Tarzan Versi Dunia Nyata Asal Vietnam Meninggal Usai 8 Tahun Hidup Bersama Masyarakat, Ini Sosok dan Kisah Hidupnya!

Jum'at, 22 Oktober 2021 21:00 Penulis: Editor KapanLagi.com
Tarzan Versi Dunia Nyata Asal Vietnam Meninggal Usai 8 Tahun Hidup Bersama Masyarakat, Ini Sosok dan Kisah Hidupnya!
Ho Van Lang, Tarzan Dunia Nyata Asal Vietnam (Credit: Twitter.com/DailyMirror)


Kapanlagi Plus - Siapa yang tak mengenal Tarzan, sosok ini digambarkan sebagai manusia yang tinggal di dalam hutan belantara, jauh dari peradaban manusia, dan tak mengenal kecanggihan teknologi. Tarzan mulai dikenal sejak tokoh fiktifnya diperankan dalam film, novel, dan drama dengan berbagai versi cerita.

Nah, bagaimana kalau sosok tarzan benar-benar ada di dunia nyata? Bukan lagi kisah film Hollywood, laki-laki Vietnam bernama Ho Van Lang dan ayahnya, Ho Van Thanh, dijuluki tarzan setelah diketahui hidup di dalam hutan selama 41 tahun. Bukan tanpa asal-usul, usut punya usut ternyata Ho Van Lang pada tahun 1972 melarikan diri ke hutan bersama ayahnya saat terjadi serangan bom yang dikirim oleh tentara Amerika Serikat. Serangan tersebut membunuh ibu dan kedua saudara kandungnya.

Serangan tersebut tak lain berasal dari perang Vietnam yang terjadi pada tahun 1955. Seperti yang diketahui, saat itu Vietnam belum merdeka dari invasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Hal tersebut membawa ketiganya untuk melarikan dan menyelamatkan diri ke dalam hutan. Tak lama ini, Ho Van Lang dikabarkan meninggal dunia setelah ditemukan warga dan hidup bermasyarakat selama 8 tahun. Lalu seperti apa sih sosoknya dan kisah hidup si tarzan versi dunia nyata ini? Simak cerita selengkapnya berikut.

 

 

 

1. Asal-usul Jadi Tarzan

Menghabiskan hidup selama 41 tahun di dalam hutan, rupanya saat Ho Van Lang berusia dua tahun, ia dibawa ayahnya untuk melarikan diri ke dalam hutan saat terjadi perang. Ayahnya ternyata adalah seorang veteran tentara Vietnam yang menghindari serangan Amerika Serikat yang telah membunuh istri dan anaknya, saudara Lang. Selama hidup di hutan, keduanya sama sekali tak berhubungan dengan manusia lainnya selama empat dekade.

Sebelumnya, Lang dan ayahnya sebetulnya berasal dari dusun Tra Krem, Vitnam. Sayang, mereka terpaksa kehilangan keluarga utuhnya oleh serangan bom. Demi menyelamatkan keluarga yang masih bertahan dari perang, sang ayah membawa anak yang masih hidup ke pedalaman hutan lebat, jauh dari peradaban dan tak diketahui oleh tentara AS. Hutan tempat mereka tinggal berada di distrik Tay Tra, Provinsi Quang Ngai, Vietnam.

Dikutip dari mirror.co.uk, Ho Van Lang dan ayahnya bertahan hidup dengan meminum madu, memakan buah-buahan, dan daging hewan yang mereka buru. Mereka juga membangun rumah sebagai tempat tinggal mereka. Tak terkecuali tinggal di rumah pohon untuk menjaga mereka dari serangan binatang buas. Selama hidup di dalam hutan, Ho Van Lang sama sekali tak memiliki kontak bahkan mengenal manusia lainnya.

 

 

 

2. Ditemukan dan Tak Tahu Jenis Kelamin

Pada tahun 2015, seorang photografer bernama Alvaro Cerezo, yang juga merupakan Direktur pelaksana Docastaway, sebuah perusahaan yang bergerak di jasa perjalanan menemukan Lang dan ayahnya. Ia kemudian mencoba hidup selama 5 hari bersama Lang sambil mencari tahu bagaimana Lang dan keluarganya bertahan hidup di hutan tersebut.

Cerezo mengatakan Lang bahkan tak mengerti jenis kelamin, juga tak mengerti perbedaan antara pria dan wanita. Cerezo pun bercerita bagaimana Lang berburu makanan menggunakan alat-alat yang mereka temukan di hutan, entah itu bekas serpihan bom, sendok garpu, dan perkakas temuan mereka lainnya. Namun, semakin tua, kesehatan ayah Lang semakin memburuk.

Tak cuma kesehatan yang semakin membuat tubuhnya rapuh, Ayah Lang juga masih mengalami fobia dan trauma mendalam untuk keluar dari hutan. Ia tak percaya dan masih merasa bahwa perang Vietnam belum berakhir. Hal tersebut membuat Lang terus berjaga siang dan malam sampai sang ayah meninggal. Saat pertama kali menginjakkan kaki keluar hutan dan menemui peradaban manusia, Lang bercerita bahwa dirinya merasa takjub dengan lampu-lampu yang menyala di malam hari sebab ia tak pernah menemukan hal semacam itu selama hidup di hutan.

 

 

 

3. Lang Meninggal Dunia Karena Kanker

Kabar mengejutkan sekaligus menyedihkan menimpa dunia saat Ho Van Lang menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (6/9/2021) dalam usia 52 tahun dan setelah 8 tahun keluar dari hutan. Diketahui, penyebabnya meninggal adalah karena kanker hati yang dideritanya. Cerezo sebagai orang yang menemukan dua manusia tarzan tersebut merasa terpukul dan akan sangat merindukan keduanya.

Di sisi lain, Cerezo merasa kematian keduanya merupakan kebebasan, sebab tak siap menghadapi dunia dan perubahan besar setelah menghabiskan waktu hidup di hutan hampir seumur hidup mereka. Dalam MercuryPress, Cerezo mengatakan kemungkinan Lang tak mampu beradaptasi dengan kehidupan modern termasuk makanan olahan dan serat bahan kimia yang ia pakai.

"Saya sangat sedih melihatnya pergi, tetapi bagi saya, kematiannya juga merupakan pembebasan karena saya tahu dia menderita dalam beberapa bulan terakhir," ungkap Cerezo. Ia pun kembali mengingat dan menceritakan ulang bagaimana pengalaman hidup selama lima hari bersama Lang di hutan. Cerezo mengatakan Lang sangat jenius dan cekatan dalam memecahkan sesuatu.

Artikel ini ditulis oleh: Aditia Lestari

 

 

(kpl/mag)



MORE STORIES




REKOMENDASI