Usai Dipecat, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Kamis, 21 November 2019 14:16 Penulis: Kistin Septiyani
Usai Dipecat, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri ©Shutterstock


Kapanlagi Plus - Salah satu copilot (first officer) Wings Air, Nicolaus Anjar Aji Suryo Putro, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, di Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (18/11/2019) lalu. Kematian pria asal Solo ini diduga karena bunuh diri. Kabar ini pun telah dikonfirmasi oleh Kapolsek Kalideres AKP Inda Maulana Saputra.

"Ditemukan adanya seorang pria yang gantung diri di kamar kos-kosan. Kemudian kita ke sana ternyata sudah ramai orang karena banyak juga penghuni kos-kosan yang lain kan," ujar Indra Maulana, dikutip dari CNBC Indonesia pada Kamis (21/11/2019).

1. Mengalami Pemecatan

Mengutip Suara.com, sebelum memutuskan mengakhiri hidupnya, Nicolaus diketahui baru saja dipecat dari pekerjaannya. Tak hanya itu, ia juga dikabarkan menerima tuntutan senilai Rp 7.5 miliar dari pihak maskapai karena dianggap melanggar peraturan.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa surat pemecatan dan tuntutan tersebut memang tak ditemukan di lokasi penemuan jenazah. Namun Indra mengungkapkan bahwa surat tersebut dikirimkan langsung ke rumah korban yang ada di Solo.

"Surat pemberhentian kerja dari pihak perusahaan tempat dia bekerja itu tapi dikirimkannya ke alamat almarhum sesuai KTP karena almarhum kan orang Solo, dikirimkannya itu ke rumah orang tuanya di Solo, jadi tidak ada di TKP," jelas Indra, dikutip dari CNN Indonesia.

2. Tanggapan Pihak Maskapai

Corporate Communications Strategicof Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mewakili maskapai tersebut mengucapkan turut berbela sungkawa saat dihubungi oleh awak media. Namun ia tak memberikan tanggapan lebih lanjut terkait kaus bunuh diri ini.

"Wings Air menegaskan, bahwa penerapan aturan kerja, kedisiplinan dan pelaksanaan standar operasional prosedur berlaku kepada semua awak pesawat dalam hal ini awak kokpit. Hal ini sudah sesuai ketentuan dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first)," ujar Danang, dikutip dari CNBC Indonesia.

(kpl/cnn/cnb/sua/TIN)



MORE STORIES




REKOMENDASI