Vivick Tjangkung, Polwan Cantik yang Sempat Bikin Album dan Main Sinetron

Senin, 19 Agustus 2019 15:58 Penulis: Rezka Aulia
Vivick Tjangkung, Polwan Cantik yang Sempat Bikin Album dan Main Sinetron
© KapanLagi.com/Budy Santoso


Kapanlagi Plus - Nama Vivick Tjangkung sudah tak asing lagi di dunia entertainment. Polwan berpangkat Kompol (Komisaris Polisi) itu, kerap menghias media massa karena berbagai prestasi yang diraihnya. Polwan yang saat ini menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, itu juga dikenal ramah.

Wanita kelahiran Ende, Nusa Tenggara Timur, 15 Maret 1971 itu memilih untuk menjadi polisi, berawal ketika ia dan keluarganya tinggal di Dili. Ayahnya, Aloysius Tjangkung, dan ibundanya, Dintje Lelaona Tjangkung, kala itu menjadi tenaga pengajar di salah satu sekolah di Dili.

"Alasan jadi Polwan karena karena ayah saya minta saya sekolah di Dili. Tapi setelah tamat SMA, saya pengin keluar dari Dili," ucapnya.

1. Sempat Bikin Orangtua Terkejut

Tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya, Vivick mendaftar menjadi polisi. Tanpa hambatan, ia lulus dan dinyatakan resmi bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia pada tahun 1991.

"Reaksi orangtua awalnya tidak nyangka, karena yang mereka tahu aku ini suka seni, aku aktif di nyanyi, nari, fesyen, pas aku daftar benar-benar di luar dugaan mereka. Awalnya mereka berat, terutama bapak ya. tapi akhirnya mereka setuju," kata Vivick.

Pertama bertugas sebagai Polwan, ia ditempatkan di bagian Reserse kriminal Polda Metro. Ia juga pernah bertugas sebagai intelijen, dan tim khusus yang menangani kasus narkoba. Namanya langsung mencuat ketika terlibat menangani kasus Zarima.

2. Karier Intelejen Vivick

"Tugas paling berkesan adalah saat saya dilibatkan menjadi tim untuk menangani kasus narkoba Zarima (yang dikenal sebagai ratu ekstasi). Waktu (menangani kasus Zarima) itu, pangkat saya terkecil di tim, pangkat saya Sertu (Sersan satu), sedangkan yang lain pangkatnya tinggi-tinggi. Itu berkesan sekali, menangkap Zarima di luar negeri," ujarnya.

Selain itu, bertugas sebagai intelijen juga memiliki kesan mendalam baginya. "Kemudian berkecimpung di dunia penyelidikan mengarah ke intelijen, penyamaran. Itu juga berkesan. Berbagai macam penyamaran pernah saya lakukan, yang paling menantang adalah ketika saya menyamar menjadi wanita malam, situasi jaman itu pengguna transaksi narkoba banyak di tempat hiburan malam, untungnya saya dilapisi tim pelindung," ucap wanita yang mengidolakan sosok Celine Dion ini.

Vivick melanjutkan kuliah di Moestopo, Jakarta jurusan Komunikasi. Ia lulus tahun 1998. Ia juga mengambil sekolah perwira. Di tengah kesibukannya sebagai Polwan, ia mengaku senang ke pantai dan salon guna melepas penat dan memanjakan diri.

3. Sempat Jajal Dunia Hiburan

"Kalau lagi penat saya lebih suka ke tempat terbuka, di pantai dan menghayal. Khayalan saya tinggi-tinggi, saya menghayal misal punya kehidupan yang lebih ok, pangkat ingin terus maju. pendidikan juga. Pokoknya yang membuat spirit hidup saya. Saya juga suka perawatan kecantikan, musik juga," tuturnya.

Setelah menjadi Polwan, ia juga pernah berkecimpung di dunia tarik suara dan peran. Pemilik nama lengkap Josephine Vivick Tjangkung ini pernah merilis album rekaman dan membintangi sejumlah sinetron antara lain Shakila, Oo Jekri, dan Suami, Istri & Dia.

Ia juga pernah menjadi presenter berita kriminal di channel La Tivi. "Setelah menjadi polisi. Saya pernah main sinetron, nyanyi, punya album. Saya coba daur ulang lagu-lagu lama. Jadi tetap ikut kegiatan nyanyi," ucapnya.

 

(kpl/dan/rna)

Reporter:

Dadan Deva



MORE STORIES




REKOMENDASI