Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Gula darah tinggi adalah salah satu masalah kesehatan yang patut diwaspadai, terutama bagi Anda yang berisiko diabetes. Banyak faktor yang dapat memengaruhi kadar gula darah, dan salah satu yang paling signifikan adalah pilihan makanan kita.
Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari, seperti yang mengandung karbohidrat olahan, gula berlebih, dan lemak jenuh. Makanan-makanan ini tidak hanya bisa menyebabkan lonjakan gula darah, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.
Mari kita telusuri lebih dalam mengenai jenis-jenis makanan yang harus diwaspadai ini. Dengan memahami makanan-makanan yang dapat meningkatkan gula darah, kita bisa lebih cerdas dalam memilih asupan harian kita.
Advertisement
Dirangkum dari berbagai sumber oleh Kapanlagi.com pada Senin (31/3/2025), berikut adalah daftar makanan yang dapat menyebabkan peningkatan gula darah, lengkap dengan tips untuk mengelolanya. Siap untuk hidup lebih sehat? Yuk, simak!
Karbohidrat olahan ternyata menjadi salah satu biang keladi yang dapat memicu lonjakan gula darah yang tidak sehat.
Beberapa makanan yang perlu Anda waspadai antara lain nasi putih, yang cepat dicerna dan langsung mengangkat kadar gula roti putih yang memiliki efek serupa pasta yang terbuat dari tepung terigu olahan serta kentang, terutama dalam bentuk kentang goreng yang berisiko tinggi.
Tak ketinggalan, tepung terigu yang menjadi bahan dasar berbagai makanan olahan juga bisa mempercepat peningkatan gula darah.
Jadi, mari lebih bijak dalam memilih makanan agar kesehatan tetap terjaga!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Hati-hati, para pencinta kuliner! Makanan dan minuman manis yang kita nikmati sehari-hari bisa jadi musuh bagi kesehatan.
Bayangkan saja, makanan cepat saji seperti burger dan kentang goreng, yang kaya akan gula, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan, dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah kita.
Tak kalah berbahayanya, minuman bersoda dan manis yang menggoda selera, serta manisan buah kering yang sering kali ditambah gula saat proses pengeringan, juga berkontribusi pada lonjakan gula darah.
Dan jangan lupakan makanan penutup yang menggugah selera es krim, puding, kue, dan donat yang penuh dengan gula dan lemak.
Bahkan pemanis alami seperti madu dan sirup maple, meski terlihat sehat, tetap mengandung karbohidrat tinggi.
Sereal sarapan tertentu pun bisa mengejutkan kita dengan kadar gula tambahan yang tinggi.
Jadi, mari kita lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman demi kesehatan kita!
Advertisement
Konsumsi lemak jenuh yang berlebihan bisa menjadi musuh dalam selimut bagi metabolisme glukosa kita, meningkatkan risiko resistensi insulin yang dapat berujung pada masalah gula darah di kemudian hari.
Meskipun lemak jenuh, yang banyak terdapat dalam daging merah, produk susu penuh lemak, dan makanan yang digoreng, tidak secara langsung menaikkan kadar gula darah, dampaknya dalam jangka panjang tak bisa dianggap sepele.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah dan frekuensi konsumsi makanan tersebut.
Dengan mengonsumsinya secara moderat dan seimbang bersama makanan kaya serat, kita bisa meminimalkan efek buruknya.
Bagi Anda yang memiliki masalah dengan gula darah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi demi mendapatkan rencana makan yang tepat untuk kesehatan Anda!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/rao)
Advertisement
8 Potret Ria Ricis Lebaran Pertama Setelah Cerai, Kompak dengan Moana Sebagai Single Mom
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera