Waspada Modus Penipuan Baru! Gunakan Verifikasi Akun Ojek Online

Kamis, 03 Agustus 2017 17:18 Penulis: Agista Rully
Waspada Modus Penipuan Baru! Gunakan Verifikasi Akun Ojek Online
ilustrasi © yahoo.com

Kapanlagi Plus - Semakin canggih teknologi rupanya semakin memperlebar peluang tindak kriminal. Mulai dari memanfaatkan online shop bodong, web palsu, hacking situs, hingga hipnotis via telepon. Nah, kali ini ada modus penipuan dengan memanfaatkan fitur verifikasi akun ojek online lho KLovers!

Melalui akun instagram @dramaojol.id, seorang pengguna berbagi kisah soal modus penipuan baru ini. "Buat teman-teman, hati-hati kalau dapat SMS kayak gini (verifikasi akun berisi kode rahasia) terus nggak lama dapat telepon yang ngaku-ngaku dari Go-Jek minta sebutin 4 digit password yang ada di SMS itu," tulisnya.

Seorang teman korban berbagi kisah di Instagram soal modus penipuan baru dengan verifikasi akun ojek © instagram.com/dramaojol.idSeorang teman korban berbagi kisah di Instagram soal modus penipuan baru dengan verifikasi akun ojek © instagram.com/dramaojol.id

"Kalau dapat telepon minta password, langsung tutup teleponnya atau hapus aja SMS-nya. Baru banget kemarin siang temanku dapat SMS itu dan ada telepon ngakunya driver Go-Jek yang minta sebutin password. Nggak lama dia jadi kayak kena hipnotis," lanjutnya.

Menurut penuturan korban yang curhat di @dramaojol.id, kode verifikasi tersebut muncul akibat usaha pelaku yang berusaha masuk ke akun Go-Jek korban. Modus yang mereka lakukan adalah meminta untuk mentransfer sejumlah uang dalam bentuk saldo Go-Pay.

Korban rugi Rp 10 juta dan saldonya dikuras hingga tinggal Rp 49 ribu © instagram.com/dramaojol.idKorban rugi Rp 10 juta dan saldonya dikuras hingga tinggal Rp 49 ribu © instagram.com/dramaojol.id

Tak tanggung-tanggung pelaku yang masih belum dapat ditelusuri tersebut dapat menguras habis saldo korban. "Yang paling ngeselin pas temenku mulai ingat, pelaku sempat nanya 'Sisa berapa mbak Saldonya?' dia jawab Rp 49.000. Pelaku, 'Oh ya udah, masih cukup kan buat beli es?'. Pengen kutampol rasanya," curhatnya.

Berdasarkan pengalaman korban penipuan dengan modus baru ini, alangkah lebih baik bagi kita untuk lebih waspada dan tidak membagikan password akun apapun pada siapapun. Seperti yang sering kita dengar, kejahatan itu terjadi karena ada kesempatan.

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI