6 Tempat Bersejarah Menakjubkan Dan Eksotis di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi NUMBER

Sabtu, 03 Agustus 2019 06:17 Penulis: Editor KapanLagi.com
6 Tempat Bersejarah Menakjubkan Dan Eksotis di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi NUMBER
Instagram.com/WisataBersejarahIndonesia, Diambil pada 3 Agustus 2019


Kapanlagi Plus - Pengen travelling menghilangkan penat sekaligus menambah wawasan sejarah? Coba deh berkunjung ke wisata bersejarah menakjubkan dan eksotis yang ada di Indonesia. Sejak dahulu, nenek moyang memiliki banyak kisah bersejarah yang tidak boleh kita lupakan. Terbukti dengan banyaknya barang peninggalan dan bangunan bersejarah yang sampai sekarang masih terjaga hingga sekarang. Ada banyak tempat bersejarah yang menakjubkan dan eksotis di Indonesia yang wajib banget kalian kunjungi KLovers.

Berbagai tempat bersejarah beserta peninggalan yang tersebar di Indonesia tentunya memiliki cerita-cerita menarik tersendiri lho KLovers. Tak hanya sebagai tempat wisata, tempat-tempat ini juga sebagai wadah edukasi dan pengetahuan juga lho. Selain itu, tempat-tempat bersejarah tersebut memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Simak setiap cerita dan keunikan tempat bersejarah menakjubkan dan eksotis yang ada di Indonesia berikut ini.

1. Candi Prambanan

Instagram.com/CandiPrambanan, Diambil pada 3 Agustus 2019Instagram.com/CandiPrambanan, Diambil pada 3 Agustus 2019

Kita mulai dengan salah satu tempat bersejarah eksotis yang ada di Yogyakarta ini. Candi Prambanan lekat dengan legenda Roro Jonggrang. Nah, oleh karena itu Candi Prambanan sering disebut juga Candi Roro Jonggrang . Candi Prambanan ini letaknya tidak begitu jauh dari Candi Borobudur. Candi yang juga dikenal sebagai kompleks Seribu Candi ini memiliki banyak candi dengan candi utama setinggi 47 m sebagai ‘tandingan’ Candi Borobudur, sebagai perlambang kejayaan Hindu dan redupnya zaman kerajaan Buddha di Indonesia. Candi Prambanan dibangun sebagai pemujaan untuk Dewa Siwa, dewa pelebur yang melebur segala sesuatu yang sudah usang dan tidak layak berada di dunia fana lagi sehingga harus dikembalikan kepada asalnya. Prambanan terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Candi Prambanan termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, diakui sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara.

2. Candi Borobudur

Instagram.com/CandiBorobudur, Diambil pada 3 Agustus 2019Instagram.com/CandiBorobudur, Diambil pada 3 Agustus 2019

Nah, kalian tahu nggak KLovers? Selain Candi Prambanan, Candi Borobudur juga dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan Candi Terindah di dunia. Candi yang menjadi keajaiban dunia ini dibangun di era Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra tepatnya pada tahun 825 M. Candi Borobudur ini memiliki tinggi 42 m, dengan 10 tingkat yang mewakili kamadhatu (manusia yang terikat hawa nafsu), rupadathu (manusia yang sudah terbebas dari hawa nafsu, tapi masih terikat rupa dan bentuk), dan arupadhatu (manusia yang sudah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk).  Gunadharma, sang arsiteknya, dengan detail menorehkan 2.672 panel relief (yang jika dijajarkan memiliki panjang 6 km), yang dilukiskan secara runtut searah jarum jam.

Candi Borobudur dibangun dengan teknik tinggi, terbuat dari batu kali yang tersusun rapi dengan sistem interlock (saling mengunci satu sama lain). Sebagai candi Buddha, Borobudur dihiasi 504 patung Buddha, dengan kubah utama dikelilingi 72 patung Buddha yang masing-masing duduk di dalam stupa berlubang. Candi Borobudur dibuat dengan kemampuan dan teknik yang sangat tinggi. Letak Borobudur berada di Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah.

3. Lawang Sewu

Instagram.com/LawangSewu, Diambil pada 3 Agustus 2019Instagram.com/LawangSewu, Diambil pada 3 Agustus 2019

Nah, tempat wisata bersejarah yang satu ini masih di Jawa Tengah juga KLovers. Lawang Sewudalah bangunan bersejarah di Semarang peninggalan era penjajahan Belanda yang terletak di sejarah kota Semarang Provinsi Jawa Tengah dan menjadi Bangunan Bersejarah di Indonesia. Bangunan ini memiliki dua lantai dan dibangun di tahun 1904 dan selesai dibangun tahun 1907. . Dalam Bahasa Jawa, Lawang Sewu berarti seribu pintu. Memang jumlah pintu di Lawang Sewu ini sangat banyak, tapi aktualnya tidak mencapai 1000 pintu.

Tempat bersejarah ini menjadi saksi lokasi pertempuran hebat yang terjadi antara pemuda AMKA (Angkatan Muda Kereta Api) melawan Kempetai dan juga Kidobutai, Jepang. Bangunan ini sekaligus menjadi bukti sejarah terjadinya Pertempuran lima hari di Semarang, yaitu terjadi pada tanggal 14 OKtober 1945 sampai 19 Oktober 1945. Gedung ini menjadi kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau disingkat menjadi NIS. Dulu juga digunakan sebagai Kantor Perusahaan Kereta Api Hindia Timur. Lawang Sewu ini memiliki tiga lantai, berarsitektur khas Belanda, memiliki pintu dan jendela yang cukup banyak. Memasuki lantai utama, tepatnya di dekat tangga sebelum naik lantai dua, ada sebuah lukisan dua wanita Belanda yang sangat indah. Keunikan arsitektur Lawang Sewulah yang membuatnya menjadi tempat wisata eksotik yang sangat diminati berbagai wisatawan darimanapun.

4. Masjid Istiqlal

Tempat bersejarah di Indonesia selanjutnya adalah Majid Istiqlal. Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara dan Asia Timur lho KLovers. Masjid yang artinya Kemerdekaan dalam Bahasa Arab ini dirancang oleh Friedrich Silaban seorang Protestan. Masjid Istiqlal menjadi cerminan kebersamaan dalam kebhinekaan dan keragaman agama di Indonesia. Masjid yang mulai dibangun pada 24 Agustus 1951 dan selesai pengerjaannya pada 22 Februari 1978 ini memiliki gaya arsitektur Islam modern internasional yang menerapkan bentuk-bentuk geometri sederhana seperti kubus, persegi, dan kubah bola ukuran raksasa yang dihiasi beberapa ornamen. Keberadaan kubah bola raksasa difungsikan untuk menunjukkan kesan agung dan monumental. Uniknya kubah raksasa dari masjid Istiqlal dibuat dengan konsep arsitektur minimalis, dari marmer putih dan baja antikarat (stainless steel) yang bersifat kokoh, netral, sederhana, dan sesuai dengan iklim tropis. Selain arsitektur islam modern dan minimalis, arsitektur Timur Tengah juga diterapkan lewat hiasan kaligrafi di bagian dalam kubah masjid. Keberadaan menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar menjadikan masjid ini begitu ikonik.

5. Istana Bogor

Instagram.com/IstanaBogor, Diambil pada 3 Agustus 2019Instagram.com/IstanaBogor, Diambil pada 3 Agustus 2019

Istana Bogor patut diakui memiliki arsitektur bangunan bersejarah sekaligus tempat yang menawan untuk dikunjungi di Indonesia. Istana yang dibangun pada bulan Agustus 1744 dan berbentuk tingkat tiga ini dulunya bernama Buitenzorg atau  Sans Souci yang berarti “tanpa kekhawatiran”. Awalnya Istana Bogor merupakan bangunan 3 tingkat yang diperuntukkan sebagai rumah peristirahatan. Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff sendiri yang membuat sketsa dan membangunnya dari tahun 1745-1750, mencontoh arsitektur Blehheim Palace, kediaman Duke Malborough, dekat kota Oxford di Inggris. Tempat peristirahatan ini rusak berat akibat gempa bumi susulan dari meletusnya Gunung Salak pada 10 Oktober 1834. Pada tahun 1850, Istana Bogor dibangun kembali, tetapi tidak bertingkat lagi karena disesuaikan dengan situasi daerah yang sering gempa.

Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Albertus Jacob Duijmayer van Twist (1851-1856) bangunan lama sisa gempa dirubuhkan dan dibangun dengan konsep arsitektur Eropa abad ke-19. Sejak itu, bentuk bangunan Istana Bogor berangsur-angsur mengalami berbagai perubahan, termasuk masa Gubernur Jenderal Belanda Herman Willem Daendels dan Gubernur Jendral Inggris Sir Thomas Stamford Raffles berkuasa. Sejak 1850, rumah peristirahatan ini berubah menjadi istana paladian dengan luas halaman 28,4 hektar, dan luas bangunan 14.892 m². Baru sejak 1950, bangunan ini diresmikan sebagai Istana Kepresidenan Indonesia.

6. Gereja Katedral

Nah, yang terakhir adalah Gereja Katedral yang juga memiliki sejarah dalam pembangunannya. Gereja Katedral adalah salah satu bangunan yang menjadi cagar budaya. Letaknya berada di Jakarta. Bangunan Gereja Katedral Jakarta setinggi 60 m yang  megah ini mulai didirikan pada tahun 1891 untuk menggantikan bangunan gereja lama buatan Belanda yang runtuh pada tanggal 9 April 1890 pukul 10.45 WIB tepat 3 hari setelah perayaan Paskah. Setelah melalui serangkaian kendala perizinan dan pendanaan, akhirnya pada 21 April 1901 Gereja Katedral diresmikan dengan nama “De Kerk van Onze Lieve Vrowe ten Hemelopneming – Gereja Santa Maria Diangkat Ke Surga”. Arsitektur neo-gotik menjadi konsep gedung yang dibangun dengan dana 628.000 gulden hasil pengumpulan dana dari jemaat Indonesia. Para pejabat Belanda kala itu, menilai gereja hasil karya Pastor Antonius Dijkmans ini “terlampau kokoh” karena struktur gedung dan material yang digunakan benar-benar pilihan terbaik.

Masih banyak lagi tempat bersejarah di Indonesia yang unik dan menarik. Hasil peninggalan nenek moyang ini membuktikan bahwa Indonesia dengan segala keberagamannya kaya akan budaya, keindahan, dan sejarahnya. Tempat-tempat bersejarah ini harus terus terjaga dari generasi ke generasi untuk mengingatkan kita betapa besar perjuangan para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan kemerdekaan Indonesia. Sangat cocok bukan untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga.

 

Penulis : Artamevia Faberta Elvanda

(kpl/mag)



MORE STORIES




REKOMENDASI