Tata Cara Mandi Wajib Sesudah Haid Yang Baik dan Benar Menurut Islam

Penulis: Editor Kapanlagi.com

Diterbitkan:

Tata Cara Mandi Wajib Sesudah Haid Yang Baik dan Benar Menurut Islam Ilustrasi gambar air(cr: shutterstock)

Kapanlagi.com - Tujuan dari mandi wajib di sini untuk mensucikan diri kita dari haid (hadaz besar) agar bisa menghadap Allah SWT dengan keadaan suci. Dan berikut tata cara mandi wajib setelah haid di antaranya :

1. Niat Mandi Wajib

Sebelum menuju mandi wajib sesudah haid, diwajibkan terlebih dahulu untuk niat agar setiap yang dilakukan hanya semata-mata ditujukan untuk Allah SWT.

“Nawitul Gusla Liraf’il Hadzil Akbari Minal Haidhi Fardhan Lillahi Ta’aalaa”
Artinya : Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar dari haid fardhu karena Allah SWT.

2. Bersihkan diri Dari Najis

Maksud dari membersihkan diri dari najis yaitu membersihkan kotoran yang ada ditubuh kita. Salah satunya membersihkan kemaluan, dubur dan sela-sela kuku yang tidak terjangkau oleh air dengan menggunakan air dan sabun atau air dan daun bidara. Menggunakan daun bidara adalah anjuran dari Nabi Muhammad SAW karena daun bidara memiliki kandungan di antaranya :
1. Senyawa anti bakteri.
2. Senyawa antioksidan.
3. Mengandung antiseptik.
4. Dapat memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh.

3. Berwudhu

Berwudhu di sini sifatnya sunnah, meskipun hukumnya sunnah tapi alangkah baiknya tetap dikerjakan karena barang siapa yang membaguskan wudhunya maka berjatu-jatuhan dosanya. Maka dari itu kebanyakan wanita tetap berwudhu saat melakukan mandi wajib sesudah haid.

4. Menyiramkan Air Dari Atas Kepala

Cara mandi wajib sesudah haid selanjutnya ialah menyiramkan air dari atas kepala agar setiap tubuh kembali menjadi bersih dari najis. Tujuannya agar air yang disiramkan diatas kepala masuk ke dalam pori-pri kulit kepala.

5. Menyiramkan Air ke Seluruh Tubuh

Selanjutnya menyiramkan air ke seluruh bagian tubuh seperti halnya dengan mandi biasa. Tapi dalam hal ini seluruh bagian tubuh harus bener-bener tersiram air, alangkah baiknya diawali dari bagian kanan dulu karena ada sebuah haditz yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan seseorang yang sangat menyukai dan mengawali segala macam hal dari kanan terlabih dahulu.

6. Memakai Wewangian

Cara terakhir mandi wajib sesudah haid ialah memakai wewangian. Berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW, setelah mandi besar atau mandi wajib alangkah baiknya memakai wewangian dibagian kemaluan yang terkena darah haid selama masa haid.

Ini lah cara-cara mandi wajib sesudah haid yang bisa kalian coba KLovers semoga bermanfaat.

 

Penulis: Andy Nuzululsani Zulfina Arifansyah

 

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/mag/nnn)