Viral Driver Ojol Paksa Ambil Jenazah Bayi Dari Rumah Sakit, Ini Kronologinya

Rabu, 20 November 2019 21:10 Penulis: Sanjaya Ferryanto
Viral Driver Ojol Paksa Ambil Jenazah Bayi Dari Rumah Sakit, Ini Kronologinya
Ilustrasi Ojol © Istimewa


Kapanlagi Plus - Viral video saat sejumlah driver ojek online berada di dalam sebuah rumah sakit. Diketahui jika para driver ojek online tersebut ingin mengambil jenazah bayi yang berada di rumah sakit tersebut.

Kejadian tersebut berlokasi di Padang, tepatnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat. Sejumlah driver tersebut terlihat mendatangi instalasi jenazah, seperti terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram @infopadang_.

 

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Detik-detik Jenazah Bayi yang dibawa oleh driver onjol dari ruangan instalasi jenazah RSUP M.djamil Padang, dalam siaran langsung FB @donie_shakire

Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Padang (@infopadang_) pada 19 Nov 2019 jam 4:11 PST

1. Tertahan Karena Biaya 24 Juta

"Detik-detik Jenazah Bayi yang dibawa oleh driver onjol dari ruangan instalasi jenazah RSUP M.djamil Padang, dalam siaran langsung FB @donie_shakire," tulis akun tersebut dalam caption.

Dilansir Tribun Padang, dilaporkan jika jenazah bayi berusia 6 bulan bernama M. Khalif Putra tak boleh dibawa pulang oleh orangtuanya karena harus membayar biaya sebesar 24 juta rupiah terlebih dahulu. Karenanya, sejumlah driver ojek online tiba-tiba datang dan mengambil jenazah bayi tersebut. Diketahui jika keluarga orangtua bayi tersebut memang ada yang berprofesi sebagai driver ojek online.

2. Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Yusirwan selaku direktur RSUP Dr M Djamil Padang mengatakan jika hal tersebut adalah miskomunikasi. Dirinya pun meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan. "Kami meminta maaf atas penyampaian komunikasi yang tidak sampai," ujarnya.

"Bahwa orangtua perempuan dari korban sedang mengurus berbagai urusan adminstrasi lainnya. Di antaranya, hal pertanggungjawaban pembayaran, surat kematian, juga prosedur lainnya, termasuk untuk pengangkutan jenazah menuju rumah duka," tambahnya.

(kpl/frs)



MORE STORIES




REKOMENDASI