6 Wisata Kuliner Khas dan Legendaris di Malang, Dijamin Enak Dan Murah

Kamis, 18 Juli 2019 08:32 Penulis: Editor KapanLagi.com
6 Wisata Kuliner Khas dan Legendaris di Malang, Dijamin Enak Dan Murah
Instagram.com/KulinerMalang, Diambil pada 18 Juli 2019


Kapanlagi Plus - Sebuah kota yang terkenal dengan beragam tempat wisata yang indah dan menakjubkan. Yups, Malang memang sebuah kota dengan sejuta keindahan. Tak hanya itu, selain dapat berkunjung ke berbagai tempat wisata yang menarik, akan lebih sempurna jika kalian mau mencoba mencicipi makanan dan jajanan khas yang ada di Malang. Wisata kuliner yang khas dan legendaris yang ada di Malang ini juga menyuguhkan keunikan-keunikan tersendiri lho.

Selain enak dan melegenda, wisata kuliner khas Malang ini juga memiliki harga yang beragam dan tentunya masih sangat terjangkau kok KLovers. Manjakan lidah dan perutmu dengan berwisata kuliner yang nggak bakal bisa dilupain deh kelezatannya. Yakin masih ragu? Yuk intip berbagai wisata kuliner khas dan legendaris di Malang!

 

 

1. Bakso President

Instagram.com/BaksoPresident, Diambil pada 18 Juli 2019Instagram.com/BaksoPresident, Diambil pada 18 Juli 2019

Bakso ini tidak ada hubungannya dengan sosok presiden ya KLovers. Bakso ini didirikan oleh Abah Sugito sejak tahun 1977. Kalian tahu tidak? Berawal dari bakso pikul keliling, Abah Sugito kemudian membangun warung sederhana tepat di belakang Bioskop President Malang. Dari situlah nama Bakso President berasal. Hebat sekali bukan? Hingga saat ini, Bakso President menjadi makanan khas Malang yang melegenda lho. Jangan khawatir KLovers, bakso ini dibuat dengan 100% daging asli kok, tanpa ada campuran daging lain.

Menu yang ada di Bakso President cukup beragam. Ada Bakso Biasa, Bakso Urat, Bakso Telor, Bakso Bakar, Bakso Goreng, Bakso Udang dan ditambah dengan pangsit kering/basah, siomay, ati ampela, tahu, lontong, mie. Pokoknya komplit.  Harganya juga masih sangat terjangkau kok KLovers, mulai dari Rp 7.000-Rp 20.000 saja per porsinya. Kalian juga bisa membeli bakso ini perbiji sesuai dengan keinginan kalian lho. Kalau kalian ingin menikmati bakso yang enak ini, kalian bisa datang ke Jl. Batanghari No.5, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65111.

2. Pecel Kawi

Warung Nasi Pecel yang beralamatkan di Jalan Kawi Atas No. 43, Kota Malang ini salah satu makanan yang legendaris juga lho. Sejak awal berdirinya Pecel Kawi pada tahun 1975, Nasi Pecel di sini sudah memiliki banyak idola KLovers. Hal ini tak lain karena rasa bumbu kacang yang menjadi siraman pada nasinya sangat kuat dan khas. Inilah yang membedakan Pecel Kawi dengan nasi pecel lain pada umumnya. Selain itu juga peyek yang gurih dan kriuk menambah kenikmatan kuliner legendaris ini.

Seringkali wisatawan asal luar kota singgah hanya untuk menikmati masakan di warung yang diwariskan secara turun-temurun ini. Menu masakan selain nasi pecel yang bisa kamu cicipi antara lain seperti nasi rawon, nasi campur, ayam bumbu rujak, berbagai jenis telur dan sate, gado-gado, dan hidangan ringan yang bisa dijadikan teman makan. Sedangkan untuk minuman, di sini disediakan minuman hangat dan dingin seperti teh, kopi, susu telur madu, jahe telur, dan masih banyak lagi. Harga yang ditawarkan untuk setiap menu bervariasi dan cukup terjangkau. Untuk seporsi Nasi Pecel dibanderol dengan harga sekitar Rp 11.000 saja.

3. Sate Kelinci

Instagram.com/SateKelinci, Diambil pada 18 Juli 2019Instagram.com/SateKelinci, Diambil pada 18 Juli 2019

Sate kelinci bisa dikatakan sebagai salah satu kuliner yang populer pada kalangan wisatawan saat berkunjung ke Malang, khususnya ke kota Batu. Saat menyebut tentang sate, sebagian besar orang akan membayangkan sate ayam, kambing atau sapi. Nah, jika kamu berkunjung ke Malang, kamu bisa mencicipi lezatnya sate kelinci KLovers.Saat melintasi jalan raya Malang-Batu, kamu akan menemukan beberapa resto yang menyediakan menu sate kelinci.

