45 Kata-Kata Bijak Semar dan Pepatah Jawa Berisi Pesan untuk Kehidupan

Rabu, 26 Mei 2021 14:11 Penulis: Anik Setiyaningrum
45 Kata-Kata Bijak Semar dan Pepatah Jawa Berisi Pesan untuk Kehidupan
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Semar merupakan salah satu tokoh pewayangan yang punya banyak alias atau nama lain. Nama lainnya yaitu, Ismoyo, Janggan Smarasonto, Ki Lurah Bodronoyo, Ki Lurah Nayantoko, dan masih banyak lagi. Kata-kata bijak Semar biasanya muncul pada dialog pertunjukan wayang.

Selain kata-kata bijak Semar, banyak juga pepatah Jawa yang muncul dalam pertunjukan wayang. Meskipun biasanya muncul dengan karakter lucu, kata-kata bijak Semar bisa muncul bersama kekuatan gaib sebagai solusi sebuah masalah. Biasanya, Semar muncul bersama Punokawan. Punokawan terdiri dari Gareng, Petruk, dan Bagong.

Semar dipercaya sebagai simbol kehidupan yang memiliki karakter 'nyegoro' atau memiliki hati seluas samudera. Oleh karena itu, kata-kata bijak Semar juga sering dijadikan sebagai petuah kehidupan. Konon, hanya ksatria sejati yang bisa menjadi muridnya. Nah, berikut ini merupakan kata-kata bijak Semar dan pepatah Jawa lainnya yang bisa kalian baca.

 

1. Kata-Kata Bijak Semar Bahasa Jawa dan Artinya

Semar merupakan tokoh yang bisa dijadikan panutan melalui perkataannya. Kata-kata bijak Semar bisa kalian simak di bawah ini.

1. "Mbregegeg, Ugeg-Ugeg, Hmel-hmel, Sak Dulito, Langgeng."

(Diam, bergerak, makan, meski sedikit, abadi.)

Jika diartikan lebih luas, kata-kata semar tersebut bermakna "Daripada berdiri diam (mbregegeg) lebih baik bergerak dan mencoba melarikan diri (ugeg-ugeg) dan mencari makanan (hmel-hmel) meskipun hasilnya sedikit (sak ndulito) tapi itu akan terasa abadi (Langgeng)

2. "Urip Iku Urup"

(Hidup adalah nyala)

Kehidupan manusia harus dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Dengan begitu, hidup akan lebih bermakna.

3. "Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan"

(Jangan terlalu sedih ketika mendapat bencana, jangan sedih pula ketika kehilangan)

Melalui kata ini, Semar menyampaikan pesan bahwa kita tidak boleh terlalu sedih ketika kita mengalami bencana juga tidak sedih ketika kita kehilangan sesuatu. Karena semua yang ada di dunia ini pada dasarnya akan kembali ke Yang Mahakuasa.

4. "Sura Dira Jayaningrat, Leburing Dening Pangastuti"

(Orang yang jahat, bisa dikalahkan dengan hati yang baik)

Kata bijak ini Semar memiliki arti bahwa semua orang picik, keras hati, dan marah pada kita hanya bisa dikalahkan oleh hati yang bijak, sabar dan lembut. Seperti api, tidak bisa padam dengan api, tetapi kita membutuhkan air untuk memadamkannya Demikian juga kebiasaan buruk kita, kita harus mengatasi kebijaksanaan, kerendahan hati, dan kesabaran.

5. "Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta Dur Hangkara"

(Menjaga kedamaian dunia, memberantas kejahatan)

Manusia harus ikut serta memberikan keamanan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Selain itu juga harus membuang amarah, keserakahan, dan egoisme.

6. "Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sakti Tanpa Aji-aji, Sugih Tanpa Bandha."

(Berani tanpa membawa gerombolan, menang tanpa merendahkan, sakti tanpa mengandalkan kekuatan saja, kaya tanpa harta."

Kata-kata semar ini bisa diartikan sebagai seseorang yang berani berjuang membela kebenaran tanpa membawa gerombolan, menang tanpa harus mempermalukan dan mempermalukan. Selalu bersikap berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan, kekayaan, dan keturunan, serta kaya tanpa harus didasarkan pada hal-hal materi.

7. "Aja Gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman."

(Jangan mudah kagum, jangan mudah menyesal, jangan mudah dikejutkan oleh sesuatu dari dunia ini, dan jangan manja.)

8. "Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan, lan kemareman."

(Jangan pernah terobsesi dengan posisi, materi, dan kepuasan duniawi)

9. "Aja Keminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka."

(Jangan pernah merasa paling pintar sehingga Anda tidak terjerumus. Jangan suka menipu sehingga Anda tidak terluka.)

10. "Aja milik barang kang melok, aja mangro mundak kendho."

(Jangan mudah terpesona dengan kemewahan, menawan dan keindahan Jangan pernah ragu dalam hal apa pun, sehingga Anda tak mudah patah semangat.)

11. "Aja adigang, adigung, adiguna."

(Jangan suka memamerkan kekuatan, kekayaan, dan kemampuan Anda)

12. "Manungsa, manunggale ing rasa"

(Manusia, bersatu pada rasa)

13. "Sejatine Urip iku anane ing rasa."

(Sebenarnya hidup itu terletak pada rasa)

14. "Rasa iku kelebu ing jerone ati"

(Rasa itu berada di dalam hati)

15. "Urip iku mati, mati sejatine urip"

(Hidup itu mati, mati itu hidup yang sejati)

16. "Urip sejati, urip sak temene urip, melebur dadi siji, marang hyang maha Gusti."

(Hidup sejati, hidup yang sebenarnya hidup,melebur jadi satu kepada yang Mahakuasa)

 

2. Pepatah Jawa Berisi Pesan Baik

Selain kata-kata bijak Semar, kalian juga bisa mendapatkan pesan baik dari pepatah Jawa beserta artinya berikut ini.

17. "Kena iwake aja nganti buthek banyune."

(Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan.)

18. "Ngundhuh wohing pakerti."

(Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan.)

19. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh."

(Pekerjaan apapun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil.)

20. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe"

(Melakukan pekerjaan tanpa pamrih.)

21. "Sluman slumun slamet."

(Biarpun kurang hati-hati tapi masih diberi keselamatan.)

22. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan."

(Berharap doa dan harapan agar selalu diberi keselamatan, tidak ada suatu halangan dan rintangan.)

23. "Beras wutah arang bali menyang takere."

(Menggambarkan sesuatu yang sudah rusak tidak akan bisa kembali sama seperti semula.)

24. "Cuplak andheng-andheng, yen ora pernah panggonane bakal disingkirake."

(Orang yang menyebabkan keburukan maka semua kebaikannya akan terhapus.)

25. "Dadiya banyu emoh nyawuk, dadiya godhong emoh nyuwek, dadiyo suket emoh nyenggut."

(Menggambarkan orang yang saking jengkelnya hingga tidak mau bertegur sapa lagi.)

26. "Dandhang diunekake kuntul, kuntul diunekake dandhang."

(Perkara yang buruk dianggap baik, sedangkan yang baik dianggap buruk.)

27. "Gupak pulute ora mangan nangkane."

(Sudah ikut berjuang susah payah, tapi tidak ikut menikmati hasilnya.)

28. "Jagakake endhoge si blorok."

(Berharap pada sesuatu yang belum pasti.)

29. "Jalma angkara mati murka."

(Mendapat kesulitan karena kemarahannya sendiri.)

30. "Kakehan gludug kurang udan."

(Terlalu banyak bicara namun tidak pernah memberi bukti.)

31. "Kebat kliwat, gancang pincang."

(Tindakan yang tergesa-gesa pasti tidak sempurna.)

32. "Kendel ngringkel, dhadang ora godak."

(Mengaku berani dan pintar, kenyataannya penakut dan bodoh.)

33. "Kumenthus ora pecus."

(Menggambarkan orang yang banyak membual tanpa bukti dan perbuatan yang becus.)

34. "Lambe satumang kari samerang."

(Orang yang sudah berkali-kali dinasehati tapi tak juga didengarkan.)

35. "Menthung koja kena sembagine."

(Menggambarkan seseorang yang merasa telah memperdayai namun sebenarnya dia sediri yang telah terpedaya.)

 

3. Pepatah Jawa Tentang Kehidupan

Kata-kata bijak Semar memang berisi banyak petuah kehidupan. Namun, selain dari tokoh wayang yang inspiratif itu, kalian juga bisa mendapat petuah dari pepatah Jawa berikut ini.

36. "Milih-milih tebu oleh boleng."

(Terlalu banyak memilih tapi pada akhirnya malah mendapatkan yang tidak baik.)

37. "Nabok nyilih tangan."

(Menggambarkan orang yang tidak berani menghadapi musuhnya dan meminta bantuan orang lain diam-diam.)

38. "Dudu sanak dudu kadang, yen mati melu kelangan."

(Meskipun tidak ada ikatan darah, namun terasa sudah seperti bagian dari keluarga, yang jika ada duka, ikut merasa sedih dan kehilangan.)

39. "Kacang ora ninggal lanjaran."

(Kebiasaan anak selalu meniru dari orang tuanya.)

40. "Kebo mulih menyang kandhange."

(Sejauh-jauh seseorang pergi, akhirnya akan pulang ke kampung halamannya.)

41. "Kesandhung ing rata, kebentus ing tawang."

(Menemui musibah yang tidak disangka-sangka.)

42. "Mikul dhuwur mendhem jero."

(Seorang anak yang menjunjung tinggi derajat orang tua.)

43. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah."

(Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai.)

44. "Tunggak jarak mrajak tunggak jati mati."

(Perkara jelek merajalela sedangkan perkara baik tinggal sedikit.)

45. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran."

(Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan)

Itulah kata-kata bijak Semar dan pepatah Jawa yang bisa kalian baca untuk diambil petuah dan hikmahnya sebagai bekal perjalanan dalam kehidupan.

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI