60 Kata-Kata Lucu Bahasa Jawa, Mengandung Nasihat - Bikin Tertawa Sekaligus Merenung

Selasa, 06 April 2021 09:55 Penulis: Anik Setiyaningrum
60 Kata-Kata Lucu Bahasa Jawa, Mengandung Nasihat - Bikin Tertawa Sekaligus Merenung
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Kata-kata lucu bahasa Jawa memang tak hanya bikin ketawa, tapi juga berisi nasihat baik yang bikin kalian merenung. Entah karena tersisip nasihat filosofis atau peringatan yang berisi ejekan, kata-kata lucu bahasa Jawa bikin yang membacanya tertawa.

Jika kalian sedang merasa sedih atau kehabisan inspirasi, segera cari temanmu yang sering mengucapkan kata-kata lucu bahasa Jawa dengan cara pengucapan seperti motivator.

Oh, jika kalian tak memiliki teman seperti itu, tak usah khawatir. Berikut ini terdapat kata-kata lucu bahasa Jawa yang dilansir dari bola.com untuk kalian baca.

 

 

1. Kata-Kata Lucu Bahasa Jawa Singkat

Kata-kata lucu bahasa Jawa tak selalu panjang dan sengaja dibuat untuk nasihat. Justru, kata-kata yang spontan dan terkesan serampangan terkadang lebih bisa mengundang tawa.

Jika kalian ingin membuat kata-kata lucu bahasa Jawa versi kalian sendiri, cobalah untuk jujur dan menyampaikannya secara spontan. Siapa tahu dengan begitu, quotes dari kamu bisa populer di kalangan pecinta bahasa Jawa.

Namun, jika kalian ingin memposisikan sebagai penikmat saja, langsung saja simak kata-kata lucu bahasa Jawa singkat berikut.

1. "Kabeh tugas kuwi gampang, nek ora usah digarap." (Semua pekerjaan itu mudah, jika tidak usah dikerjakan).

2. "Dadi wong ojo kaku-kaku, ndak koyo kanebo garing." (Jadi orang jangan terlalu kaku, nanti seperti kanebo kering).

3. "Sing bergincu bakal kalah karo sing berilmu." (Yang berlipstik bakal kalah sama yang berilmu).

4. "Wong lemu kui, dudu kakean mangan, tapi program diete sing gagal." (Orang gemuk itu, bukan kebanyakan makan, tapi program dietnya gagal).

5. "Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit." (Dosa yang paling menyedihkan adalah mengeluh tidak punya duit).

6. "Dadi wong ojo koyo wit gedhang, due jantung tapi ra duwe ati." (Jadi orang jangan kayak pohon pisang, punya jantung tapi enggak punya hati).

7. "Combro wae ono isine, moso atimu kosong." (Combro saja ada isinya, masa hatimu kosong).

8. "Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar." (Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur).

9. "Witing tresno jalaran seko sering dijak dolan rono-rono." (Cinta tumbuh dari sering diajak jalan ke sana ke mari).

10. "Gantenge secukupe wae lah, nek kelewihen mbok dadi srigala." (Ganteng secukupnya saja, kalau kelebihan nanti jadi serigala).

11. "Nek ngomong ojo dhuwur-dhuwur. Ngko lambemu kesampluk pesawat." (Kalau berbicara jangan tinggi-tinggi, nanti mulutmu tersambar pesawat).

12. "Guyon ki ojo kelewatan. Nek kelewatan ngko mutere kadohan." (Bercanda jangan kelewatan, kalau kelewatan putar baliknya jauh).

13. "Nek ngomong ojo manis-manis, mundak cangkeme dirubung semut." (Kalau bicara jangan manis-manis, nanti mulutnya didatangi semut).

14. "Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan." (Hidup itu banyak cobaan, kalau banyak saweran namanya dangdutan).

15. "Dadi koe ngiri karo aku? Yo wis aku ngalah, aku tak nganan." (Jadi, kamu iri sama aku? Ya, sudah aku mengalah saja, aku pergi ke kanan).

16. "Foto DP kok karo pacare terus, opo mbiyen leh tuku HP urunan?" (Foto DP kok sama pacarnya terus, apa dulu beli HP-nya patungan?).

