Waspada Modus Penipuan Baru, Menyamar Jadi Anak Kos dan Curi Barang Berharga

Rabu, 27 Maret 2019 16:17 Penulis: Tyssa Madelina
Waspada Modus Penipuan Baru, Menyamar Jadi Anak Kos dan Curi Barang Berharga
Courtesy of Shutterstock


Kapanlagi Plus - Modus penipuan dari hari ke hari semakin di luar nalar. Baru-baru ini, seorang wanita membagikan pengalaman salah seorang sahabatnya lewat media sosial Twitter. Akun bernama @adhelinaputrii itu mengunggah ulang kronologi yang dijabarkan oleh @aninditaftr.

Jadi ceritanya, Anindita mendapat teman kos baru sekitar seminggu yang lalu. Sama seperti anak kos pada umumnya, pelaku berinisial EA ini juga sudah membayar uang kos di awal masuk. Mulanya tak ada yang aneh dari perilaku EA, sifatnya ramah dan suka ngobrol dengan penghuni kos lain.

Suatu hari, EA menangis karena mengaku kehilangan handphone dan dompetnya. Sampai, salah seorang anak kos pun menawarinya bantuan.

"Teman kosku nawarin dia buat bikin surat kehilangan ke Polsek, dia juga nge-iyain. Akhirnya mereka lapor, pulang dari sana dia nunjukkin suratnya. Di kos cuma ada aku, tipus (temanku), teman kos lain, mbak kos dan si penipu," tulis Anindita.

 

1. Pinjam Handphone

EA pun melanjutkan aksinya. Dia meminjam handphone Anindita dengan tujuan menghubungi orantua, pacar sampai memblokir rekening bank. EA juga mengaku sudah melaporkan ke salah seorang temannya yang berprofesi sebagai polisi.

"Setelah maghrib dia dapat telepon dari temannya yang katanya polisi buat nyari ke tempat yang ditunjukkin. Dia pinjam handphoneku, tadinya aku mau ikut nemenin tapi ternyata dia keluar kos nggak bilang-bilang. Sebelum aku pinjami HP, udah aku cek kalau HPku 'Find my iPhone-nya' on dan nggak tahu gitu aja tiba-tiba nyerahin ke dia," jelasnya.

2. Janji Kembalikan HP

Anindita mengaku awalnya tak curiga dengan modus EA yang meminjam handphone-nya. EA berjanji akan mengembalikan HP tersebut pukul 9 malam, sayang hingga pagi hari EA justru tak ada kabar dan HP milik Anindita tak bisa dilacak.

Bersama ibu kos, Anin pun masuk ke kamar EA dan melihat berkas-berkas miliknya yang masih tertinggal. "Aku udah lapor pihak berwajib, korban lain juga. Tapi dia kemungkinan masuk sindikat pencurian di Bandung," pungkasnya.

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI