6 Fakta Clubhouse, Platform Media Sosial Baru yang Sedang Viral dan Ramai Digunakan Publik Figur

Rabu, 17 Februari 2021 07:15
6 Fakta Clubhouse, Platform Media Sosial Baru yang Sedang Viral dan Ramai Digunakan Publik Figur
Clubhouse / Credit: Japantimes


Kapanlagi Plus - Jumlah pengguna platform media sosial sepanjang masa pandemi ini melonjak drastis mengingat sebagian besar orang memang memilih untuk stay di rumah masing-masing. Berangkat dari fakta itu, sejumlah perusahaan besar pun mulai berinovasi guna menghadirkan opsi platform media sosial baru, seperti salah satunya Clubhouse.

Beberapa dari kalian mungkin masih asing dengan nama sosmed satu ini. Namun sejak awal Februari 2021 lalu, Clubhouse mulai naik daun. Salah satu pemicunya adalah ketika Elon Musk menggelar sesi diskusi langsung bersama para penggemarnya lewat aplikasi tersebut. Pada kesempatan itu, Elon membahas berbagai topik yang sangat random selama 1,5 jam dan dihadiri sekitar 5 ribuan viewers.

Pertanyaannya, platform seperti apa sih Clubhouse itu? Apa yang membuatnya berbeda dari media sosial lain yang sudah lebih dulu populer? Simak ulasan detailnya berikut..

1. Mengenal Clubhouse

Jika Instagram adalah media sosial berbasis foto dan video, maka Clubhouse adalah media sosial yang berbasis audio. Artinya, para pengguna bisa saling mengunggah percakapan satu sama lain pada platform tersebut. Harus diakui jika ini adalah sebuah inovasi baru yang sebelumnya belum pernah ada.

"Clubhouse adalah jenis produk sosial baru berdasarkan suara yang memungkinkan orang di mana saja untuk berbicara, bercerita, mengembangkan ide, memperdalam persahabatan, dan bertemu orang baru yang menarik di seluruh dunia," bunyi deskripsi yang tertulis di situs resmi Clubhouse.

2. Digunakan Oleh Tokoh-Tokoh Dunia

Aplikasi Clubhouse didirikan oleh Paul Davison dan Rohan Seth pada Maret 2020 lalu. Dilansir dari CNBC, setelah beberapa bulan rilis Clubhouse langsung mempunyai sekira 1500 pengguna. Meskipun jumlahnya masih belum banyak, namun valuasi marketnya mencapai angka sekitar US$ 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun.

Sejak diluncurkan, aplikasi Clubhouse telah digunakan oleh sederet tokoh dunia kondang. Selain Elon Musk, tercatat jika Mark Zuckerberg hingga Oprah Winfrey juga sudah terdaftar sebagai pengguna.

3. Eksklusif

Clubhouse juga menawarkan konsep undangan khusus untuk para calon penggunanya. Artinya, kalian hanya bisa mendaftar jika telah dapat undangan dari orang yang sudah lebih duu menggunakan aplikasi tersebut. Tentunya hal ini membuat Clubhouse jadi terasa eksklusif.

4. Khusus Pengguna iPhone

Untuk saat ini, aplikasi Clubhouse cuma bisa diunduh dan digunakan oleh para pengguna smartphone berbasis iOS alias pengguna iPhone dan iPad. Padahal seperti diketahui, jumlah pengguna Android juga tak kalah banyak.

Namun dari gosip yang beredar, saat ini pihak developer tengah mengembangkan aplikasi Clubhouse versi Android. Masih belum ada keterangan resmi tentang kabar ini, namun ini bisa jadi kabar baik bagi kalian para pengguna Android yang sudah tak sabar mencoba aplikasinya.

5. Seperti Podcast

Berbeda dari platform media sosial mainstream pada umumnya, kalian tidak akan bisa meneukan unggahan foto atau video dalam aplikasi Clubhouse. Hanya ada audio, di mana pengguna seperti mendengarkan podcast secara langsung dan memungkinkan pendengar untuk ikut serta. Tidak hanya menjadi pendengar, pengguna Clubhouse juga dapat menjadi pembicara dengan memulai ruang obrolannya sendiri.

Terkait topik pembicaraan, tidak ada aturan khusus mengenai topik apa yang boleh dan tidak boleh dibahas. Pengguna bebas membahas hal apapun tanpa terkecuali.

6. Mulai Booming di Indonesia

Beberapa tokoh publik figur Tanah Air rupanya juga sudah mulai menggunakan aplikasi Clubhouse, seperti Joko Anwar, Ernest Prakarsa, Arief Muhammad, Chef Arnold, Rachel Vennya, Reza Arap Oktovian dan masih banyak lainnya. Sejauh ini, mereka kebanyakan menggunakan Clubhouse untuk membahas topik-topik menarik mulai dari yang serius hingga yang ringan dan santai.

Dari data yang dihimpun, sejauh ini topik yang paling ramai dibahas oleh para pengguna Clubhouse Tanah Air adalah seputar dunia perfilman. Seperti diskusi yang digelar oleh Joko Anwar dan Ernest Prakasa belum lama ini.

"Setelah dua hari di Clubhouse Indonesia, ada satu topik yang selalu ramai dikunjungi audiens Indonesia yaitu industri perfilman. Industri ini bisa dibilang salah satu yang paling terdampak, khususnya mereka yang fokus dalam produksi film layar lebar. Pergeseran business model di indisutri ini pun terjadi, beberapa PH besar yang dulunya fokus di bioskop, beralih ke platform Over-The-Top (OTT)," tulis akun komunitas Clubhouse di Instagram.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI