Viral! Wanita Ini Diburu Polisi Karena Hina Al Quran dan Bakar Bendera Merah Putih

Selasa, 29 Juni 2021 14:49
Viral! Wanita Ini Diburu Polisi Karena Hina Al Quran dan Bakar Bendera Merah Putih
Viral Wanita ini Diburu Polisi (credit: diadona.com)


Kapanlagi Plus - Diketahui lewat video di media sosial Facebook, sosok wanita yang mempunyai akun bernama Ani ini telah viral. Ya, wanita tersebut telah diburu polisi karena kelakuannya yang melanggar hukum.

Pada video tersebut, sosok Ani wanita yang mengenakan penutup kepala berwarna putih telah menghina dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas dan kotor sambil memegang kitab suci Al Quran.

"Lihat ya, ini terbuat dari kotoran an**ng ya. Ini terbuat dari kotoran an**ng. Sampah ini. Al Quran itu terbuat dari kotoran an**ng. Punyanya beragama Islam. Lihat ini ya, terbuat dari kotoran an**ng," kata wanita itu yang dikuti dari insertlive.com, Selasa (29/6).

1. Bakar Bendera Merah Putih

Perilakunya yang sangat melanggar norma, wanita tersebut tidak hanya menghina kitab suci Al Quran saja. Wanita tersebut juga menghina Bangsa Indonesia.

Pada video lainnya yang beredar, wanita itu juga membakar bendera Merah Putih yang terbuat dari plastik. Hal itu merupakan buntut dari pernyataannya yang tak setuju orang Papua disebut teroris.

"Ingat ya, Papua itu bukan teroris. Yang teroris itu mafia hukum dan para sekutunya. Itu teroris. Makanya introspeksi kalau mau bilang orang lain itu teroris," kata wanita itu sambil berteriak.

2. Diselidiki Pihak Kepolisian

Nggak hanya menghina Al Quran dan membakar bendera Merah Putih, wanita tersebut juga menghina lambang negara Indonesia. Beberapa perilaku yang sangat melanggar hukum ini sampai sekarang masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.

"Tuh, lihat ya. Kepalanya itu ke samping. Ini kepalanya ke samping karena sudah gua tabokin. Makanya palanya nengoknya ke samping, karena udah gua tabokin. Lihat ya. Tuh lihat. Pancasila. Garuda lambang negara Indonesia. Gua tabokin makanya nengoknya ke samping," kata wanita itu.

"Kita lidik (selidiki)," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, seperti dilansir dari insertlive.com yang dikutip dari detikcom.

(kpl/nda)



MORE STORIES




REKOMENDASI