Advertorial

Tatap Asian Games 2018, Menpora Optimis Bulu Tangkis Raih Medali

Tatap Asian Games 2018, Menpora Optimis Bulu Tangkis Raih Medali © merdeka

Kapanlagi.com - Terkait nomor even dari bulu tangkis Menpora Imam Nahrawi akan  melihat di bulan Juni. Namun, secara personal ia optimis dari cabang bulu tangkis akan mendapatkan medali.

Menurutnya pemerintah terus mensupport. Evaluasi total ini merupakan cara untuk melihat kembali record masing-masing atlet sehingga target Asian Games baru akan terlihat pada bulan Juni mendatang.

Lebih lanjut, Menpora mengatakan hasil yang diraih para pebulu tangkis Indonesia dalam laga final itu merupakan modal penting Pengurus Besar Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) untuk melakukan evaluasi total. Menurutnya, beberapa kelemahan di tunggal putri, ganda campuran, ganda putri harus ada evaluasi.

Seperti diketahui, di ganda putri Indonesia Gresia Polli/Apriani Rahayu juga tak mampu berbuat banyak mereka harus mengakui ketangguhan ganda putri Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan poin (17-21) dan (12/21).

Lalu di partai ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad/Liliana Natsir belum mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia, mereka harus mengakui keunggulan pebulu tangkis China Siwei Zheng/Yaqiong Huang dengan poin (14/21) dan (11/21).

Sementara, dalam final tunggal putra Indonesia Antoni Sinisuka Ginting memberikan hasil terbaik dengan mengalahkan lawannya pebulu tangkis asal Jepang Kazuma Sakai dalam dua set langsung (21-13) dan (21-12).

Di akhir laga final yaitu ganda putra Indonesia Marcus Gideon/Kevin Sanjaya S membuat bangga Indonesia setelah mengalahkan ganda putra asal China Li Junhui/Liu Yuchen meski harus bersusah payah dengan tiga set panjang yaitu (11-21), (21-10), (21-16).

Bersama CdM Kontingen Indonesia Asian Games 2018 Komjen Syafruddin, Ketua Umum PB PBSI Wiranto, Agum Gumelar dampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menpora menyaksikan laga final Kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2018 di Istora Senayan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/1) siang.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kln/tmi)

Rekomendasi
Trending