Vidio Gandeng ReelShort, Perdana di Indonesia dan Rilis Ribuan Episode Drama Pendek
Vidio x ReelShort, (Vidio.com)
Kapanlagi.com - Seiring meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap hiburan berdurasi pendek, Vidio, platform OTT terkemuka di Indonesia, resmi memperluas ekosistem hiburannya lewat kemitraan dengan ReelShort, platform drama pendek terkemuka di dunia. Kolaborasi ini diumumkan di Jakarta pada 26 Agustus 2026, dan menjadi kemitraan pertama ReelShort di Indonesia.
Dikenal lewat gaya bercerita yang mengalir dan mudah dibinge dalam episode berdurasi 60-90 detik, konten ReelShort akan tersedia di Vidio mulai 1 September 2026 lewat tab khusus Short Drama. Layanan ini dapat diakses pelanggan paket TV Extra, Platinum, Platinum Extra, dan Ultimate.
Advertisement
1. Ratusan Judul dengan Sulih Suara Bahasa Indonesia
Kehadiran ReelShort di Vidio menghadirkan ratusan judul dari berbagai genre populer, mulai dari roman, roman miliarder, fantasi, hingga drama keluarga, dengan sebagian besar tersedia dalam sulih suara dan subtitle Bahasa Indonesia. Sebagai bagian dari peluncuran awal, lebih dari 200 judul akan disulihsuarakan penuh ke Bahasa Indonesia, sementara kemitraan ini juga akan menghadirkan sejumlah judul drama pendek yang diko-produksi bersama rumah produksi Indonesia untuk tayang di kedua platform.
Kolaborasi ini turut membuka peluang bagi talenta kreatif Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan produksi langsung dari ReelShort. Menggabungkan skala konten global, kapabilitas produksi lokal, transfer keterampilan, serta lokalisasi yang lebih mendalam, kemitraan yang difasilitasi oleh AR Global Media Network ini menegaskan posisi Vidio sebagai platform bagi generasi hiburan berikutnya di Indonesia.
Kemitraan ini juga menjadi bagian dari ekspansi ReelShort yang berkelanjutan di Asia Tenggara, setelah sebelumnya meluncurkan kemitraan strategis dengan AIS di Thailand dan Globe di Filipina. Bagi ReelShort, kolaborasi ini menghadirkan platform distribusi baru yang signifikan di Indonesia, salah satu pasar drama pendek terbesar dan yang tumbuh paling cepat di Asia Pasifik.
(Kebaikan Dolly Parton hingga Akhir Hayat, Rela Jadi Bahan Eksperimen Medis!)
2. ReelShort Kuasai Pasar Global, Indonesia Jadi Pasar Terbesar di Asia Pasifik
Berdasarkan data terbaru Media Partners Asia (MPA), ReelShort saat ini memimpin pasar drama pendek global dengan estimasi pangsa pendapatan sebesar 29 persen, menegaskan momentum kuatnya di garis depan industri drama pendek global yang terus berkembang pesat.
Kehadiran ReelShort turut memperkaya katalog Short Drama milik Vidio yang sudah ada sejak tahun lalu, sekaligus memperluas ragam cerita pendek yang tersedia bagi pelanggan. Pada kuartal kedua 2026, Vidio sendiri tercatat meraih 5,8 juta pelanggan berbayar di Asia Tenggara, menempatkannya di posisi ketiga secara regional.
Data MPA juga menunjukkan Indonesia telah menjadi pasar konsumsi drama pendek terbesar di Asia Pasifik, menyumbang 39 persen dari total penonton di kawasan tersebut. Sementara itu, data dari perusahaan periklanan mobile Mintegral menunjukkan aplikasi drama pendek mencatat pertumbuhan kuartalan sebesar 50-200 persen sejak kuartal ketiga 2023, mencerminkan pergeseran menuju konsumsi cerita ringkas yang mengutamakan perangkat mobile.
3. Posisi Vidio sebagai Platform SVOD Terbesar di Indonesia
CEO Vidio, Sutanto Hartono, mengungkapkan bahwa kemitraan ini menjadi jawaban atas perubahan cara masyarakat Indonesia mengonsumsi hiburan. "Vidio terus berkembang seiring perubahan cara masyarakat Indonesia mengonsumsi hiburan. Seiring audiens yang semakin mencari konten yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari mereka, kami ingin memastikan mereka bisa menemukan setiap jenis hiburan yang mereka sukai dalam satu platform, mulai dari olahraga langsung, konten original lokal, hiburan global, hingga kini format drama pendek yang tumbuh pesat. Kemitraan kami dengan ReelShort tidak hanya menjawab permintaan audiens yang terus berkembang ini, tetapi juga memperkuat posisi Vidio sebagai platform hiburan paling komprehensif di Indonesia, dengan menawarkan lebih banyak pilihan, kenyamanan yang lebih besar, dan pengalaman menonton yang lebih kaya bagi para pelanggan kami," ujar Sutanto.
Senada dengan itu, Founder sekaligus CEO Crazy Maple Studio selaku pemilik ReelShort, Joey Jia, menyebut kemitraan dengan Vidio sebagai tonggak penting dalam strategi pertumbuhan ReelShort di Asia Tenggara. "Kemitraan kami dengan Vidio menjadi tonggak penting dalam strategi pertumbuhan ReelShort di Asia Tenggara dan mencerminkan pergeseran mendasar dalam cara audiens mengonsumsi hiburan. Drama mikro dengan cepat bergerak dari format yang baru muncul menjadi arus utama, dan keputusan platform OTT besar seperti Vidio untuk menghadirkan ReelShort kepada jutaan penontonnya menunjukkan besarnya minat terhadap cerita berdurasi pendek yang sangat menarik. Indonesia adalah salah satu pasar hiburan paling dinamis di kawasan ini. Kami melihat potensi besar tidak hanya untuk memperluas akses ke katalog global kami, tetapi juga untuk menciptakan cerita orisinal bagi audiens Indonesia. Melalui rencana produksi lokal bersama Vidio dan mitra produksi Indonesia, kami berharap dapat memadukan pengalaman global ReelShort dalam mengembangkan IP drama pendek berkinerja tinggi dengan talenta kreatif lokal untuk membangun cerita dan waralaba yang relevan secara lokal sekaligus menjangkau audiens di kawasan ini dan sekitarnya," ungkap Joey.
Pertumbuhan ekosistem konten Vidio ini turut dibangun di atas posisinya sebagai platform SVOD terdepan di Indonesia. Laporan terbaru MPA dan AMPD Online Video Consumer Insights: Southeast Asia Q2 2026 menyebutkan Vidio memegang pangsa pasar langganan SVOD terbesar di Indonesia dengan angka 20,7 persen.
CEO & Executive Director MPA, Vivek Couto, menilai posisi tersebut mencerminkan kemampuan Vidio membangun skala bisnis lewat pemahaman mendalam terhadap pasar lokal. "Indonesia adalah salah satu pasar streaming paling kompetitif di Asia Tenggara, dengan permintaan yang kuat baik untuk konten lokal maupun internasional. Posisi Vidio sebagai platform dengan pangsa langganan SVOD terbesar di Indonesia, di angka 20,7 persen, mencerminkan kemampuannya membangun skala melalui pemahaman mendalam terhadap pasar lokal, didukung oleh konten dan keterlibatan lokal yang kuat di berbagai kategori. Posisi ini juga menyoroti semakin pentingnya peran platform lokal dalam membentuk lanskap streaming di seluruh Asia Tenggara," jelas Vivek.
Mau update terbaru soal dunia streaming dan hiburan digital lainnya? Yuk baca terus di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)
(kpl/jje)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru
