The Gallery Children's Biennale Jadi Pameran Anak Paling Hits dan Estetik di Singapura, Apa Saja Keseruannya?
The Gallery Children's Biennale. (Sumber: National Gallery Singapore)
Kapanlagi.com - Kalau liburan ke Singapura bareng anak, biasanya yang langsung kepikiran pasti Universal Studios, SEA Aquarium, atau Jewel. Padahal nih, KLovers, ada satu spot yang nggak kalah seru tapi konsepnya beda banget. Bukan sekadar playground atau tempat foto-foto estetik, melainkan ruang seni interaktif yang bikin anak bebas eksplor sekaligus bikin orang tua ikut terpukau.
Namanya The Gallery Children’s Biennale di National Gallery Singapore. Di sini, anak-anak bisa bermain sambil belajar lewat instalasi seni yang interaktif dan penuh warna. Menariknya lagi, pameran ini berlangsung sampai 29 Maret 2026, jadi pas banget masuk bucket list liburan kamu berikutnya ke Singapura, KLovers!
Tempat Main Anak yang Bikin Orang Tua Ikut Takjub
Advertisement

Begitu masuk ke area Gallery Children’s Biennale, suasananya langsung terasa beda dari tempat main biasa. Ruang galeri disulap jadi area penuh warna dengan instalasi seni berukuran besar yang bisa disentuh, dijelajahi, bahkan dimainkan. Anak-anak bebas bergerak, sementara orang tua ikut terpukau melihat detail artistik di setiap sudutnya.

Ada delapan karya seni multiindera dari seniman Singapura dan Asia yang dirancang khusus untuk pengalaman interaktif. Mulai dari dinding papercut magnetik dalam karya Colourful Play, hingga instalasi gantung dari ratusan mainan daur ulang di karya Fantasy yang bikin anak ingin rebahan sambil menatap ke atas dan berimajinasi.

Nggak cuma visual yang memanjakan mata, beberapa instalasi juga mengajak anak membuat video stop-motion sendiri, mencoba kursi keseimbangan kolaboratif, sampai menonton film animasi penuh pesan kebaikan. Jadi bukan cuma anak yang happy, orang tua pun ikut takjub melihat bagaimana seni bisa jadi pengalaman bermain yang bermakna.
Tema "Tomorrow We'll Be..." yang Ajak Anak Berimajinasi tentang Masa Depan

Edisi kelima Gallery Children’s Biennale mengusung tema besar “Tomorrow We’ll Be…”. Lewat tema ini, anak-anak diajak membayangkan masa depan mereka tanpa batas. Mau jadi seniman, astronot, pemadam kebakaran, atau sesuatu yang bahkan belum pernah ada? Semua kemungkinan terasa terbuka.
Tema ini dibangun lewat empat nilai utama, yaitu Joy (Kegembiraan), Kindness (Kebaikan), Dream (Mimpi), dan Love (Cinta). Setiap instalasi dirancang untuk menggambarkan nilai-nilai tersebut dengan cara yang sederhana tapi mengena, sehingga mudah dipahami anak-anak sekaligus tetap relevan untuk orang dewasa.
Menariknya lagi, edisi tahun ini digelar bertepatan dengan 10 tahun National Gallery Singapore dan 60 tahun Singapura. Jadi bukan cuma soal seni anak-anak, tapi juga refleksi tentang masa depan generasi berikutnya lewat imajinasi, kreativitas, dan empati.
Gratis, Nyaman, dan Lokasinya Strategis di Tengah Kota

Salah satu hal yang bikin event ini makin menarik adalah fakta bahwa masuk dan berpartisipasi di Gallery Children’s Biennale sepenuhnya gratis. Pengunjung bisa menikmati seluruh instalasi tanpa tiket khusus, jadi cocok banget untuk keluarga yang ingin liburan seru tanpa harus keluar biaya besar.
Bukan cuma gratis, pameran ini juga dirancang inklusif. Untuk pertama kalinya, seluruh karya dilengkapi pengalaman ramah bayi dengan elemen visual dan suara yang aman serta menstimulasi indera mereka. Bahkan tersedia ruang yang aksesibel untuk penyandang disabilitas agar semua pengunjung bisa menikmati seni dengan nyaman.
Lokasinya pun berada di National Gallery Singapore yang ada di kawasan Civic District, area pusat kota yang mudah dijangkau transportasi umum dan dekat dengan berbagai destinasi ikonik lainnya. Jadi setelah puas eksplorasi seni, keluarga bisa lanjut jalan-jalan santai di sekitar area tanpa perlu pindah jauh.
Kenapa Event Ini Jadi Favorit Keluarga yang Liburan ke Singapura

Gallery Children’s Biennale bukan event baru, tahun ini sudah memasuki edisi kelima. Artinya, acara ini konsisten jadi agenda keluarga yang ditunggu-tunggu setiap kali kembali hadir. Formatnya yang interaktif dan edukatif bikin banyak keluarga menjadikannya alternatif seru selain taman hiburan.
Perpaduan antara seni, permainan, dan nilai-nilai positif membuat pengalaman di sini terasa lebih dari sekadar jalan-jalan. Anak-anak diajak aktif berimajinasi, belajar bekerja sama, hingga memahami pentingnya kebaikan dan cinta lewat cara yang menyenangkan.
Dengan durasi panjang hingga 29 Maret 2026, event ini juga fleksibel masuk itinerary liburan kapan pun. Nggak heran kalau Gallery Children’s Biennale sering jadi rekomendasi buat keluarga yang ingin menikmati sisi Singapura yang lebih kreatif, estetik, dan penuh inspirasi.
Kalau kamu lagi merencanakan liburan keluarga ke Singapura, Gallery Children’s Biennale bisa jadi pilihan seru yang beda dari biasanya. Gratis, interaktif, dan penuh warna, pameran ini siap jadi pengalaman menyenangkan sekaligus bermakna buat anak dan orang tua, jadi jangan sampai terlewat untuk masuk ke daftar destinasi wajib saat berkunjung nanti!
Tidak perlu menunggu, ciptakan keseruanmu sekarang di Singapura #VisitSingapore #PassionMadePossible #WeDontWaitforFun
Penulis: Puji Khoirunnisa
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/gil)
Advertisement