17. "Kui mantan opo pahlawan? Kok dikenang wae?" (Itu mantan atau pahlawan? Kok kamu kenang terus?).

18. "Kula ngertos nek rejeki niku mung titipan. Tapi Gusti, mbok nek nitip kathah sekedhik." (Saya tahu kalau rejeki itu titipan. Tapi kalau nitip, agak banyakan dikit, dong, Tuhan).

19. "Tresnomu koyo rumah makan padang, akeh cabange." (Cintamu seperti rumah makan padang, banyak cabangnya).

20. "Obat sing pait wae iso nggawe mari, mosok koe sing manis iso nggawe loro?" (Obat yang pahit saja bisa menyembuhkan, masa kamu yang manis bisa menyakiti?).

 

 

2. Kata-Kata Lucu Bahasa Jawa Penuh Nasihat

Kepercayaan orang terhadap leluhurnya budaya Jawa membuat kata-kata lucu bahasa Jawa pun sering mengandung nasihat. Entah persoalan cinta, karier, atau kehidupan, banyak sekali quotes yang berupa ajaran dan bisa diamalkan.

Berikut ini terdapat kata-kata lucu bahasa Jawa yang penuh nasihat. Langsung simak dan ambil petuah baik dari sana.

21. "LDR = Lungao dewe rapopo." (Pergi sendiri tidak apa-apa).

22. "Omonganmu koyo parfum isi ulang, podo wangine tapi gak asli." (Perkataanmu seperti parfum isi ulang, sama harumnya tapi palsu).

23. "Urepmu gak duwe tujuan? Koyok wong kebelet tapi ga nemu jedeng ae." (Hidup tanpa tujuan seperti orang yang kebelet, tapi tidak menemukan WC).

24. "Awakmu ojo kakehan kode, salah peng telu tak blokir lho." (Kamu jangan kebanyakan kasih kode. Salah tiga kali, hatinya bisa terblokir).

25. "Nek bojo iku tulang rusuk, berarti mantan iku fosil." (Kalau pasangan bagaikan tulang rusuk kita, maka mantan adalah fosil).

26. "Ikhlas iku koyok keset, dipidek pidek tetep kudu welcome." (Ikhlas itu seperti keset, walau diinjak-injak tetap harus welcome.)

27. "Sak abot-abote masalahmu, nek ditimbang yo ra bakal payu." (Seberat apa pun masalahmu, kalau ditimbang juga tidak akan laku).

28. "Nek dee ngadoh ra mesti dee sengit, iso wae dee meh ngentut." (Ketika dia mulai menjauh, bukan berarti dia benci, siapa tahu dia mau kentut).

29. "Saking galau ne, krungu lagu Balonku wae atiku kemropok." (Begitu galaunya sampai dengar lagu Balonku aja hatiku hancur).

30. "Truk wae nduwe gandengan, mosok kowe ora nduwe gandengan?" (Truk saja punya pasangan, masak kamu nggak punya?).

31. "Untung atiku iki digawe karo Gusti Allah. Nek gawean menungso wes remuk ket wingi." (Untung hatiku ini dibuat oleh Gusti Allah. Kalau buatan manusia sudah hancur dari kemarin).

32. "Ora ono wong mulyo tanpo urip rekoso." (Tidak ada manusia yang hidup senang tanpa usaha keras).

33. "Wayah wulangen marang kautaman, predinen susileng tata supata gawe pepadhaning kaluwarga." (Didiklah anak cucumu ke arah keutamaan, didiklah tata susila agar dapat menjadi sinar cahaya bagi keluarga).

34. "Ojo sampe kenangan ngrusak masa depan." (Jangan sampai kenangan merusak masa depan).

35. "Narimo ing pandum." (Menerima segala sesuatu dengan ikhlas).

36. "Ora usah mikir omongane wong liyo, wong liyo ae nek ngomong yo ora mikir." (Nggak usah mikir omongannya orang lain, orang lain aja kalau ngomong nggak pakai mikir).

37. "Aku wong ndeso ora ngerti Valentine Day, ngertiku Pak Day karo Bu Day." (Aku orang desa enggak tau Valentine Day, tahunya Pak Day dan Bu Day 'pelesetan dari pakdhe dan budhe').

38. "Ngelmu iku kalakone kanthi laku." (Bila ingin menjadi pintar, maka harus belajar mencari ilmu).

39. "Dadi wong lanang ojo koyo krupuk. Teles sitik lemes." (Jadi laki-laki jangan kayak kerupuk. Basah sedikit, lemas).

40. "Abot entheng saka panggawene dhewe." (Berat dan ringannya kehidupan tergantung dari diri manusia itu sendiri).

 

 

3. Kata-Kata Lucu Bahasa Jawa Penuh Petuah Kehidupan

Membicarakan tentang kehidupan, tentu saja kata-kata lucu bahasa Jawa juga memiliki peran asupan nasihat kepada anak muda. Masa muda merupakan masa yang dipenuhi semangat pencarian, maka diperlukan cara penyampaian nasihat yang menyenangkan.

Melalui kata-kata lucu bahasa Jawa, kalian bisa belajar sekaligus membagikan pesan-pesan baik itu kepada orang-orang terdekat. Berikut ini terdapat kata-kata lucu bahasa Jawa yang mengandung nasihat tentang kehidupan, simak dan bagikan kepada teman-temanmu ya, KLovers.

41. "Manungsa mung ngunduh wohing pakarti." (Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri).

42. "Alam iki sajatining guru." (Alam ini adalah guru).

43. "Tenangno pikirmu. Ayemno atimu. Gusti Allah mboten sare." (Tenangkan pikirmu. Tenangkan hatimu. Allah tidak tidur).

44. "Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo." (Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan).

45. "Memayu hayuning pribadi, memayu hayuning kulawarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana." (Berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesame manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia).

46. "Wong nek diapiki mesti bakal mbales ngapiki, nek wes diapiki tapi malah nglarani mungkin duduk wong." (Orang kalau diperlakukan baik harusnya membalas dengan kebaikan juga, kalau sudah diperlakukan baik malah menyakiti, mungkin bukan manusia).

47. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." (Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih).

48. "Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran." (Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan).

49. "Wong lemu kui, dudu kakean mangan, tapi program diete sing gagal." (Orang gemuk itu, bukan kebanyakan makan, tapi program dietnya gagal).

50. "Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan ngomong raenek wektu, berarti wonge ra ndue duwit." (Waktu adalah uang. Kalau temanmu kamu ajak main bilangnya enggak ada waktu, berarti temanmu enggak punya uang).

51. "Tetese grimis karo tetese tangisanmu, iseh jeru tetesen banyu motone wong tuoku." (Tetesan gerimis sama tetesan tangismu, lebih dalam tetesan air mata orangtuaku).

52. "Malem minggu neng kamar dewean, koyo semongko glundang-glundung dewe." (Malam minggu hanya di kamar sendirian, seperti semangka guling-guling sendirian).

53. "Asline aku yo kudu nangis, tapi wedi mengko umbelku metu." (Aslinya aku ingin nangis, tapi takut nanti ingusku keluar).

54. "Udane awet, koyo lambemu nek ngomel, nggak leren-leren." (Hujannya awet, kayak mulutmu kalau ngomel, enggak berhenti-henti).

55. "Kowe butuh duit?? Reneo… Ayo nangis bareng." (Kamu butuh uang? Ke sini, ayo nangis bersama).

56. "Jaremu lungo tuku sego, lha muleh malah gowo lanangane tonggo." (Katanya pergi beli nasi, lha pulang malah bawa pasangannya tetangga).

57. "Rela lan legawa lair trusing batin." (Ikhlas lahir batin).

58. "Gendang yo gendang, koplo yo koplo, ojo omong tok! Ndang buktekno." (Pisang ya pisang, koplo ya koplo, jangan omong doang! Mana buktinya).

59. "Ora kepengin sing sempurna nggo ndampingi uripku, mung butuh wong sing ikhlas nrima lan ngelengkapi kekuranganku." (Tidak ingin yang sempurna untuk mendampingi hidupku, hanya butuh orang yang ikhlas menerima dan melengkapi kekuranganku).

60. "Wit, yen diuncali watu tetep dibales kanggo woh." (Hiduplah seperti pohon, ketika dilempari batu tetap dibalas dengan buah).

Itu tadi kata-kata lucu bahasa Jawa yang mengandung nasihat baik sekaligus bikin kalian tertawa.

 

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI