Usung Konsep Hybrid, Intip Inovasi yang Hadir dalam Puncak Acara UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020

(c) Bank BRI

Kapanlagi.com - Jatuh bangun UMKM di masa pandemi memang sudah bukan rahasia lagi. Sebagai ujung tombak roda perekonomian negara, penting untuk berkolaborasi dan saling membantu UMKM agar tetap survive di masa pandemi. Sederet event pun digelar, salah satunya adalah UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 yang diselenggarakan oleh Bank BRI mulai tanggal 1 - 15 Desember 2020.

Puncak acara perhelatan keren ini sendiri sudah berlangsung pada 10 Desember 2020 di Jakarta. Presiden RI Joko Widodo hadir secara online untuk memberikan sambutannya. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, Menteri BUMN RI Erick Thohir yang hadir secara online, dan Direktur Utama BRI Sunarso.

Mengulang kesuksesan di tahun sebelumnya yaitu 2019, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR  2020 kembali digelar di tengah masa pandemi sebagai bentuk dukungan untuk pelaku UMKM agar bisa bangkit di tengah pandemi. Harapannya adalah dapat menggerakkan ekonomi nasional.

"UMKM harus mampu menampilkan produk-produknya yang lebih menarik melalui cara-cara baru yang inovatif. Seperti yang saya lihat dalam pameran ini showcase UMKM nya sangat  berbeda  sudah menggunakan  3D  virtual  disajikan  dengan  instalasi  seni  yang  bagus seperti berada di ruang pameran yang sesungguhnya,” ungkap Presiden Joko Widodo saat membuka pameran BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 secara virtual.

Menurut Direktur Utama BRI Sunarso, kegiatan ini diselenggarakan sebagai komitmen BRI secara konsisten untuk menumbuhkan dan memberdayakan UMKM.
“BRI UMKM EXPO(RT) BRILIAN PRENEUR 2020 ini juga ditujukan agar UMKM tidak hanya naik kelas tapi mampu bersaing di pasar Global melalui kegiatan Eksport,” tambah Sunarso.

Digelar dengan Konsep Hybrid

(c) Bank BRI

Ada yang berbeda pada gelaran BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR  2020 kali ini, yaitu konsepnya yang dibuat secara hybrid.

“Konsep ini pertama kali dilakukan di Indonesia dengan menghadirkan showcase UMKM dan Art Installation yang disajikan secara virtual dan bentuk asli dalam wujud yang benar-benar sama. Rangkaian kegiatan lainnya seperti Business Matching, Talkshow, Coaching Clinic, UMKM Awards dan Artist Performances juga dilakukan secara virtual. Selain itu, kegiatan transaksi belanja produk UMKM  yang semula Bazaar, kali ini diangkat ke dalam platform belanja online Indonesia Mall BRI yang bekerjasama dengan 5 (lima) market place terbesar di Indonesia,” tambah Sunarso.

Kerennya lagi, BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020 diikuti oleh 573 pelaku UMKM binaan BRI yang 400 di antaranya mengikuti showcase secara fisik di Jakarta lho. Ada berbagai kategori usaha yang dijalankan, mulai dari Fashion, Accessories & Beauty, Home Decor & Craft, dan Food & Beverage. Ada juga 82 buyer internasional dari mancanegara yang mengikuti business matching. Mereka di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Timur Tengah, Jepang, Australia, dan lainnya.

“Kami berharap, BRI semakin bisa memfasilitasi pelaku UMKM untuk Go-Global dan memiliki daya saing internasional. Kedepan, kegiatan seperti ini dapat kami lakukan secara berkelanjutan melalui penyempurnaan secara terus menurus”, jelas Sunarso.

Pasar.id, Pemberdayaan di Tengah Pandemi

(c) Bank BRI

Di acara puncak peresmian BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020, ada juga agenda peluncuran produk aplikasi berbasis website, yaitu Pasar.id. Aplikasi ini menjadi bentuk pemberdayaan untuk meningkatkan penjualan pedagang pasar di masa pandemi.

Pasar.id sendiri merupakan market place yang dikembangkan BRI untuk mempertemukan penjual dan pembeli di pasar tradisional secara digital. Digitalisasi pasar ini telah dilakukan BRI di 4.547 titik pasar tradisional seluruh Indonesia dan jumlahnya terus ditingkatkan pada periode yang akan datang. Event peluncurannya juga semakin meriah karena dilakukan secara live dan diikuti oleh 383 pasar unggulan di Indonesia.

“Saya juga menyambut baik peluncuran Pasar.id yang merupakan inisiatif Bank BRI yang telah melakukan digitalisasi pasar di 4.547 titik pasar di seluruh indonesia saat ini dan akan terus meningkat jumlahnya kedepan. Ini membuat transaksi menjadi mudah cashless dan membantu masyarakat berjualan aman di masa pandemi sekaligus membantu perekonomian bergerak kembali,” tambah Presiden Joko Widodo.

Kehadiran Pasar.id ini bisa membantu meningkatkan omset pedagang pasar melalui transaksi digital. Ada juga pendampingan pedagang dan pengelola pasar di era new normal, melalui Gerakan Non Tunai, salah satunya dengan penggunaan QR untuk memudahkan transaksi pembayaran.

Kehadiran Pasar.id ini bisa meningkatkan keterampilan pedagang dan yang membantu pedagang pasar dalam mengembangkan usahanya. Misalnya dengan adanya Stroberi Kasir yang membantu pedagang pasar melakukan fungsi kasir, persediaan, dan pesanan online. Sedangkan bagi pengelola pasar terdapat Stroberi Tagihan yang membantu melakukan monitoring tagihan (retribusi, sewa, listrik, dll). Nggak hanya memberikan manfaat untuk pengelola dan pedagang pasar, Pasar.id juga membuka lapangan pekerjaan baru untuk ojek sekitar pasar menjadi kurir pasar.

“Kehadiran Pasar.id ditengah pedagang pasar dan masyarakat Indonesia dapat memberikan kemudahan cara berjual beli di pasar dengan mudah dan cashless. Tentunya dengan adanya Pasar.id ditengah pandemi ini dapat mendukung pelaku usaha untuk terus berjualan dan akhirnya dapat menggerakan ekonomi kembali”, pungkas Sunarso.

(adv/wri)

Rekomendasi

Trending