juga dikenal sebagai bahan yang cukup mengenyangkan tanpa terasa berat.
Isian cokelat di bagian tengah memberi rasa manis tambahan tanpa perlu gula berlebih. Sajian ini cocok untuk keluarga yang menginginkan takjil gorengan dengan rasa yang tidak monoton. Menu ini dapat dinikmati hangat agar tekstur dan rasanya lebih optimal.
8. Choco Lava - Takjil Hangat dengan Rasa Intens
Choco lava dapat disajikan sebagai takjil karena memberikan sensasi hangat yang menenangkan saat berbuka. Rasa cokelat yang pekat membantu memenuhi kebutuhan rasa manis secara cepat. Sajian hangat ini cocok dikonsumsi saat tubuh masih menyesuaikan diri setelah puasa.
Tekstur lembut dengan bagian tengah yang lumer menjadikannya nyaman dikonsumsi tanpa perlu dikunyah berlebihan. Sajian ini cocok sebagai pembuka sebelum makanan utama. Porsinya yang tidak terlalu besar membantu menjaga keseimbangan asupan.
9. Homemade Dimsum - Takjil Gurih Pendamping Manis
Dimsum sesuai dijadikan takjil karena menawarkan pilihan rasa gurih di sela-sela hidangan manis. Kandungan protein di dalamnya membantu menambah asupan nutrisi saat berbuka. Menu gurih membantu menyeimbangkan rasa setelah konsumsi minuman manis.
Teksturnya yang lembut dan disajikan hangat membuat dimsum mudah dikonsumsi. Menu ini juga memberi variasi agar takjil tidak didominasi rasa manis. Dimsum dapat disantap dalam jumlah kecil tanpa mengurangi kenyamanan berbuka.
10. Pie Susu Teflon Mini - Takjil Ringan dan Praktis
Pie susu mini cocok untuk takjil karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu kuat. Porsi kecilnya membantu mengontrol asupan saat berbuka puasa. Takjil ini cocok bagi yang menginginkan sajian manis tanpa rasa berlebihan.
Penyajian tanpa oven membuat menu ini lebih mudah dihadirkan di rumah. Bentuknya yang rapi juga memudahkan penyajian untuk keluarga. Pie susu mini dapat disajikan dingin atau suhu ruang sesuai selera.
11. Kolak Pisang Jejeran - Takjil Manis yang Familiar
Kolak pisang tetap relevan sebagai takjil karena rasanya yang akrab dan mudah diterima semua kalangan. Kuah manis dan isian pisang memberi rasa hangat dan menenangkan saat berbuka. Menu ini sering menjadi pilihan karena sudah dikenal sejak lama.
Penambahan variasi isian membuat sajian ini tidak terasa monoton. Kolak tetap menjadi pilihan takjil yang sesuai dengan kebiasaan berbuka puasa di banyak keluarga. Penyajiannya juga fleksibel, dapat disajikan hangat maupun dingin.
12. Bakwan Pop Corn - Takjil Gurih dalam Porsi Kecil
Bakwan mini cocok dijadikan takjil karena mudah disantap dan tidak terlalu mengenyangkan. Tekstur renyahnya memberikan kontras dari takjil berkuah atau manis. Ukuran kecil membantu mengontrol jumlah konsumsi saat berbuka.
Ukuran kecil membuatnya nyaman dikonsumsi sebagai pembuka. Sajian ini juga praktis disajikan bersama saus atau sambal. Bakwan mini dapat dinikmati selagi hangat untuk menjaga kerenyahannya.
13. Biji Salak Ubi - Takjil Kenyal yang Mengenyangkan
Biji salak ubi sesuai sebagai takjil karena teksturnya yang kenyal dapat membantu menahan lapar sementara. Kuah manisnya memberi rasa hangat dan nyaman di perut. Sajian ini cukup mengenyangkan meski disajikan dalam porsi sedang.
Penggunaan ubi memberi variasi rasa dan warna tanpa mengubah karakter utamanya. Sajian ini tetap cocok disajikan sebagai bagian dari menu berbuka. Biji salak juga mudah dipadukan dengan takjil lain di meja makan.
14. Jongkong Jahe - Takjil Hangat Penyeimbang
Jongkong jahe cocok sebagai takjil karena memberikan sensasi hangat yang membantu tubuh beradaptasi setelah puasa. Perpaduan manis dan aroma jahe terasa menenangkan. Rasa hangatnya membantu memberi kenyamanan di awal berbuka.
Sajian ini juga tidak terlalu berat sehingga aman dikonsumsi sebelum makan utama. Jongkong jahe sering dipilih saat ingin takjil yang tidak terlalu dingin. Teksturnya yang lembut memudahkan proses konsumsi.
15. Cireng Bumbu Soto - Takjil Gurih Berkuah
Cireng bumbu soto sesuai sebagai takjil karena menggabungkan tekstur kenyal dengan kuah hangat. Kombinasi ini membantu memberikan rasa kenyang ringan saat berbuka. Kuah hangat membantu tubuh beradaptasi setelah puasa panjang.
Rasa soto yang gurih membuat sajian ini mudah diterima lidah. Takjil ini menjadi alternatif selain gorengan kering atau minuman manis. Menu ini cocok bagi yang menginginkan variasi takjil non-manis.
16. Q&A Populer Seputar Takjil Kekinian
Q: Apa itu takjil kekinian?
A: Takjil kekinian adalah sajian berbuka puasa dengan tampilan, rasa, dan kombinasi bahan modern yang berbeda dari takjil tradisional, sering kali dibuat dengan kreatif dan Instagramable.
Q: Menu takjil modern apa yang populer saat Ramadan?
A: Beberapa menu termasuk pudding dalam cup, es jelly serut pelangi, silky pudding, dan dessert berbasis kopi atau matcha yang jadi favorit banyak orang.
Q: Mengapa takjil kekinian diminati generasi muda?
A: Takjil kekinian menawarkan variasi rasa dan tampilan menarik, serta mudah diadaptasi untuk di-posting di media sosial.
Yuk, baca artikel seputar rekomendasi takjil kekinian lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/vna)
Advertisement