Berbicara tentang sate kelinci, penampilannya tak jauh berbeda dengan sate ayam. Sate kelinci juga disajikan dengan menggunakan bumbu kacang. Kamu juga bisa menikmatinya dengan menggunakan lontong atau nasi hangat. Kuliner yang banyak dicari wisatawan. Lokasi paling banyak dikunjungi ada di Jalan Patimura Nomer 126 Kota Wisata Batu. Lokasinya gampang dicari. Karena, terletak di pinggir jalan dari kota Batu menuju kota Malang. Apabila mencari dengan GPS juga cukup mudah kok KLovers untuk menemukan tempat ini. Harganya juga cukup murah kok KLovers, hanya Rp 25.000 saja per porsinya.

4. Bakso Kota Cak Man

Instagram.com/BaksoKotaCakMan, Diambil pada 18 Juli 2019Instagram.com/BaksoKotaCakMan, Diambil pada 18 Juli 2019

Jangan pernah ragu melangkahkan kaki ke Bakso Kota Cak Man. Rasa baksonya nikmat. gurih dan kenyal saat disantap, tentunya tanpa bahan pengawet makanan. Kuahnya pun cukup nendang rasanya. Bertambah khas jika disantap tanpa saos dan kecap.  Bakso Kota Cak Man berdiri sejak tahun 1980. Saat ini memiliki 5 cabang di Malang, yaitu di Jl. Soekarno-Hatta, Jl. S. Parman, Jl. WR. Soepratman, dan Singosari. 

Bakso Kota Cak Man berkonsep prasmanan lho KLovers. Selain itu, ada banyak menu yang bisa didapat seperti bakso kotak pedas, tahu rebus dan goreng, pangsit goreng, pangsit gulung goreng, pangsit goreng udang, mie kuning, lilit usus, kikil, hati dan ampela, usus goring renyah, dan siomay. Di sini juga menyediakan nasi dan lontong sebagai pelengkap, bikin kamu makin kenyang dengan memakan bakso ini. Harganya juga bervariasi KLovers, mulai dari Rp 5.000-Rp 18.000/porsinya. Pilih menu bakso sesuai dengan keinginan kalian ya KLovers!

5. Pos Ketan

Instagram.com/PosKetan, Diambil 18 Juli 2019Instagram.com/PosKetan, Diambil 18 Juli 2019

Kuliner ini juga termasuk ikonik di Malang, tepatnya di daerah Batu, Malang. Banyak wisatawan yang memburu Pos Ketan Legenda yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, bagian Barat Alun Alun Kota Batu, dan di Temas.  Awal mula kuliner ini yaitu sebuah warung pos kopi bernama ‘POS KETAN’ yang dirintis oleh Siami. Warung ketan telah hadir sejak 57 tahun lalu dan masih ramai sampai saat ini karena rasa ketan yang lembut berpadu dengan berbagai toping dan varian rasanya. Pos Ketan Legenda juga dikenal dengan waktu operasional panjang yakni dari pukul 10.00-02.00 WIB. 

Pos Ketan Legenda dikenal sebagai camilan malam hari. Porsinya sedang dengan aneka toping dan harga terjangkau, cocok untuk disantap bersama minuman hangat. Adapun menu yang disajikan oleh Pos Ketan Legenda diantaranya ketan cokelat, ketan bubuk, ketan ayam pedas, ketan susu keju, dan lain-lain. Untuk harga menu ketan ini mulai dari Rp. 3.000 - Rp 10.000. Konon menu yang paling banyak diburu adalah Ketan Durian, ketan dengan topping durian, susu dan fla durian. Nikmati dinginnya Malang dan indahnya pemandangan dengan menyantap makanan di Pos Ketan ini.

6. Toko Oen Malang

Dan sebagai penutup perjalanan wisata kuliner Malang, belum lengkap rasanya bila belum berkunjung ke Toko Oen. Toko Oen ini merupakan kedai paling tua di Malang yang menyajikan kuliner khas Eropa yang resepnya tidak berubah sejak dahulu kala. Kelezatan es krimnya yang sudah melegenda sejak 1920 ini bisa jadi hidangan yang pas banget. Cita rasanya bahkan tetap terjaga sampai sekarang. Aneka rasa yang ada seperti cokelat, vanilla dan rasa-rasa kombinasi lainnya. Selain itu, nikmati menu lain untuk berbuka seperti steak, nasi goreng, aneka roti dan kue kering.

Suasana tempo dulu ini makin terasa dengan interior berupa meja dan kursi klasik yang instagramable banget. Selain enak, hal itulah yang menjadikan Toko Oen ini menarik dan banyak dikunjungi karena bangunannya yang klasik dan terjaga. Wisata kuliner Malang yang satu ini terletak di Jalan Basuki Rahmat atau kurang lebih 50 meter dari alun-alun Malang.

Sudah tidak sabar bukan ingin segera datang dan mencicipi berbagai wisata kuliner yang ada di Malang ini? Makanan khas ini hanya bisa kalian jumpai di Malang lho. Kapan lagi berwisata kuliner enak, lezat, dan memiliki harga yang terjangkau seperti di atas? Mumpung lagi liburan di Malang, sempatkan waktumu untuk mencicipi berbagai wisata kuliner yang ada di atas ya. Selamat mencoba!

                                                               

Penulis : Artamevia Faberta Elvanda

(kpl/mag)



MORE STORIES




REKOMENDASI