90 Kata-Kata Rindu Rumah, Suara Hati Anak Rantau yang Penuh Perjuangan Mengharukan

Senin, 02 Agustus 2021 12:22 Penulis: Anik Setiyaningrum
90 Kata-Kata Rindu Rumah, Suara Hati Anak Rantau yang Penuh Perjuangan Mengharukan
Ilustrasi (Credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Pulang ke rumah membawa hasil yang memuaskan merupakan impian setiap orang di perantauan. Mungkin, kalian juga merasakan bagaimana beratnya perjuangan untuk tetap bisa bertahan. Belum lagi rasa sepi yang terus memaksa untuk menyampaikan kata-kata rindu rumah setiap kali ada panggilan masuk dari orangtua.

Menjalani hidup sebagai perantau serta menahan diri untuk tak terlalu sering mengungkapkan kata-kata rindu rumah merupakan hal tak mudah. Terkadang, hal itu juga merupakan tantangan yang memaksa kalian bersuara bahagia demi menenangkan hati orangtua. Kalian ingin menyimpan semua duka sendirian dan menaklukan kerasnya hidup secara diam-diam.

Padahal sebenarnya, menyampaikan perasaan rindu kepada orangtua atau sanak saudara di rumah merupakan hal yang wajar. Justru dengan mengatakan kata-kata rindu rumah bisa jadi kalian akan mendapat motivasi agar lebih semangat lagi. Nah, agar ucapan kalian lebih bervariasi, coba simak beberapa kata-kata rindu rumah yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

 

1. Kata-Kata Rindu Rumah

Bagi perantau, rumah bisa jadi tempat paling jauh dan sulit dijangkau. Pasalnya, jika perjuangan terasa belum maksimal, biasanya akan malu jika memaksakan diri untuk pulang. Agar perasaan itu bisa tersalurkan, berikut ini ada kata-kata rindu rumah yang bisa kalian sampaikan kepada keluarga.

1. "Orangtua merupakan motivasi anak rantau saat dilanda lelah dan rindu rumah."

2. "Tidak peduli seberapa terkenalnya kamu, ketika kamu kembali ke rumah, keluarga kamu memperlakukan kamu seperti orang normal."

3. "Aku rindu, seperti halnya setiap manusia, untuk berada di rumah di mana pun aku berada."

4. "Pulang adalah kata terindah untuk mereka yang sudah berhasil menemukan jalan pulang."

5. "Pulang ke rumah dan menghabiskan waktu dengan keluargamu dan teman-teman sejatimu menjagamu tetap membumi."

6. "Rumah seharusnya menjadi peti harta karun kehidupan."

7. "Damai adalah nama lain untuk rumah."

8. "Rumah adalah di mana kamu merasa di rumah dan diperlakukan baik."

9. "Rumah adalah tempat di mana hati bisa tertawa tanpa rasa malu. Rumah adalah tempat air mata bisa kering dengan kecepatannya sendiri."

10. "Kadang-kadang rumah berarti seseorang."

11. "Kekasih yang kita cintai adalah rumah, meski kaki kita melangkah, hati kita tetap tertinggal."

12. "Karena aku selalu bekerja, kenangan liburan terbaik aku pasti ketika aku bisa pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga aku."

13. "Seorang pria berkeliling dunia untuk mencari apa yang dia butuhkan dan kembali ke rumah untuk menemukannya."

14. "Rumah bukanlah tempat asal kamu, rumah tempat kamu menemukan cahaya saat semuanya menjadi gelap."

15. "Saat Kamu aman di rumah, kamu berharap memiliki petualangan; ketika kamu mengalami petualangan, Kamu berharap Kamu aman di rumah."

16. "Rumah bukanlah di mana kamu tinggal, tapi di mana mereka mengerti kamu."

17. "Seringkali muncul sebuah keraguan akan kekuatan diri sendiri bahkan Anda belum mencoba untuk memulainya."

18. "Aku memang sangat merindukan tanah kelahiranku, namun setumpuk kerinduan ini akan berubah menjadi sebuah kesuksesan yang nantinya akan aku bawa pulang ke tanah kelahiranku."

19. "Saat aku jauh dari seorang ibu, aku benar- benar merindukan suara dan belaianmu. Seperti ingin lari dan memeluknya dia di sana."

20. "Sebuah permasalahan di tanah rantau jauh dari ibu dan keluarga yang kita sayangi harus aku selesaikan dengan pikiranku sendiri, untuk bersikap lebih mandiri karena itu adalah sebuah pilihan."

 

2. Kata-Kata Rindu Rumah Sebagai Suara Hati Anak Rantau

Meski tampak kuat, hati anak rantau bisa rapuh juga jika dihadapkan pada bahasan tentang kampung halaman. Oleh karena itu, saat sudah tak tahan, tapi tetap belum bisa pulang, coba sampaikan kata-kata rindu rumah seperti berikut ini.

21. "Merantaulah agar kamu bisa merasakan betapa besarnya rindu seorang ibu dan kampung halamanmu."

22. "Merantau merupakan satu di antara hal yang akan memberikan banyak tentang pengalaman hidup karena mereka harus jauh dari ibu dan keluarga tercinta lainnya."

23. "Merantaulah agar engkau mengerti apa itu artinya rindu dan betapa berharganya momen berkumpul bersama keluarga tercinta."

24. "Walau anak rantau jauh dari orang tua, percayalah jika hati keduanya selalu dekat. Kedekatannya bisa digambarkan layaknya ibu jari dan jari telunjuk."

25. "Mungkin saya sedang jauh dari orang tua serta keluarga tetapi dengan doa semuanya terasa dekat serta sangat bersahaja."

26. "Merantau akan memberikanmu banyak pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan sampai lupa pulang

27. "Merantau adalah petualangan paling menantang, karena di sinilah mental kami ditempa sekeras-kerasnya. Sehingga jangan bandingkan dengan mental anak mama dan papa."

28. "Kami mungkin punya mental yang jauh lebih kuat dibanding anak yang masih tinggal bersama orangtua. Setiap permasalahan yang ada kami hadapi dengan sendiri dan mandiri."

29. "Mungkin aku sedang jauh dari orangtua serta keluarga tetapi dengan doa semuanya terasa dekat serta sangat bersahaja."

30. "Jangan bangga atas apa yang sudah diberikan oleh orangtuamu padamu. Banggalah atas apa yang bisa kau berikan pada orangtuamu."

31. "Anak rantau adalah orang-orang hebat yang mendapatkan kepercayaan dari orangtua untuk melangkah dari zona nyaman."

32. "Sejauh apapun kamu pergi, kamu akan selalu punya tempat untuk pulang yaitu keluarga. Seorang perantau hanya pergi untuk kembali dan membuktikan kepada mereka bahwa kita bisa pulang dengan keadaan yang berbeda."

33. "Kunci sukses di perantauan adalah menguatkan hati untuk tidak mudah goyah hanya karena sebuah kerinduan kepada keluarga."

34. "Merantaulah! Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan hidup di negeri asing (di negeri orang)." - Imam Asy-Syafii

35. "Merantau akan memberikanmu banyak pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan sampai lupa pulang."

36. "Merantaulah, agar kamu tahu apa sebenarnya yang dimaksud hidup sendiri."

37. "Merantaulah, maka engkau akan tahu betapa berharganya waktu bersama keluarga."

38. "Merantaulah, agar kamu bisa merasakan betapa besarnya rindu akan kampung halamanmu."

39. "Di dalam hati dan juga langkah kaki ini, tercipta sebuah impian untuk mewujudkan harapan dari orang yang menanti diriku."

40. "Tiap langkah kakiku berpijak ada sebuah harapan yang ditanam oleh orang-orang yang sangat mencintai dan merindukan diriku ini, oleh sebab itu aku tidak boleh gagal."

 

3. Kata-Kata Rindu Rumah Penuh Perjuangan

Salah satu tujuan anak rantau, yaitu mewujudkan impian yang besar. Saat mimpi itu belum kalian dapatkan, tentu ada perasaan sedih dan ingin menyerah kemudian pulang ke kampung halaman. Namun, itu tak selalu jadi solusi yang tepat. Kata-kata rindu rumah berikut ini bisa jadi sumber motivasi yang bisa kalian pilih saat dilanda putus asa.

41. "Semua impian kita dapat menjadi nyata, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya." - Walt Disney

42. "Penentu masa depan adalah diri kamu sendiri dan bukan orang tua atau saudaramu."

43. "Apapun rintangan dan halangan yang sedang aku hadapi saat ini pasti aku akan jalani sepenuh hati dan lapan dada."

44. "Sukses adalah pencapaian. Sedangkan berjuang adalah kewajiban."

45. "Tidak ada sebuah kesuksesan tanpa pengorbanan dan tidak ada kesuksesan tanpa kesulitan."

46. "Seringkali muncul sebuah keraguan, akan kekuatan diri sendiri bahkan kamu belum mencoba untuk memulainya."

47. "Semangat yang luar biasa akan mengalahkan rasa lelah yang menyiksa kala merantau."

48. "Untuk mencapai kesuksesan, kita jangan hanya bertindak, tapi juga perlu bermimpi, jangan hanya berencana, tapi juga perlu untuk percaya." - Anatole France

49. "Saat mereka bilang mimpi kita terlalu besar. Katakan pada mereka bahwa pengetahuannya kurang luas."

50. "Aku sadar betul, aku bukanlah penikmat harta orangtua yang bisa mewujudkan segalanya hanya dengan meminta-minta. Selagi masih bisa memeras keringat dan berusaha, untuk apa meminta kepada orangtua."

51. "Merantau adalah petualangan paling menantang, karena di sinilah mental kami ditempa sekeras-kerasnya. Sehingga jangan bandingkan dengan mental anak mama dan papa."

52. "Hasil itu tidak pernah mengkhianati sebuah usaha, entah seberapa jauh kamu bekerja keras, entah seberapa lelahnya kamu, entah seberapa jauh perjuanganmu. Namun, semua kerja keras, rasa lelahmu dan perjuanganmu akan dibayar lunas, suatu saat nanti."

53. "Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan."

54. "Yang terpenting adalah bagaimana cara kita menghadapi masalah dari berbagai rintangan yang dihadapi, apakah kita mau berusaha mengatasinya atau justru masalah-masalah tersebut kamu jadikan alasan untuk untuk berhenti dan menyerah. Jika hal itu terjadi pada diri Anda, maka sudah pasti Anda menjadi seorang yang gagal."

55. "Segala sesuatu yang kita lakukan memiliki risiko sendiri-sendiri, tinggal bagaimana cara Anda menyikapi risiko tersebut."

56. "Di dalam hati dan langkah kakiku, tercipta sebuah impian untuk mewujudkan sebuah harapan dari orang yang senantiasa menantiku di sana."

57. "Kesendirian dan kesepian merupakan suatu hal yang tidak terpisahkan dalam kehidupanku saat ini. Namun, aku yakin, ini merupakan sebuah proses menuju kesuksesan yang harus aku bayar harganya saat ini."

58. "Buatlah daftar apa saja yang ingin Anda agendakan untuk hari ini! Awali dengan doa dan rasa syukur karena Tuhan masih memberikan kita kesempatan untuk berbuat dan berubah menjadi seseorang yang lebih baik lagi dan bermanfaat untuk orang lain."

59. "Jangan bangga atas apa yang sudah diberikan oleh orangtuamu padamu. Banggalah atas apa yang bisa kau berikan pada orangtuamu."

60. "Jika kamu tidak bisa menjadi pahlawan di medan perang, setidaknya buktikan ketangguhanmu di tanah rantau sampai berhasil mewujudkan semua cita-cita."

61. "Anak rantau adalah orang-orang hebat yang mendapatkan kepercayaan dari orangtua untuk melangkah dari zona nyaman."

62. "Masalah yang aku hadapi saat ini terlampau kecil, jika dibandingkan besarnya cita-cita dan keinginanku membanggakan orangtua. Buang segera keluh kesah, gantikan dengan pencapaian-pencapaian yang indah."

63. "Kunci sukses di perantauan adalah menguatkan hati untuk tidak mudah goyah hanya karena sebuah kerinduan kepala keluarga."

64. "Ambillah risiko, kalau menang, kamu akan senang. Kalau kamu kalah, kamu akan jadi orang bijak."

65. "Tak perlu jadi hebat untuk memulai, tapi kau harus memulai untuk bisa jadi hebat."

 

4. Kata-Kata Rindu Rumah yang Mengharukan

Perasaan haru terkadang menguasai hati seorang perantau. Mungkin, kalian juga pernah merasakan perasaan rindu yang amat besar, tapi gengsi untuk mengatakan. Jika iya, sepertinya kalian butuh referensi kata-kata rindu rumah yang mengharukan seperti berikut ini untuk menyuarakan keinginan hati kalian.

66. "Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif, dan lakukan yang terbaik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa."

67. "Jangan pernah bermimpi untuk sukses, tapi kerjakan sesuatu untuk meraih kesuksesan."

68. "Alasan mengapa banyak orang yang tidak menyadari kesempatan adalah karena kesempatan selalu muncul dalam bentuk kerja keras."

69. "Kalau mau menunggu sampai siap, kita akan menghabiskan sisa hidup kita hanya untuk menunggu."

70. "Perantau tidak hanya memiliki hati yang kuat. Mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuannya tanpa melibatkan kedua orangtua."

71. "Pengalaman adalah guru yang kejam. Ia memberikan ujian dulu, baru pelajaran."

72. "Jika kamu pergi untuk mencari ilmu ataupun nafkah, niatkanlah untuk ibadah supaya setiap langkahmu menjadi berkah."

73. "Jangan tanyakan pada diri kamu apa yang dibutuhkan dunia. Bertanyalah apa yang membuat kamu hidup, kemudian kerjakan. Karena yang dibutuhkan dunia adalah orang yang antusias."

74. "Hidup hemat merupakan satu di antara dari sebuah perjuangan, aku yakin tidak ada hasil yang mengkhianati sebuah proses."

75. "Hidup sederhana dan pas-pasan merupakan sebagian kecil dari beratnya perjuangan di tanah rantau. Tapi, aku yakin, usaha tidak akan mengkhianati hasil."

76. "Teruntuk ibuku yang sangat aku sayangi dan aku rindukan peluk kasihmu, terima kasih telah mengajarkanku untuk menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi kerasnya dunia."

77. "Memang, aku sangat rindu dengan tanah kelahiranku, namun kerinduan ini akan aku ganti dengan kesuksesan kelak."

78. "Tanah rantau bukanlah area untuk anak papah mamah karena semua hal tidak bisa diwujudkan hanya dengan berkeluh kesah."

79. "Sehat atau sakit, kami selalu mengatakan jika sedang baik-baik saja. Bukannya apa-apa, karena kami tidak mau merepotkan dan menambah beban orang tua."

80. "Jangan biarkan siapapun mengatakan kau tidak bisa melakukan sesuatu. Kau bermimpi, kau harus menjaganya. Kalau menginginkan sesuatu, raihlah. Titik."

81. "Hidup hemat merupakan salah satu dari sebuah perjuangan, aku yakin tidak ada hasil yang mengkhianati sebuah proses."

82. "Jika seseorang bepergian mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti menuju surga." - Nabi Muhammad SAW

83. "Selalu lakukan yang terbaik dalam segala sesuatunya, karena Allah selalu menciptakan yang terbaik buat hambanya yang tidak pernah berhenti untuk berdoa dan kerja keras."

84. "Jangan meninggalkan tanah kelahiran dengan kesombongan karena kamu hanya akan ditinju realitas di tanah perantauan."

85. "Biarkan dirimu jadi pemula. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang langsung menjadi ahli."

86. "Hidup sederhana dan pas-pasan merapukan sebagian kecil dari beratnya perjuangan di tanah rantau. Tapi, aku yakin, usaha tidak akan mengkhianati hasil."

87. "Merantau merupakan salah satu jalan untuk memperkuat diri dan pembuktian bahwa dirimu cukup pantas untuk mewujudkan cita-cita."

88. "Berterima kasih kepada diri sendiri memang diperlukan sesekali karena melawan kesepian dan menahan kerinduan bukanlah hal yang mudah."

89. "Memang belum waktunya pulang, raihlah hasil paling gemilang sebagai oleh-oleh ke kampung halaman."

90. "Bersabarlah, jika kau berangkat sekarang, jalan pulang hanya akan terasa dingin, gelap, dan mencekam."

Nah, itulah kata-kata rindu rumah yang biasanya menjadi suara hati anak rantau. Jika kalian sedang berjuang di perantauan, sejumlah kutipan di atas mungkin akan cocok untuk mewakili perasaan kalian menahan kerinduan.

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI